Fakta Matahari mengelilingi Bima Sakti memang benar. Seperti Bumi, Matahari juga mengelilingi Bima Sakti. Menariknya, mungkin masih banyak orang awam yang mengetahui fakta mengejutkan dari Matahari ini.
Bima Sakti merupakan nama galaksi Tata Surya berada. Dalam Bahasa Inggris, Galaksi Bima Sakti terkenal dengan nama Milky Way.
Galaksi tempat Tata Surya berada ini memiliki bentuk spiral dan terlihat seperti piringan tipis dengan bagian tengah yang menonjol. Piringan galaksi tersebut memiliki bentuk yang sedikit melengkung.
Tata Surya sendiri berisi Matahari dan delapan planet yang mengorbitnya, termasuk Bumi. Tidak hanya planet, ternyata Matahari juga mengorbit, tetapi kepada Bima Sakti.
Baca Juga: Gaya Gravitasi Matahari Sangat Kuat, Ketahui Penyebabnya!
Inilah Fakta Matahari Mengelilingi Bima Sakti yang Sebenarnya
Bumi yang manusia tinggali ini terletak di Tata Surya yang ada di dalam galaksi Bima Sakti atau Milky Way. Bima Sakti merupakan galaksi yang berbentuk spiral dengan piringan berdiameter hingga 100 ribu tahun cahaya.
Piringan tersebut juga memiliki ketebalan hingga seribu tahun cahaya dengan massa mencapai 1,5 triliun kali dari Massa Matahari.
Di dalam Bima Sakti ini terdapat 200 miliar bintang, gas, debu, dan berbagai benda luar angkasa lain seperti komet dan asteroid yang tidak terhitung lagi jumlahnya. Bagian dari tengah galaksi ini menonjol dan berbentuk hampir seperti bulan.
Sebagian raksasa merah tua yang terbentuk pada tahap awal evolusi, galaksi ternyata berada di bagian tengah tersebut dan mengorbit, termasuk salah satunya Matahari.
Baca Juga: Pembagian Iklim Matahari di Bumi, Berikut Ini Penjelasannya!
Posisi Tata Surya di Dalam Bima Sakti
Sama seperti halnya Bumi yang mengelilingi Matahari, fakta Matahari mengelilingi Bima Sakti juga benar adanya.
Matahari mengelilingi pusat Bima Sakti dengan orbit yang berbentuk hampir lingkaran. Posisi Matahari di Bima Sakti ini terletak di Orion Arm yang berjarak sekitar 25.000 tahun cahaya dari pusat galaksi dan juga 25.000 tahun cahaya dari tepian galaksi.
Tata Surya mengorbit Bima Sakti dengan kecepatan sekitar 828.000 kilometer per jam. Meski Tata Surya berada di pusat Bima Sakti, tetapi Tata Surya juga terletak hampir di pinggir galaksi ini.
Pusat Galaksi Bima Sakti yang sebenarnya adalah lubang hitam supermasif yang bernama Sagitarius A*. Sagitarius A* ini merupakan lubang hitam yang sangat besar dan tidak dapat terlihat oleh manusia tanpa bantuan alat.
Baca Juga: Ciri Kromosfer Matahari, Bagaimana Bentuk dan Keadaannya?
Waktu Matahari Mengelilingi Bima Sakti
Tidak seperti Bumi dan planet lainnya, Matahari membutuhkan waktu yang sangat lama untuk mengorbit Bima Sakti.
Waktu yang Matahari butuhkan untuk satu kali putaran mengelilingi pusat Galaksi Bima Sakti adalah 225 hingga 250 juta tahun. Tentunya itu merupakan waktu yang sangat lama.
Karena waktu tersebut fakta Matahari mengelilingi Bima Sakti sejak terbentuk hingga saat ini hanya terjadi sebanyak 20 kali. Matahari akan terus mengelilingi pusat galaksi hingga bahan bakar hidrogennya habis, sekitar 7 miliar tahun lagi. (R10/HR-Online)