Jumat, April 4, 2025
BerandaBerita NasionalKasus Polisi Peras Polisi Berakhir Damai, Bripka Madih: Pak Haji, Saya Mohon...

Kasus Polisi Peras Polisi Berakhir Damai, Bripka Madih: Pak Haji, Saya Mohon Maaf

Kasus polisi peras polisi akhirnya berakhir damai setelah Polda Metro Jaya mempertemukan Bripka Madih, polisi provos Jatinegara dengan purnawirawan polri berinisial TG, Selasa (7/2/2023).

Sebelumnya kasus ini mencuat saat Bripka Madih membeberkan kisahnya diperas oknum polisi. Kisahnya kemudian viral, belakangan diketahui pemerasan tersebut dilakukan pensiunan polisi inisial TG.

Baca Juga: Parah, Sejumlah Akun Tiktok Sebar Info Hoax, Sebut Tentara China Disambut Polisi di Bandara

Menurut Bripka Madih, oknum penyidik saat itu meminta uang pelicin kala dirinya melaporkan kasus penyerobotan lahan. Bukan hanya uang ratusan juta rupiah, penyidik juga meminta tanah 1.000 meter.

Saat pertemuan di Polda Metro Jaya, Bripka Madih dan TG dikonfrontir terkait upaya pemerasan dalam kasus penyerobotan tanah atau yang dikenal publik kasus polisi peras polisi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, tidak ada bantahan dari Bripka Madih terkait pernyataan TG. Sehingga disimpulkan, tidak ada kasus polisi peras polisi dalam perkara penyerobotan lahan.

Trunoyudo menyebut, TG membenarkan memang ada laporan dari Halimah, orang tua Bripka Madih pada 2011 lalu.

“Ketika dikonfrontir ke purnawirawan TG yang melapor Halimah, ibu dari Madih,” katanya.

Objek tanah yang dipermasalahkan, seluas 1.600 meter persegi. Sementara Bripka Madih menuntut 3.600 meter persegi. Menurut Trunojoyo, hal itupun tidak dibantah oleh Bripka Madih. 

“Ketika dikonfrontasi ketika ditanya ke TG benar 1.600 meter persegi. Artinya ini tidak dibantah,” katanya.

Trunojoyo juga mengungkapkan momen saat Bripka Madih meminta maaf seusai agenda konfrontasi.

“Kami salut, gentle juga Pak Bripka Madih mendatangi TG, memeluk dan minta maaf. ‘Maaf Pak Haji, saya mohon maaf’. Artinya kita apresiasi supaya jelas semua,” katanya.

Trunojoyo menambahkan upaya konfrontir antara Bripka Madih dan TG untuk mencegah opini publik yang terus berkembang. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Pria Disabilitas Asal Grobogan

Pria Disabilitas Asal Grobogan Jadi Korban Curas di Sumedang, Polisi Buru Pelaku

harapanrakyat.com,- Seorang pria disabilitas asal Grobogan, Jawa Tengah, menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) di Jalan Raya Sumedang-Subang. Tepatnya di Dusun Sela Awi, Desa...
Contraflow dan One Way

Jadwal Contraflow dan One Way Arus Balik Lebaran 2025

harapanrakyat.com,- Korlantas Polri menerapkan sistem contraflow dan one way guna mengantisipasi kepadatan kendaraan tujuan Jakarta pada arus balik Lebaran 2025. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit...
Layanan libur lebaran

Permudah Urus Dokumen Kependudukan, Disdukcapil Ciamis Buka Layanan saat Libur Lebaran, Catat Waktunya!

harapanrakyat.com,- Permudah masyarakat urus dokumen, Disdukcapil Ciamis menggelar pelayanan khusus di luar jam kerja. Acara ini berlangsung Kamis (3/4/2025) malam. Pelayanan di luar jam kerja...
Wisata Tanjung Duriat

Momen Libur Lebaran 2025, Wisata Tanjung Duriat di Sumedang Diserbu Pengunjung

harapanrakyat.com,- Mengisi momen libur panjang lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah, ribuan wisatawan memadati wisata Tanjung Duriat yang berada di Pesisir Waduk Jatigede. Tempat ini...
Rainbow Slide Nalisa Cipanten di Majalengka

Menjajal Rainbow Slide Nalisa Cipanten yang Lagi Viral di Majalengka, Favorit Wisatawan saat Libur Lebaran

harapanrakyat.com,- Rainbow Slide di objek wisata Nalisa Cipanten, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat sedang viral dan menjadi buruan wisatawan. Luar biasanya, wahana Rainbow...
Kapan ASN Harus Masuk Kantor Usai Lebaran 2025? Ini Jawaban Wamendagri

Kapan ASN Harus Masuk Kantor Usai Lebaran 2025? Ini Jawaban Wamendagri

harapabrakyat.com,- Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) harus sudah masuk kantor pada Selasa tanggal 8 April 2025 seusai libur lebaran. Oleh karena itu, ASN tidak...