Jumat, April 4, 2025
BerandaBerita NasionalKeluar dari Nusakambangan, Kok Agus Sujatno Malah Jadi Bomber Astana Anyar?

Keluar dari Nusakambangan, Kok Agus Sujatno Malah Jadi Bomber Astana Anyar?

harapanrakyat.com,- Agus Sujatno, warga Kelurahan Cibangkong, Kecamatan Batununggal, Bandung diketahui merupakan bomber atau pelaku pengeboman Polsek Astana Anyar, Bandung, Jawa Barat pada Rabu (7/12/2022).

Agus diketahui merupakan residivis kasus terorisme yang menjalani hukuman di Lapas Nusakambangan selama 4 tahun. Agus kemudian bebas bersyarat pada Maret 2021 lalu.

Bukannya tobat, Agus malah jadi bomber Polsek Astana Anyar. Karena aksinya, seorang polisi meninggal dunia dan 11 lainnya luka-luka. Lantas kenapa residivis kasus terorisme bisa kembali beraksi? 

Pengamat terorisme yang juga seorang kriminolog, Dr. Ardi Putra Prasetya, M.Krim mengatakan, pelaku kejahatan biasa biasanya berubah setelah menjalani hukuman pidana.

“Namun ini tidak berlaku dengan kejahatan ideologis seperti terorisme,” ujar Ardi, Rabu (7/12/2022).

Baca Juga: Inilah Sosok Pelaku Bom Astana Anyar Bandung, Eks Napi Terorisme

Sebaliknya, lanjut Ardi, banyak pelaku teror yang menganggap hukuman yang dijalani di Lapas merupakan bagian dari perjuangan suci yang diyakininya.

“Sementara di sisi lain, regulasi dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 hanya mengatur tindak pidana terorisme berdasar perbuatannya. Bukan ideologi pro kekerasannya.  

Jadi, tidak heran ketika mantan napi terorisme kembali ke masyarakat, dia masih memiliki muatan ideologis ekstremisme,” jelasnya.

Menurut Ardi, ada dua pendekatan untuk menghentikan seseorang melakukan aksi teror, yaitu deradikalisasi dan disengagement (pelepasan). 

Jika deradikalisasi fokus untuk mengubah pemikirannya, maka disengagement fokus pada social setting yang berimplikasi pada perubahan perilakunya.

“Saya menggunakan teori desistensi dari terorisme untuk meneliti bagaimana seseorang bisa lepas dari jerat teror dan isme-nya,” jelasnya.

Desistensi, menurut Ardi, memiliki multifaktor yang berkaitan. Mulai dari lingkungan terdekat seperti keluarga hingga kepercayaan terhadap hukum yang berlaku.

Ardi menyebut, pelaku bom Polsek Astana Anyar belum melewati proses desistensi. Sehingga, hanya persoalan waktu sampai pelaku melakukan kembali aksi terornya.

Saya melihat peristiwa ini menjadi titik balik kita untuk lebih aware terhadap aksi terorisme,” katanya. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Banjir Lumpur Terjang Pemukiman Warga di Sumedang

Banjir Lumpur Terjang Pemukiman Warga di Sumedang, 22 Rumah Terdampak

harapanrakyat.com,- Hujan deras yang mengguyur wilayah Sumedang, Jawa Barat, pada Kamis (3/4/2025) petang kemarin, memicu terjadinya banjir lumpur. Bencana alam tersebut melanda pemukiman warga...
Tim SAR Temukan Wisatawan Asal Garut Terseret Arus di Pantai Pangandaran

Tim SAR Temukan Wisatawan Asal Garut Terseret Arus di Pantai Pangandaran, Ini Kondisinya

harapanrakyat.com,- Tim SAR akhirnya menemukan wisatawan asal Kabupaten Garut yang hilang terseret arus Pantai Pangandaran, Jawa Barat, Jumat (4/4/2025). Setelah dilakukan pencarian dalam kurun...
Nadin Amizah Tuai Hujatan Pasca Akui Menyesal Ikut Ajang Pencarian Bakat

Nadin Amizah Tuai Hujatan Pasca Akui Menyesal Ikut Ajang Pencarian Bakat

Nadin Amizah tuai hujatan pedas dari warganet. Ini merupakan buntut panjang pasca pengakuan Nadin yang menegaskan jika ia menyesal pernah ikut ajang pencarian bakat...
Penampakan Kepadatan Arus Balik Lebaran di Jalur Selatan Garut Hari Ini

Penampakan Kepadatan Arus Balik Lebaran di Jalur Selatan Garut Hari Ini

harapanrakyat.com,- Kepadatan arus balik lebaran di jalur selatan Garut, Jawa Barat, kembali terlihat pada Jumat (4/4/2025) pagi ini. Arus balik kendaraan dari arah Tasikmalaya,...
Aktor Senior Ray Sahetapy Meninggal Dunia Diusia 68 Tahun

Aktor Senior Ray Sahetapy Meninggal Dunia Diusia 68 Tahun

Dunia hiburan tanah air kembali berduka, aktor senior Ray Sahetapy meninggal dunia pada usia 68 tahun. Artis Indonesia legendaris ini, menghembuskan nafas terakhirnya pada...
Pria Disabilitas Asal Grobogan

Pria Disabilitas Asal Grobogan Jadi Korban Curas di Sumedang, Polisi Buru Pelaku

harapanrakyat.com,- Seorang pria disabilitas asal Grobogan, Jawa Tengah, menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) di Jalan Raya Sumedang-Subang. Tepatnya di Dusun Sela Awi, Desa...