Kamis, April 3, 2025
BerandaBerita TasikmalayaRatusan Monyet Liar Teror Warga Desa Tanjungsari Tasikmalaya

Ratusan Monyet Liar Teror Warga Desa Tanjungsari Tasikmalaya

harapanrakyat.com,- Gerombolan monyet liar teror warga Desa Tanjungsari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Bahkan, monyet liar tersebut selain merusak genting dan takuti warga, juga menjarah hasil pertanian warga.

Aksi gerombolan monyet liar yang bikin warga Desa Tanjungsari resah tersebut, terekam video amatir warga. Dalam rekaman video tersebut, terlihat monyet bergelantungan di pepohonan yang tak jauh dari pemukiman warga.

Baca Juga: Kawanan Monyet di Tasikmalaya Turun Gunung, Diduga Kelaparan

Terdengar sejumlah warga berteriak mengusir kawanan monyet agar kembali ke hutan.

Menurut penuturan warga, teror gerombolan monyet liar terjadi beberapa pekan terakhir, dengan masuk ke perkebunan hingga pemukiman penduduk.

“Jumlahnya ada sekitar ratusan. Monyet tersebut ngambil pisang, singkong, pepaya, kapol hingga pala. Bahkan mencabut bibit pepohonan albasiah,” Kata Fatimah, korban penjarahan monyet, kepada harapanrakyat.com, Rabu (21/12/2022).

Atas monyet liar yang turun gunung tersebut, membuat warga Desa Tanjungsari, Kabupaten Tasikmalaya menjadi resah. Lantaran datangnya pun selalu bergerombolan dan hanya pagi hari.

“Bukan hanya resah tapi juga takut. Harapan saya cuma monyet gak turun lagi,” ucapnya.

Baca Juga: Monyet Liar Masuk Perkampungan, Warga Maleber Ciamis Resah

Sementara itu, Kasi Pelayanan Desa Tanjungsari, Dedi Supriadi, memastikan gerombolan monyet liar yang teror warga turun dari Gunung Tawilis berjarak 7 kilometer dari pemukiman.

Ia menduga, bahwa kedatangan monyet tersebut untuk mencari makan, akibat persedian makanan di habitat aslinya berkurang.

“Monyet-monyet itu datang dari Gunung Tawilis. Kayanya nyari makan dengan merambah lahan pertanian milik warga. Kalau nyerang warga nggak ada. Tapi monyet ini hanya menjarah hasil bumi milik warga,” katanya.

Sedangkan untuk menanggulangi teror monyet liar, warga sudah meminta bantuan kepada Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. (Apip/R5/HR-Online/Editor-Adi)

Jalur selatan Garut padat sejak pagi

Jalur Selatan Garut Padat Sejak Pagi, Arus Wisata dan Arus Balik Mendominasi

harapanrakyat.com,- Jalur selatan Garut, Jawa Barat, kembali padat oleh kendaraan sejak pagi, Kamis (3/4/2025). Kendaraan yang mengarah ke arus wisata dan sebagian arus balik...
anak disabilitas tertinggal di Sumedang

Orang Tuanya Panik Kejar Tas dalam Bus, Anak Disabilitas Tertinggal di Sumedang

harapanrakyat.com,- Seorang anak perempuan penyandang disabilitas bernama Alula Wafa Salsabila (8) tertinggal orang tuanya usai turun dari bus angkutan balik lebaran di Bundaran Binokasih,...
Wisatawan asal Bandung yang hilang di Pantai Pangandaran ditemukan meninggal dunia

Wisatawan Asal Bandung yang Hilang di Pantai Pangandaran Ditemukan Meninggal

harapanrakyat.com - Wisatawan asal Bandung yang hilang di pos 4 Pantai Barat Pangandaran bernama Suhendar, akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia Kamis (3/4/2025). Tim...
Sungai Citalahab di Kertahayu

Sungai Citalahab di Kertahayu Ciamis Meluap, Satu Keluarga Terjebak Banjir

harapanrakyat.com,- Sungai Citalahab di Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meluap, relawan Sigab Persis Ciamis lakukan evakuasi satu keluarga yang terjebak banjir di...
Kolam Ikan Milik Warga

Hujan Deras di Kota Banjar, Sawah hingga Kolam Ikan Milik Warga Terendam Banjir

harapanrakyat.com,- Hujan deras yang melanda wilayah Kota Banjar, Jawa Barat, pada Rabu (2/4/2025) sore menyebabkan area persawahan hingga kolam ikan milik warga di Dusun...
Anak Sungai Citalahab Meluap

Hujan Mengguyur Pamarican Ciamis Sebabkan Anak Sungai Citalahab Meluap, 12 Rumah Terendam

harapanrakyat.com,- Curah hujan yang terus mengguyur membuat anak Sungai Citalahab di Desa Sukahurip, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meluap. Akibatnya 12 rumah di...