harapanrakyat.com,- Persiapan libur Nataru (Natal dan tahun baru), Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, menargetkan 15 ribu kunjungan wisatawan per hari. Target tersebut diharapkan bisa menaikan ekonomi masyarakat Garut pasca pandemi Covid-19.
Pemerintah Daerah Garut optimis ekonomi masyarakat akan bangkit saat libur Nataru. Hal itu sudah dipersiapkan pemda.
Salah satunya kepada para pelaku usaha wisata dan perhotelan agar tidak menaikan tarif saat libur Nataru.
Upaya itu untuk menarik minat wisatawan yang berlibur ke Garut. Pemda Garut juga memperhatikan aspek kesehatan pengunjung dengan menyiagakan pos-pos kesehatan.
“Kita sudah perbaiki jalan-jalan rusak menuju tempat wisata. Seperti yang ke arah Cipanas sudah kita perbaiki. Ya, targetnya bisa 15 ribu wisatawan datang ke Garut. Itu kan tujuannya meningkatkan ekonomi masyarakat Garut,” kata Bupati Garut, Rudy Gunawan, Senin (19/12/2022), usai apel di kantornya.
Baca Juga: Kampung Amsterdam Garut, Lokasi Wisata yang Cocok untuk Berlibur
Ia juga mengatakan, pihaknya menyiagakan pos kesehatan di seluruh titik wisata, mengingat pandemi Covid-19 belum mereda. “Di pusat kota ada 2 pos kesehatan,” imbuh Rudy.
Dalam persiapan Libur Nataru yang tinggal menghitung hari, semua sektor kepariwisataan terus berbenah. Mengingat tempat wisata di Garut kerap dibanjiri pengunjung dari luar kota maupun dalam kota. Hal itu karena harga tiket wisata Garut yang relatif terjangkau.
Agar target jumlah wisatawan 15 ribu per hari selama libur Nataru nanti bisa tercapai, Bupati Garut pun sudah mengkonsolidasikan supaya para pelaku usaha wisata dan hotel tidak menaikan harga.
“Kita sudah beritahukan kepada pelaku usaha wisata dan hotel-hotel besar agar tak menaikan harga. Tujuannya supaya wisata Garut menjadi tujuan utama,” pungkas Rudy Gunawan. (Pikpik/R3/HR-Online/Editor-Eva)