harapanrakyat.com,- Anggota DPRD Kota Bandung, Khairullah menilai, perlu adanya grand planning dalam persoalan akses dan lalu lintas di kawasan Masjid Al Jabbar Gedebage, Kota Bandung, Jawa Barat.
Pasalnya keluhan warga sekitar kawasan Masjid Al Jabbar merasa terdampak dengan arus lalu lintas yang direkayasa oleh pihak terkait.
Dengan rekayasa tersebut, lanjut Khairullah, waktu dan jarak tempuh warga Cimincrang dan Rancanumpang semakin jauh, baik ketika pergi maupun pulang.
Selain itu, kedatangan bus wisata dari berbagai daerah baik dalam dan luar Jawa Barat menambah crowded dan padat lalu lintas di kawasan ikon baru Jawa Barat tersebut.
Baca Juga : Pemkot Bandung Optimalisasi Area Parkir dan PKL Masjid Al Jabbar
“Jadi, grand planning sangat perlu. Ini agar akses maupun lalu lintas masyarakat sekitar tidak terganggu,” ungkapnya di Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (26/1/2023).
Menurutnya, dengan adanya perencanaan yang matang maka dapat mengurai kondisi kawasan Masjid Al Jabbar.
Khairullah mengatakan, pemerintah daerah juga harus menyiapkan infrastruktur pendukung. Hal itu bertujuan agar lalu lintas dan akses menuju Al Jabbar, dapat lebih baik kedepannya.
“Perlu juga adanya infrastruktur pendukung. Ini agar kawasan Masjid Al Jabbar semakin baik,” ujarnya Wakil Komisi A DPRD Kota Bandung tersebut.
Oleh karena itu, pihaknya meminta agar kunjungan ke Masjid Al Jabbar dapat dihentikan sementara waktu hingga akses dan infrastruktur pendukung sudah siap.
Selain Rekayasa, Legislatif Kota Bandung Juga Soroti Drainase Masjid Al Jabbar
Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Bandung, Agus Gunawan mengungkapkan hal serupa. Ia mengharapkan, agar kunjungan ke Masjid Al Jabbar dapat dihentikan sementara. Mengingat, lanjut Agus, saat ini masih belum siapnya infrastruktur yang memadai.
Baca Juga : Catat! Dishub Jabar Terapkan Rekayasa Lalu lintas Menuju Masjid Al Jabbar
Ia juga menyoroti terkait infrastruktur pendukung Masjid Al Jabbar lainnya. Selain terkait akses, pihaknya juga menyoroti mengenai drainase di sekitar kawasan Masjid Al Jabbar.
“Tentu ini menjadi masukan yang baik bagi komisi kami. Kami akan memperdalam lagi terkait bagaimana infrastruktur di sekitar Masjid Al Jabbar. Ini karena berdampak kepada warga sekitarnya, termasuk drainasenya,” ungkap Agus. (Rio/R13/HR-Online/Editor-Ecep)