harapanrakyat.com,- Dugaan aksi penculikan anak yang viral di berbagai media beberapa hari lalu membuat cemas para orang tua yang memiliki anak kecil di Kecamatan Lumbung, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
Kecemasan itu salah satunya diungkapkan Reni, warga Dusun Parungsari, Desa Rawa, Kecamatan Lumbung, Kabupaten Ciamis, kepada harapanrakyat.com, Sabtu (04/02/2023).
Ia mengatakan, sebagai orang tua yang memiliki anak kecil ia merasa cemas setelah viral adanya dugaan aksi penculikan terhadap anak yang tersebar di berbagai media.
Beredarnya dugaan aksi penculikan itu bukan hanya tersebar melalui berbagai media saja. Tetapi juga dari mulut ke mulut. Bahkan di media sosial ada yang sampai memposting pelakunya.
“Terlepas hal tersebut benar atau tidaknya, tapi sebagai orang tua saya menjadi cemas dan takut. Apalagi kalau informasi itu memang benar adanya,” ungkap Reni.
Baca Juga: Warga Rancabali Bandung Amankan Pria Disangka Penculik Anak, Ternyata ODGJ
Menurutnya, meski orang tua maupun pihak sekolah selalu waspada terhadap orang asing. Namun, dengan adanya dugaan aksi penculikan anak, orang tua menjadi tidak tenang sebelum anaknya pulang ke rumah. Karena takut terjadi hal yang tidak diharapkan.
Terpisah, Sekretaris Desa Rawa, Kecamatan Lumbung, Saepudin mengatakan, beredarnya informasi penculikan terhadap anak-anak membuat resah. Terlebih untuk orang tua yang mempunyai anak kecil.
Menurut Saepudin, adanya rasa cemas dan resah memang hal wajar. Apalagi ramai dalam berbagai pemberitaan.
Menyikapi hal tersebut, lanjutnya, pemerintah desa telah mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap orang tak dikenal.
“Terlepas hoax atau bagaimana, kita harus tetap waspada. Terlebih sudah terjadi adanya dugaan aksi penculikan anak di salah satu sekolah di Ciamis,” katanya.
Saepudin juga mengimbau, demi keamanan semua pihak, apabila ada orang tak dikenal atau dianggap asing dan mencurigakan, lebih baik melapor ke aparat setempat. (Dji/R3/HR-Online/Editor-Eva)