Jumat, April 4, 2025
BerandaBerita TasikmalayaTren Kasus Kekerasan Anak di Kabupaten Tasikmalaya Makin Meningkat, Ini Pemicunya

Tren Kasus Kekerasan Anak di Kabupaten Tasikmalaya Makin Meningkat, Ini Pemicunya

harapanrakyat.com,- Tren kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, mengalami peningkatan pada tahun 2022 ini. Tren kekerasan anak rata-rata didominasi oleh kasus pencabulan dari orang terdekat para korbannya.

Hal tersebut berdasarkan data yang tercatat pada Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya.

Ketua KPAID Tasikmalaya Ato Rinanto mengatakan, dari tahun 2017 sampai sekarang 2022, kasus kekerasan terhadap anak selalu meningkat. Tetapi tahun ini kualitas kasusnya lebih berat daripada kasus tahun sebelum-sebelumnya.

Terkait dengan penyebab kenapa trennya meningkat, kemudian dari bobot kualitas kasusnya semakin berat, Ato menduga hal itu akibat dari pola asuh.

“Tingkat kecepatan perkembangan media sosial tidak semua orang tua atau tidak semua masyarakat bisa mengikuti kecepatan itu. Sehingga proses edukasi terhadap anak juga bisa saja berdampak tidak baik terhadap anak-anak,” ujar Ato kepada harapanrakyat.com, Rabu (28/12/2022).

Pemicu Tren Kasus Kekerasan Terhadap Anak di Tasikmalaya

Kasus kekerasan terhadap anak tersebut, menurut Ato, masih terjadi di wilayah Hukum Polres Kota Tasikmalaya maupun di Polres Kabupaten Tasik.

Baca Juga: Alat Vital Anak Laki-laki di Tasikmalaya Dipotong Ayah Kandungnya Pakai Silet

“Pemicunya itu memang pola asuh, kemudian kepekaan keluarga, kepekaan lingkungan yang lemah. Sehingga keluarga maupun lingkungan tidak bisa melakukan deteksi dini dengan peristiwa kasus tersebut ataupun kekerasan yang lainnya,” kata Ato.

Kemudian, lanjutnya, perkembangan media sosial ketika tidak diikuti dengan pola didik, pola asuh dan ilmu yang cukup, maka akan selalu tidak berkembang dengan positif. Bisa saja berkembang secara negatif.

“Kalau pelakunya itu bervariatif, dari teman seusia, teman bermain, tetangga, orang tua sambung, orang tua kandung. Tetapi mayoritas para pelakunya itu adalah orang dekat,” katanya.

Masala tersebut tentunya butuh perhatian semua pihak, bukan hanya tugas KPAID saja. Improvisasi pemerintah daerah dalam menjawab persoalan tersebut, kini di Kabupaten Tasikmalaya sudah ada UPTD PPA.

Pihaknya pun berharap agar trend kekerasan terhadap anak turun. Harus menggugah secara bersama-sama. Karena deteksi dini itu adanya dalam keluarga, lingkungan. Serta pemerintah setempat yang dekat dengan masyarakat, seperti RT/RW dan lainnya.

“Harus melakukan sosialisasi secara masif supaya nanti tahun 2023 itu, kita bisa melakukan sebuah improvisasi kecepatan dalam penanganan kasus untuk pencegahan kasus,” pungkas Ato. (Apip/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Pria Disabilitas Asal Grobogan

Pria Disabilitas Asal Grobogan Jadi Korban Curas di Sumedang, Polisi Buru Pelaku

harapanrakyat.com,- Seorang pria disabilitas asal Grobogan, Jawa Tengah, menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) di Jalan Raya Sumedang-Subang. Tepatnya di Dusun Sela Awi, Desa...
Contraflow dan One Way

Jadwal Contraflow dan One Way Arus Balik Lebaran 2025

harapanrakyat.com,- Korlantas Polri menerapkan sistem contraflow dan one way guna mengantisipasi kepadatan kendaraan tujuan Jakarta pada arus balik Lebaran 2025. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit...
Layanan libur lebaran

Permudah Urus Dokumen Kependudukan, Disdukcapil Ciamis Buka Layanan saat Libur Lebaran, Catat Waktunya!

harapanrakyat.com,- Permudah masyarakat urus dokumen, Disdukcapil Ciamis menggelar pelayanan khusus di luar jam kerja. Acara ini berlangsung Kamis (3/4/2025) malam. Pelayanan di luar jam kerja...
Wisata Tanjung Duriat

Momen Libur Lebaran 2025, Wisata Tanjung Duriat di Sumedang Diserbu Pengunjung

harapanrakyat.com,- Mengisi momen libur panjang lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah, ribuan wisatawan memadati wisata Tanjung Duriat yang berada di Pesisir Waduk Jatigede. Tempat ini...
Rainbow Slide Nalisa Cipanten di Majalengka

Menjajal Rainbow Slide Nalisa Cipanten yang Lagi Viral di Majalengka, Favorit Wisatawan saat Libur Lebaran

harapanrakyat.com,- Rainbow Slide di objek wisata Nalisa Cipanten, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat sedang viral dan menjadi buruan wisatawan. Luar biasanya, wahana Rainbow...
Kapan ASN Harus Masuk Kantor Usai Lebaran 2025? Ini Jawaban Wamendagri

Kapan ASN Harus Masuk Kantor Usai Lebaran 2025? Ini Jawaban Wamendagri

harapabrakyat.com,- Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) harus sudah masuk kantor pada Selasa tanggal 8 April 2025 seusai libur lebaran. Oleh karena itu, ASN tidak...