harapanrakyat.com, – Terungkapnya penyekapan kepada 10 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Sumedang, Jawa Barat di Kota Riyadh, Arab Saudi, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil angkat bicara.
Ridwan Kamil mengatakan, terkait kasus penyekapan RKI asal Sumedang ini pun pihaknya terus berupaya melakukan penanganan secara tepat.
Lebih jauh, pihaknya terus berupaya menangani kasus tersebut bersama Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Arab Saudi.
“Jadi kami akan memaksimalkan upaya ekstra. Perwakilan kita di sana (Arab Saudi), sedang melakukan tupoksi (tugas pokok dan fungsi) utamanya,” ungkapnya di Kota Bandung, Selasa (13/2/2022).
Baca Juga : Banjir di Sejumlah Titik, DPRD Kota Bandung Sebut Drainase Sudah Tidak Layak
“Maka kita doakan, mudah-mudahan kasus penyekapan TKI asal Kabupaten Sumedang ini bisa selesai dan para TKI pun bisa pulang dengan selamat di tanah air,” tutur Ridwan Kamil.
Sementara itu, Wakil Bupati Sumedang, Erwan Setiawan menjamin pihaknya akan memulangkan 10 orang TKI dalam waktu 2 hari.
Saat ini, kata Erwan, Pemerintah Kabupaten Sumedang dan pemerintah pusat terus mengupayakan kepulangan dan keselamatan 10 warganya yang menjadi korban dalam penyekapan TKI asal Sumedang tersebut.
Diduga mereka juga kerap mendapat siksaan dari majikannya di Arab Saudi.
Erwan mengakui, sebanyak 7 dari 10 orang TKI tersebut memang warga Kabupaten Sumedang. Serta Bupati Sumedang, Doni Ahmad Munir sudah berada di Arab Saudi untuk negosiasi atas kepulangan warganya.
Keberangkatan TKI Asal Sumedang Melalui Jalur Ilegal
Erwan menyayangkan beberapa korban penyekapan TKI asal Sumedang itu masuk ke Arab Saudi diduga melalui jalur ilegal. Sehingga, mengalami sedikit kendala dalam proses pemulangan ke tanah air.
“Saya mengimbau kepada masyarakat agar menjalankan proses secara resmi, jika ingin bekerja di luar negeri. Supaya pemerintah daerah mengetahui dan menjamin keselamatan warganya selama berada di luar negeri,” ucap Erwan.
Baca Juga : Viral Burung Garuda Tanpa Kepala di Bandung, Ini Kata Pemkab
Diketahui sebelumnya, sebanyak 10 TKI asal Sumedang diduga menjadi korban penyekapan majikannya di Arab Saudi.
Bahkan salah satu TKI, EF yang menceritakan bahwa kondisi penyekapan yang sudah darurat dan mendesak.
Ia juga berharap agar para TKI asal Sumedang yang menjadi korban penyekapan ini dapat segera keluar dari tempat penyekapan tersebut dan kembali ke rumahnya di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. (Rio/R13/HR-Online)