Makanan untuk penderita asam urat sebaiknya diperhatikan. Sebab, tidak semua makanan cocok untuk penderita asam urat. Sekalipun makanan sehat yang bermanfaat, penderita asam urat tetap tidak bisa sembarangan mengonsumsinya.
Jika salah makan sedikit saja, maka rasa nyeri akibat asam urat akan sangat terasa. Rasa nyeri tersebut bahkan menyiksa hingga dapat menurunkan produktivitas para penderitanya.
Oleh karena itu, para penderita asam urat harus tahu betul mana saja makanan yang boleh mereka konsumsi dan juga mana yang tidak.
Baca Juga: Makanan Mengandung Lemak Baik untuk Tubuh, Ini Daftarnya!
Rekomendasi Makanan untuk Penderita Asam Urat
Asam urat merupakan suatu penyakit yang dapat kambuh dengan mudah. Pada umumnya asam urat dapat kambuh karena makanan.
Penyakit asam urat sendiri terjadi karena tingginya konsumsi zat purin di dalam tubuh. Dalam jumlah normal, memang purin akan mudah untuk tubuh cerna menjadi asam urat. Akan tetapi, gangguan akan mulai terjadi apabila mengonsumsinya berlebihan.
Mengutip dari lama Wikipedia, tingginya asupan purin dapat menyebabkan ginjal tidak bisa bekerja secara optimal. Akibatnya adalah kristal asam urat dapat menumpuk dalam persedian dan menyebabkan rasa nyeri, bengkak, hingga peradangan.
Apa Ciri-Ciri Orang yang Terkena Asam Urat?
Ketika orang terkena asam urat, ciri utama yang akan muncul adalah sendi mendadak terasa sangat sakit. Penderita asam urat akan kesulitan berjalan karena sakit yang mengganggu, khususnya pada malam hari.
Nyeri kemudian akan berkembang dengan cepat dalam beberapa jam saja. Nyeri hebat, pembengkakan, rasa panas, dan juga warna kemerahan akan muncul pada kulit sendi sebagai ciri asam urat.
Semua hal tersebut terjadi karena mengonsumsi zat purin secara berlebihan. Oleh karena itu, sangat perlu memperhatikan makanan untuk penderita asam urat.
Baca Juga: Makanan Penyebab Jerawat Ini Perlu Dihindari, Apa Saja?
Makanan yang Baik untuk Asam Urat
Berikut ini beberapa jenis makanan yang bisa mengatasi atau menurunkan risiko penyakit asam urat:
1. Buah Berries
Kelompok berries seperti stroberi dan blueberry sangat baik untuk penderita asam urat. Kandungan anti inflamasi di dalamnya dapat meredakan nyeri akibat asam urat tinggi.
2. Buah Apel
Di dalam apel terdapat zat malat atau malid acid yang efektif menetralisir asam urat dan membantu meredakan nyeri yang timbul.
3. Buah Alpukat
Selain rendah gula, buah alpukat dapat memicu peningkatan sifat basa tubuh sehingga mampu meredakan asam urat.
4. Buah Ceri
Makanan untuk penderita asam urat selanjutnya adalah buah ceri. Penelitian di Boston University menemukan bahwa ceri dapat menurunkan kadar asam urat sekaligus menghancurkan kolesterol dan juga lemak jahat di dalam tubuh.
5. Buah Pisang
Pisang memiliki kadar gula renda dan juga kaya akan kalium. Kandungan tersebut baik untuk mengurangi rasa nyeri sendi di dan asam urat tubuh.
6. Buah Delima
Salah satu penyebab asam urat menjadi tinggi adalah karena terdapat plak arteri. Ternyata, buah delima ampuh dalam mencegah dan menghilangkan plak tersebut. Sehingga, gangguan nyeri akibat asam urat dapat teratasi.
7. Seledri
Kandungan flavonoid, apiol, dan juga glikosida sangat baik untuk meredakan nyeri karena asam urat. Itulah kenapa, seledri menjadi salah satu makanan untuk penderita asam urat.
8. Buah Wortel
Buah yang baik untuk mata ini juga mengandung purin dalam jumlah rendah. Meski aman, sebaiknya tetap batasi konsumsi wortel.
9. Jeruk Nipis
Jeruk nipis umumnya dicampur ke dalam minuman maupun campuran jus. Kandungan asam yang terdapat di dalam buah ini ternyata ampuh melarutkan asam urat.
10. Teh Hijau
Secangkir teh hijau juga ampuh menurunkan kadar asam urat berlebih. Teh hijau terkenal ampuh dalam meredakan dan mengatasi nyeri sendi akibat asam urat yang tinggi.
Baca Juga: Makanan untuk Darah Rendah, Tetap Lezat dan Berkhasiat!
Apa Bedanya Kolesterol dan Asam Urat?
Mungkin masih ada beberapa orang yang mengartikan bahwa kolesterol dan asam urat itu sama. Pada kenyataannya, keduanya sangat berbeda.
Asam urat merupakan produk akhir dari metabolisme purin yang ada di dalam tubuh. Purin tersebut telah dibersihkan pada ginjal.
Sedangkan di sisi lain, kolesterol merupakan komponen utama sel otak dan saraf yang berperan dalam pembentukan sejumlah senyawa penting di dalam tubuh.
Keduanya juga sama-sama menciptakan rasa nyeri ketika kadar di dalam tubuh terlalu berlebih. Selain itu, makanan untuk penderita asam urat dan kolesterol juga pastinya berbeda. (R10/HR-Online)