harapanrakyat.com,- Komisi D DPRD Ciamis meminta Dinas Kesehatan Ciamis untuk terus melanjutkan sosialisasi Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) ke masyarakat di 2023 ini. Tujuannya agar masyarakat dapat membiasakan PHBS.
“PHBS ini sangat penting sekali untuk bisa dipahami oleh kita sebagai warga masyarakat ciamis. Sehingga dengan begitu bisa mencegah penularan penyakit yang sering ditimbulkan akibat kondisi daerah atau tempat tinggal kotor,” ujar Syarif Sutiarsa, Ketua Komisi D DPRD Ciamis, Selasa, (17/1/2023).
Kata Syarif, dengan sosialisasi PHBS, masyarakat akan lebih sadar terhadap kebersihan lingkungan tempat tinggal, sekolah, kantor dan tempat umum lainnya.
Syarif mengakui tidak mudah dalam mengubah prilaku hidup bersih dan sehat bagi masyarakat. Sampai saat ini masih banyak warga untuk cuci kakus setiap hari saja masih menggunakan jamban. Warga pedesaan terutama tidak memiliki tempat khusus. Hal itu menjadi PR bersama dalam mengentaskannya.
Baca Juga: Sembuh dari Covid-19, Warga Ciamis Ini Ungkap Pentingnya PHBS
“Saya sangat apresisai kinerja Dinkes Ciamis melalui Program PHBS. Perlahan warga masyarakat sudah mengerti arti pentingnya dalam melaksanakan prilaku hidup bersih dan sehat untuk kelangsungan hidup,” jelasnya.
Sebagaimana warga Ciamis, Syarif pun mengajak semua pihak untuk membiasakan PHBS. Salah satu manfaatnya untuk mencegah penyakit demam berdarah dengue (DBD).
Sementara itu, Kadinkes Ciamis Yoyo mengatakan PHBS merupakan porgram untuk mengubah kebiasaan warga masyarakat ciamis. Dari kebiasaan buruk menjadi baik, seperti contoh paling mudah cuci tangan pakai sabun saat berkegiatan.
“Kami terus melakukan sosialisasi PHBS. Padahal menjalankan PHBS sangat mudah, namun memang untuk merubah kebiasaan tidak bisa langsung. Perlahan tapi pasti,” jelasnya.
Menurut Yoyo, PHBS dapat berjalan dengan baik asalkan ada kerja sama antara pemerintah dan warga.
“Kita bisa merasakan sekali waktu terjadinya Covid-19. maka, prilaku hidup bersih dan sehat teryata sangat bermanfaat ketika kita lakukan demi menekan angkan penyebaran penyakit. Meski Covid-19 tidak ada, tapi jangan abai PHBS,” pungkasnya. (Es/R9/HR-Online/Editor-Dadang)