Cara burung berkembang biak sangat khas. Burung berkembang biak dengan cara yang sangat berbeda dengan manusia. Cara berkembang biak makhluk hidup ini juga menjadi bahasan yang umum di dalam biologi.
Burung merupakan salah satu hewan di Bumi ini. Hewan ini hidup berdampingan dengan manusia dan juga berbagai makhluk hidup lainnya. Struktur tubuh burung sendiri sangat menarik.
Bagaimana tidak, hewan ini memiliki sayap yang membuatnya dapat terbang. Selain itu, burung juga memiliki sistem pernapasan yang istimewa. Di balik itu semua, cara berkembang biak hewan ini juga sangat menarik.
Baca Juga: Cara Katak Berkembang Biak Ternyata Beragam, Ini Penjelasannya!
Cara Burung Berkembang Biak Ternyata Begini
Berkembang biak pada dasarnya adalah salah satu ciri dasar dari hewan sebagai makhluk hidup. Perkembangbiakan ini harus terus berlangsung agar tidak terjadi kepunahan.
Secara umum, cara berkembang biak hewan terbagi menjadi dua, yaitu secara seksual atau generatif dan juga vegetatif atau tanpa adanya aktivitas seksual. Perkembangbiakan vegetatif juga terkenal dengan sebutan aseksual.
Burung sebagai makhluk hidup juga pastinya berkembang biak. Mereka berkembang biak dengan cara bertelur atau ovipar.
Hewan yang dapat terbang ini melalui proses seksual. Burung jantan akan membuahi sang burung betina hingga munculah telur mereka.
Meski begitu, sebenarnya cara burung berkembang biak itu sangatlah berbeda dan lebih kompleks, sehingga menarik untuk dipelajari.
Berkembang Biak dengan Ovipar
Seperti yang terdapat di penjelasan singkat sebelumnya, ovipar merupakan cara berkembang biak hewan dengan cara bertelur.
Selain burung, hewan lainnya yang melakukan sistem produksi ini adalah reptil. Setelah pembuahan, embrio yang berhasil tumbuh dan berkembang di dalam kulit telur.
Embrio hasil pembuahan tersebut kemudian akan menerima berbagai nutrisi dan cadangan makanan dari telur yang keluar dari dalam tubuh ibu.
Oleh karena itu, embrio ovipar berkembang di dalam telur dan di luar tubuh ibu. Secara keseluruhan memang cara burung berkembang biak ini sangat berbeda dengan manusia.
Jika manusia melahirkan keturunan mereka dengan sudah berbentuk bayi yang utuh, maka cara burung berkembang biak akan mengeluarkan keturunannya berupa telur terlebih dahulu. Setelah beberapa saat, telur kemudian akan menetas dan menjadi anak burung.
Baca Juga: Cara Ikan Buntal Melindungi Diri dan Ragam Faktanya
Cara Pembuahan Burung yang Unik
Meski burung melakukan ovipar dengan cara seksual, tetapi nyatanya proses pembuahan sangat menarik dan tergolong unik.
Tidak seperti pada golongan mamalia, sebagian besar burung jantan ternyata tidak memiliki penis. Sebagai gantinya, burung memiliki bagian tubuh yang bernama kloaka.
Apa itu kloaka? Kloaka merupakan bagian belakang tunggal burung yang berbentuk bukaan. Bagian ini berfungsi sebagai saluran pencernaan, saluran kencing, dan juga reproduksi burung.
Kloaka terletak di bagian belakang tubuh, tepatnya di bawah pangkal ekor. Biasanya bagian kloaka akan tertutup oleh bulu yang ada di perut dan juga bagian bawah yang ekstrem.
Selain kloaka, area ini juga terkenal dengan sebutan lubang angin. Hal tersebut karena tempatnya berada di celah fisik yang terbuka.
Kloaka ini berada di saluran pencernaan burung, yang mana pada bagian inilah feses dan urin menampung setelah burung makan. Burung akan menyimpan limbah mereka di ruang kloaka yang berbeda.
Saat memasuki waktu kawin, burung jantan akan menyimpan sperma yang sehat dan aktif mereka di dalam kloaka tersebut. Cara burung berkembang biak berikutnya akan ada perubahan hormonal, menyebabkan kloaka jadi membengkak dan dari tubuh sedikit menonjol.
Kemudian, proses perkawinan burung hanya membutuhkan waktu beberapa detik saja. Ketika dua burung telah memposisikan diri, kloaka mereka akan bersentuhan.
Selama sentuhan singkat tersebut, sperma dari burung jantan akan berpindah ke kloaka burung betina Sperma tersebut kemudian membuahi sel telur.
Baca Juga: Masa Hidup Kunang-Kunang, Siklus, Morfologi, dan Fakta Uniknya
Penyimpanan Sperma oleh Burung Betina
Hal yang paling menarik adalah burung betina juga bisa menyimpan sperma dari burung jantan. Setelah perkawinan singkat, sperma akan tersimpan di dalam sistem reproduksi burung betina hingga membuahi sel telur.
Umumnya, setelah keluar dari kloaka betina melalui vagina, sperma akan membuahi sel telur. Bahkan, beberapa burung betina kemungkinan bisa menyimpan sperma tersebut selama beberapa hari atau minggu sebelum telur dibuahi.
Setelah pembuahan atau fertilisasi, maka cara burung berkembang biak akan menyimpan bagian albumin dan cangkang telur. Sebelum mereka turunkan melalui vagina dan keluar dari kloaka. (R10/HR-Online)