harapanrakyat.com,- Akibat luapan Sungai Cilimu, hektaran sawah di Limbangan, Garut, Jawa Barat membuat para petani kelimpungan dan merugi. Pasalnya, sawah mereka terancam gagal panen.
Hujan lebat yang terjadi pada Jumat (20/1/23) sore, mengakibatkan debit air Sungai Cilimu meningkat. Bahkan, airnya meluap hingga menerjang areal persawahan di Desa Ciwangi, Limbangan.
Ketua RW Kampung Lebak Jaya Dadan Sumpena mengatakan, banjir di wilayahnya tersebut sudah terjadi beberapa kali.
Baca juga: Polisi di Garut Mulai Sosialisasikan Bahaya Ciki Ngebul
Ia menyebut, pembangunan tanggul sungai hingga saat ini belum terealisasi. Sehingga dampaknya ketika air meluap sawah kebanjiran.
“Ini sudah kesekian kalinya terdampak luapan sungai,” kata Dadan.
Dadan mengatakan, para petani baru seminggu memupuk sawah mereka. Karena banjir ini, ia yakin para petani merugi dan sudah pasti bakal gagal panen.
Meski dalam peristiwa ini tidak ada rumah yang terdampak maupun korban jiwa, namun pihaknya berharap pemerintah memperhatikan nasib para petani.
“Kita ingin pemerintah membangun tanggul agar tidak terjadi seperti ini lagi,” pungkasnya. (Pikpik/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)