harapanrakyat.com,- Pemerintah Desa Mulyasari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat, akan mengembangkan desa wisata di kawasan lereng Gunung Sangkur.
Rencananya kawasan yang berada di petak 64 B lahan Perhutani tersebut, akan menjadi desa wisata dengan konsep ekobudaya.
Kepala Desa Mulyasari, Wawan Gunawan mengatakan, pihaknya bersama kelompok masyarakat desa hutan telah melakukan persiapan, untuk pengembangan desa wisata.
Rencananya, untuk pengembangan desa wisata tersebut akan menggunakan konsep berbasis edukasi budaya dan konservasi alam atau ekobudaya.
Baca Juga: Sawah Geulis Tasikmalaya, Wisata Persawahan yang Cantik
“Saat ini kami sudah mengajukan permohonan pemanfaatan lahan hutan kepada pihak Perhutani. Tinggal menunggu tindak lanjut,” kata Wawan kepada harapanrakyat.com, Minggu (5/2/2023).
Lanjutnya menjelaskan, nantinya untuk pengembangan desa wisata ekobudaya di Kawasan Gunung Sangkur Kota Banjar tersebut, akan diintegrasikan dengan sejumlah potensi wisata.
Seperti situs dan budaya lokal daerah yang selama ini sudah berkembang di Desa Mulyasari.
Beberapa potensi wisata dan budaya lokal tersebut, antara lain Situs Cikahuripan, Situs Batu Entep, pertunjukan onen-onen Sangkur, domba kempleng.
Kemudian, wayang golek, tari budayasari dan kerajinan wayang golek, sebagai salah satu produk kebudayaan masyarakat Desa Mulyasari.
“Potensi-potensi wisata dan kebudayaan lokal yang selama ini sudah berjalan tersebut akan kita integrasikan dengan kawasan desa wisata ekobudaya. Dan ini tahap rintisan,” katanya.
Baca Juga: Puncak Guha Garut, Pemandangan Laut dari Atas Gua
Lebih lanjut ia menambahkan, adapun tujuan pengembangan desa wisata tersebut di antaranya untuk mengoptimalkan kekayaan alam, menjadi daerah wisata berbasis edukasi budaya dan konservasi alam (ekobudaya).
Selain itu, juga untuk melestarikan budaya lokal yang menjadi karakter desa. Serta, meningkatkan ekonomi masyarakat, melalui pemberdayaan usaha kecil menengah dan pemberdayaan ekonomi kreatif.
“Jadi, pengembangan desa wisata ekonomi di Kawasan Gunung Sangkur ini untuk pemberdayaan potensi wisata dan kebudayaan lokal daerah. Dan juga untuk meningkatkan ekonomi masyarakat desa,” pungkasnya. (Muhlisin/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)