Harapanrakyat.com,- Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, Dadang Darmawan menyebut bahwa ada sejumlah kecamatan di Ciamis yang rawan bencana longsor dan banjir saat musim hujan.
“Ada beberapa kecamatan di Kabupaten Ciamis yang rawan potensi bencana tanah longsor dan juga banjir saat musim hujan,” ujarnya, Jumat (24/2/2023) kepada Harapanrakyat.com.
Dadang mengatakan, bahwa ada 5 kecamatan yang rawan akan potensi bencana longsor. 5 kecamatan tersebut yakni, Panawangan, Rajadesa, Sukamantri, Jatinegara dan juga Panjalu.
“Iya, kalau daerah yang paling potensi bencana longsor itu ada 5 kecamatan,” katanya.
Sementara untuk daerah yang rawan bencana banjir yaitu Kecamatan Cihaurbeuti, Banjarsari, Lakbok, Purwadadi dan juga daerah yang dekat dengan bantaran sungai Citanduy.
“Kalau bencana banjir paling itu daerah Ciamis selatan. Seperti Banjarsari, Banjaranyar, Lakbok dan Purwadadi,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Ciamis saat ini sudah membangun Rumah Pompa Air di Lakbok. Hal itu guna meminimalisir terjadinya genangan air saat hujan deras.
Baca Juga: Cara DKUKMP Ciamis Menjaga Eksistensi Koperasi untuk Kesejahteraan
“Sehingga, nantinya bisa mencegah terjadinya banjir pada daerah tersebut. Pasalnya daerah Lakbok, Purwadadi dan Banjarsari itu rawan akan banjir,” katanya.
Selain banjir dan juga longsor, pada musim hujan sendiri biasanya sering terjadi hujan deras yang disertai angin kencang. Hal tersebut mengakibatkan terjadinya pohon tumbang.
BPBD Ciamis pun menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati. Mengingat cuaca saat ini yang tidak menentu dan sering tiba-tiba hujan dengan angin kencang.
“Tetap waspada, jika punya pohon tinggi dan dekat permukiman agar segera ditebang sebelum membahayakan orang lain,” pungkasnya. (Ferry/R9/HR-Online/Editor-Dadang)