Fakta luar angkasa sangat menakjubkan. Masih banyak yang belum mengetahui fakta mengenai luar angkasa tersebut. Memang luar angkasa hingga saat ini masih menyimpan banyak misteri.
Luar angkasa merupakan sebutan untuk ruang yang ada di luar Bumi. Ini merupakan sebuah ruang yang sangat luas dan bahkan tidak terbatas.
Selama ini luar angkasa menyimpan atau memiliki sejuta keindahan sekaligus misteri yang tidak pernah terpecahkan hingga kini. Apa saja fakta-fakta yang tersembunyi di sana?
Baca Juga: Asteroid Seukuran Empire State Melewati Bumi, Rotasinya Lambat
Apa Saja Fakta Luar Angkasa yang Menakjubkan?
Luar angkasa merupakan ruang di luar Bumi yang sangat luas. Beberapa orang menyebut luar angkasa dengan istilah antariksa.
Melansir dari Wikipedia, luar angkasa merujuk pada bagian yang relatif kosong dari jagad raya ini. Luar angkasa berada di luar atmosfer dari benda “celestial”.
Istilah luar angkasa digunakan untuk membedakan ruang udara dan juga lokasi “terestrial”. Ada berbagai fakta menakjubkan mengenai luar angkasa, berikut beberapa di antaranya.
Jumlah Bintang yang Tidak Terhitung
Bintang jika dari Bumi mungkin terlihat sebagai setitik cahaya. Hal itu karena lokasi bintang yang sangat jauh, padahal ukurannya sangatlah besar.
Para ilmuwan NASA mengatakan bahwa ada begitu banyak bintang di luar angkasa dan bahkan jumlahnya tidak terhitung lagi.
Ilmuwan Gilmore memprediksi jumlah bintang di luar angkasa berjumlah 100 miliar kali 100 miliar dengan angka 1 yang diikuti no sebanyak 22 kali.
Teori fakta luar angkasa ini berdasarkan jumlah bintang Bima Sakti, yaitu 200 miliar. Kemudian ilmuwan hanya mengambil rata-rata bintang yang galaksi miliki, yaitu 100 miliar bintang.
Baca Juga: Fenomena Puing Antariksa, Salah Satunya Uji Rudal
Sangat Sunyi
Luar angkasa merupakan ruangan tanpa batas yang tidak memiliki udara serta atmosfer. Hal tersebut membuat luar angkasa tidak memiliki suara dan sangat sunyi.
Gelombang suara hanya bisa merambat apabila ada udara sebagai medianya. Suara yang terdengar di planet Bumi juga karena atmosfer udara di dalamnya, sehingga gelombang suara biasa bergerak.
Rotasi Bintang Neutron yang Semakin Cepat
Bintang neutron merupakan bintang yang tercipta dari ledakan bintang supernova. Mereka akan runtuh ketika ledakan lalu selanjutnya berputar atau berotasi dengan sangat cepat, yakni 60 rotasi setiap detiknya.
Akan tetapi, fakta luar angkasa dalam keadaan tertentu bintang neutron dapat berotasi semakin cepat hingga 600 kali per detik.
Jejak Astronot yang Abadi di Bulan
Manusia pertama yang menginjakkan kakinya di bulan pastinya meninggalkan jejak. Menurut prediksi, jejak kaki astronot tersebut akan bertahan hingga 100 juta tahun.
Teori ini muncul berdasarkan keadaan bulan yang tidak memiliki atmosfer. Hal tersebut membuat tidak ada apapun yang bisa mengikir permukaan bulan, termasuk jejak para astronot tersebut.
Planet Penuh Berlian
Berlian merupakan suatu benda yang sangat berharga di Bumi. Penelitian dari Ilmuwan Universitas Yale menunjukkan bahwa fakta luar angkasa ada sebuah planet berbatu yang bernama 44 Cancri e.
Planet tersebut memiliki ukuran dua kali dari Bumi, dengan massanya mencapai delapan kali lebih besar. Para ilmuwan menduga bahwa permukaan planet tersebut terbuat dari grafiti berlian.
Baca Juga: Asteroid Berukuran 111 Kaki Mendekati Bumi, Berkecepatan Tinggi
Waktu Satu Hari di Venus
Venus merupakan planet Tata Surya yang berada paling dekat dengan Matahari. Planet ini memiliki rotasi sumbu yang sangat lambat.
Hal tersebut membuat hari-hari di Venus berjalan sangat lama. Satu hari di Venus membutuhkan hingga 243 hari di Bumi. Waktu satu hari di planet ini sangatlah lama.
Orbit Venus akan mengelilingi Matahari sama dengan 225 hari di Bumi. Sehingga, satu hari di Venus seperti lebih dari satu tahun di Bumi.
Misteri Kehidupan di Luar Angkasa
Hingga kini misteri luar angkasa yang belum terpecahkan adalah mengenai kehidupan lain. Ada beberapa saksi serta temuan yang mungkin bisa menjadi bukti.
Salah satu contohnya adalah astronot Mayor Gordon Cooper yang pada tanggal 15 Mei 1963 melakukan perjalanan luar angkasa melalui orbit selama 22 kali.
Pada perjalanan di orbit terakhir, astronot tersebut melihat objek berwarna hijau seperti UFO yang mendekati pesawat luar angkasanya. Setelah itu Cooper menyimpulkan bahwa mungkin ada kehidupan makhluk hidup di luar angkasa.
Itu hanyalah sebagian kecil fakta luar angkasa dan misteri di dalamnya. Ada begitu banyak misteri yang masih belum terpecahkan hingga saat ini. (R10/HR-Online)