Ciri larutan basa larutan berbeda dengan asam. Larutan dengan ciri basa ini sering dimanfaatkan dalam kehidupan. Asam dan basa merupakan dua jenis larutan yang memiliki kadar pH berbeda.
Baik larutan asam maupun basa memiliki ciri dan sifat masing-masing. Perbedaan sifat tersebutlah yang membuat keduanya manusia manfaatkan untuk hal yang beda.
Kita bahkan bisa melihat berbagai penggunaan larutan asam dan basa di kehidupan sehari-hari. Kali ini mari mempelajari lebih dalam lagi mengenai larutan basa.
Apa sebenarnya ciri khas larutan ini dan apa fungsinya di kehidupan? Simak di sini!
Baca Juga: Sifat Senyawa Asam, Salah Satunya dari Indikator Kertas Lakmus
Ciri Larutan Basa dalam Kimia Apa Saja?
Bagi Anda yang telah mempelajari ilmu kimia mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah asam basa. Keduanya merupakan jenis larutan di dalam ilmu kimia.
Asam dan basa merupakan larutan kimia yang mampu menyerap ion hydronium ketika keduanya larut di dalam air.
Ciri khas utama dari larutan basa sendiri adalah memiliki pH lebih dari 7, sedangkan larutan asam memiliki pH di bawah 7. Perbedaan pH tersebut membuat fungsi kedua larutan kimia tersebut berbeda.
Selain jumlah pH, ada ciri larutan basa lainnya yang perlu Anda ketahui. Dengan begitu, maka Anda bisa mendeteksi larutan basa dengan lebih mudah
Pengertian Larutan Basa
Sebelum berlanjut membahas karakteristik larutan basa, Anda harus mengetahui terlebih dahulu definisi atau pengertian larutan basa itu sendiri. Larutan merupakan campuran homogen antara dua macam zat tunggal atau lebih.
Klasifikasi larutan terbagi menjadi beberapa bagian, salah satunya basa. Larutan basa sendiri merupakan zat yang jika larut di dalam air maka akan menghasilkan ion hidroksida (OH).
Basa terkenal memiliki sifat kaustik yang artinya dapat merusak kulit dan juga terasa licin bahkan hingga terasa pahit. Ada juga beberapa pengertian basa menurut para ahli, diantaranya yaitu:
- Arrhenius: senyawa basa artinya senyawa yang larut dalam air akan menghasilkan ion OH.
- Lewis: pengertian basa merupakan zat pemberi pasangan elektron pada molekul atau ion lainnya.
- Bronsted-Lowry: basa merupakan zat yang dapat menerima H’ atau akseptor proton.
Dari pengertian tersebut, ciri larutan basa selanjutnya adalah dapat menghasilkan ion OH jika larut ke dalam air.
Baca Juga: Senyawa Non Polar: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contohnya
Ciri-Ciri Larutan yang Bersifat Basa
Basa juga terkenal dengan nama akseptor proton karena dapat menerima ion H+ (proton) yang berasal dari asam. Terdapat beberapa ciri-ciri larutan ini yang perlu Anda pahami, yaitu:
Terasa Pahit dan Licin pada Kulit
Ciri pertama dari senyawa ini adalah sebagian besar memiliki rasa pahit dan getif. Jika Anda menyentuh senyawa ini, maka akan terasa licin.
Sama seperti senyawa asam, seseorang pun tak boleh merasakan senyawa basa ini dengan menggunakan mulut karena bisa berbahaya. Oleh sebab itu, penggunaan bahan ini harus penuh kehati-hatian.
Bereaksi dengan Sebagian Besar Logam
Senyawa basa dapat bereaksi dengan sebagian logam, seperti magnesium, kalsium, aluminium, serta beberapa ligan yang lain membentuk suatu endapan putih.
Dapat Menghantarkan Arus Listrik
Ciri larutan basa selanjutnya adalah bisa menghantarkan arus listrik. Hal tersebut karena larutan basa menghasilkan ion hidroksida dan juga karena keberadaan sisa basa bermuatan positif.
Ion-ion tersebut menghantarkan arus listrik hingga bisa termasuk larutan elektrolit.
Bereaksi dengan Asam Membentuk Garam dan Air
Garam terbentuk dari hasil reaksi antara asam dan jug abasa. Reaksi asam dan basa tersebut juga terkenal dengan istilah penetralan. Contohnya seperti:
Basa + asam -> garam + air
NaOH (aq) + HNO3(aq) -> NaNO3 (aq) + H2) (/)
Dapat Terdeteksi dengan Kertas Lakmus
Jika Anda memasukkan kertas lakmus merah ke dalam asam, maka tidak akan terjadi perubahan warna. Begitu juga kertas lakmus biru yang akan tetap biru jika masuk ke dalam larutan basa.
Tetapi, kertas lakmus merah akan berubah menjadi warna biru jika masuk ke dalam larutan basa.
Baca Juga: Senyawa yang Memiliki Ikatan Hidrogen, Jenis, dan Kegunaannya
Apa Saja Contoh Larutan Basa?
Larutan basa banyak dipakai di dalam kehidupan kita sehari-hari. Contoh penggunaan larutan basa seperti pada aluminium hidroksida AI (OH) di dalam deodoran, amoniak di dalam pembersih debu, dan kalsium hidroksida di dalam plester.
Itu hanya sebagian kecil dari contoh larutan basa yang ada di kehidupan. Anda kini bisa lebih mudah mengidentifikasi larutan ini karena sudah mengetahui ciri larutan basa yang khas. (R10/HR-Online)