harapanrakyat.com,- Setiap harinya, produksi sampah di Kota Bandung, Jawa Barat, mencapai 1.200 ton. Namun, DLH Kota Bandung mengaku tidak bisa mengangkut semuanya karena masalah pengangkutan.
Kepala DLH Kota Bandung Dudi Prayudi mengatakan, produksi sampah harian di Kota Bandung itu, berasal dari 135 Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Kota Bandung.
Dari total produksi sampah itu, kata Dudi, pihaknya baru bisa mengangkut 900 hingga 1.000 ton sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
Baca Juga : DLH Kota Bandung Siapkan Strategi Atasi Tumpukan Sampah
Sedangkan 300 ton sisanya, lanjut Dudi, tidak terangkut setiap hari. Adapun penyebabnya, ia mengaku akibat terkendala pengangkutan.
“Masalahnya karena antrian panjang menuju dan di dalam TPA-nya (TPA Sarimukti), mengakibatkan keterlambatan truk kami untuk mengangkut lagi (sampah),” kata Dudi dikutip dari Antara Jabar pada 18 Januari 2023.
Permasalahan pengangkutan sampah ke TPA Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat ini, menurut Dudi, sudah terjadi sejak pekan kedua Januari 2023 lalu.
Akibatnya, pihak DLH memprioritaskan sampah yang sudah menumpuk terlebih dahulu ke TPS.
Adapun penyebab antrian panjang menurunkan sampah di TPS Sarimukti, lantaran adanya alat berat yang rusak dan akses jalan yang licin. Sehingga, kata Dudi, membuat mobilitas truk sampah sedikit terhambat.
Baca Juga : Gubernur Jawa Barat Cari Solusi Pengangkutan Sampah ke TPA Sarimukti Bandung Barat
Atas hal tersebut, DLH Kota Bandung menghimbau masyarakat, untuk sementara waktu menahan tidak membuang sampah langsung ke TPS.
Serta ia juga menambahkan untuk masyarakat bisa meminimalisir sampah dari tingkat rumah tangga.
Saat ini pihak DLH Kota Bandung sedang berupaya untuk segera memperbaiki alat berat yang ada di TPA Sarimukti agar bisa beroperasi secepatnya. (Revi/R13/HR-Online/Editor-Ecep)