harapanrakyat.com,- Wakil Bupati Garut Helmi Budiman, mengungkapkan sumber penyebab gempa bermagnitudo 4,3 yang terjadi 1 Februari 2023.
Usai menerima informasi dari BMKG pada Jumat (3/1/2023), gempa yang mengguncang Garut, Jawa Barat tersebut disebabkan pergerakan sesar Garsel.
Adapun dampak dari gempa magnitudo 4,3 itu cukup besar, yang mengakibatkan kerusakan. Daerah di Garut yang paling terkena dampak adalah Kecamatan Pasirwangi dan Kecamatan Samarang.
Baca Juga: Brimob dan Polres Garut Bantu Evakuasi Reruntuhan Rumah Hancur Pasca Gempa
Sementara dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut, setidaknya ada 495 rumah warga yang dinyatakan rusak. Selain itu 1531 jiwa terdampak.
“Gempa bermagnitudo 4,3 magnitudo kemarin berasal dari sesar Garsel,” ungkap Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, Jumat (3/2/2023).
Ia menjelaskan, bahwa Sesar Garsel itu berada di wilayah bentangan kecamatan terdampak, yaitu Kecamatan Cisurupan sampai wilayah Selatan Garut, Cisompet dan sekitarnya.
“Nah sesar Garsel ini ujungnya Pasirwangi. Ini kan sudah beberapa kali. Kita juga sudah lakukan edukasi,” kata Helmi Budiman.
Helmi menambahkan, bahwa saat ini Pemerintah Daerah Garut masih menghitung kerugian materi pasca gempa bermagnitudo 4,3. Hal itu peruntukan rencana rekonstruksi instansi terkait, dan untuk pemulihan pemukiman yang terdampak.
Baca Juga: Hasil Evaluasi Data Kerusakan Pasca Gempa Garut, 495 Rumah Rusak
Lanjutnya mengatakan, untuk gempa tersebut tim tindak lanjut sudah ada asesmen kaji cepat. Hasilnya, ada 495 rumah yang mengalami kerusakan ringan, sedang hingga berat.
“Nah data ini masih melakukan validasi, sehingga akan ketemu jumlah kerugian dan juga akan ketemu berapa kita akan melakukan rekonstruksi,” pungkas Helmi.
Pantauan harapanrakyat.com, saat ini tim gabungan masih melakukan evakuasi, pembersihan sisa puing reruntuhan rumah yang rusak.
Tak ada pengungsian maupun korban. Sedangkan warga yang rumahnya rusak berat terdampak gempa Garut bermagnitudo 4,3, harus mengungsi sementara di sanak saudara atau tetangga yang lebih aman. (Pikpik/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)