Jumat, April 4, 2025
BerandaBerita TerbaruJenderal Sudirman dan Sepak Bola, Pencetak Gol yang Handal

Jenderal Sudirman dan Sepak Bola, Pencetak Gol yang Handal

Tidak saja terkenal sebagai Panglima Besar, nyatanya Jenderal Sudirman juga tersohor jadi pemain sepak bola di tim kesebelasannya bernama Banteng Muda.

Memang sudah sejak remaja hobi olah raga, Jenderal Sudirman mencintai sepakbola setelah sukses mencetak gol puluhan kali dalam waktu 1 bulan. Selain itu karena pergaulannya di desa, sang Jenderal ikut-ikutan anak di sana bermain bal-balan.

Teman-teman sepermainannya sangat suka dengan postur tubuh Sudirman, mereka percaya perawakan kecil tinggi ini bisa menjadi pemain sepakbola yang handal. Oleh sebab itu mereka kemudian mengajak Sudirman mendirikan klub kesebelasan.

Baca Juga: Profil Djuanda Kartawidjaja, Pahlawan Nasional dari Tasikmalaya

Permainannya masih tarkam (antar kampung), terkadang tanding persahabatan dengan tetangga beda RT. Tetapi juga sering tanding mewalan kesebelasan lain yang ada dalam satu RW.

Sepak bola menjadi permainan olahraga yang menyenangkan apabila tergantung pada lawannya. Jenderal Sudirman lebih menyukai lawannya orang Eropa, sebab menurutnya lebih seru dan bisa membangkitkan rasa nasionalisme.

Karena kelihaiannya sebagai pemain penyerang (Striker) dan juga jadi penyerang belakang (Back), Sudirman remaja dan tim Banteng Muda pernah dikontrak main dengan orang-orang Belanda.

Jenderal Sudirman dan Sepak Bola, Sejak Kecil Sudah Senang Bal-balan

Tetangga di kampungnya mengenal Jenderal Sudirman sebagai anak yang lincah dan suka bermain bal-balan (bahasa Jawa: sepak bola).

Sedang menurut Sardiman dalam Webinar Sejarah pada 23 Agustus 2021 berjudul, ”Bedah Karya Sejarah Muhammadiyah”, kegemarannya bermain bal-balan ini sudah terjadi sekitar beliau berumur puluhan tahun.

Anak yang lahir dari pasangan keluarga sederhana (ayah) Karsim, dan (Ibu) Siyem, memiliki perawakan yang atletis, proposional dan cocok menjadi pemain bola. Hal ini menjadi bahan pertimbangan keluarganya karena ayah Sudirman tak mengizinkannya jadi pesepak bola.

Namun dukungan bermain bal-balan secara profssional ini datang dari ayah angkatnya bernama, Raden Tjokrosoenarjo. Beliau merupakan sosok ningrat Jawa yang bertahtah di Purbalingga, Jawa Tengah.

Ayah angkat Sudirman lantas memberikan perlengkapan sepak bola yang bagus, baik, dan safety. Seperti penggunaan kaos khusus pemain bola yang saat ini terkenal dengan nama jersey. Selain itu ada pula kaos kaki dan sepatu mahal dibeli dari Yogyakarta.

Pria kelahiran Purbalingga, Jawa Tengah pada tanggal 24 Januari 1916 tumbuh menjadi anak-anak “gila olahraga”. Hampir setiap hari berlatih dan pada dua minggu sekali tarung melawan tim antar kampung di sekitarnya.

Karena Sepak Bola, Jenderal Sudirman Banyak Teman

Pemberian modal untuk menjadi pesepak bola dari ayah angkatnya ternyata tak sia-sia. Sebab Sudirman mengaku karena sepak bola, dirinya pandai bergaul dan memiliki banyak teman yang baik.

Semua temannya baik dan segan pada sosok Sudirman remaja. Barangkali karena perawakannya yang tinggi dan proporsional. Namun ada yang bilang karena Sudirman anak angkat orang kaya, Raden Tjokrosoenarjo.

Baca Juga: Profil Ki Hadjar Dewantara, Pencipta Semboyan Tut Wuri Handayani

Terlepas dari tuduhan-tuduhan tak bertanggung jawab itu, teman-temannya menyukai Sudirman karena cerdas, berani, dan pandai mengatur strategi permainan dalam sepak bola.

Bahkan karena senang dan bahagia Sudirman jadi pemain salah satu tim besar di Cilacap, teman-teman satu kesebelasan ini memposisikannya sebagai penyerang (Striker). Sudirman juga diangkat jadi kapten kesebelasan.

Karena sosoknya yang penuh dengan kharisma, teman-teman sekolahnya tunduk pada Sudirman. Mereka mengakui jika Sudirman merupakan guru bagi teman-teman di sekolah.

Jiwa guru dalam dirinya ini membuat Sudirman remaja jadi tempat keluh kesah teman-temannya di sekolah. Dari mulai curhatan antar teman yang sedang kesal, hingga menjadi pemberi solusi dalam menyelesaikan masalah percintaan.

Jenderal Sudirman Menjadi Bintang di Tim Banteng Muda

Sebagian pendapat mengatakan Jenderal Sudirman pernah menjadi bintang olahraga jaman Belanda. Hal ini bermula saat sang jenderal aktif dalam kesebelasan Banteng Muda.

Klub sepak bola yang berdiri di Cilacap, Jawa Tengah pada tahun 1930 membawa nama Sudirman menjadi tersohor di kalangan olahragawan Belanda.

Salah satu penyebab tersohornya nama Sudirman di Banteng Muda karena Ia mampu mencetak puluhan gol hanya dalam waktu satu babak permainan.

Potensi sepak bola Sudirman dilirik kolonial. Belanda kemudian memanggil dan mempersiapkan Sudirman untuk bertanding melawan tim kesebelasan Belanda setingkat Regentschap (Kabupaten). Hasilnya menang, Sudirman dan tim Banteng Muda membawa piala.

Sebagai kesebelasan pemenang kejuaraan, Sudirman dan seluruh tim Banteng Muda masuk koran. Namanya tersebar ke mana-mana, karena ini beliau tersohor jauh sebelum berprofesi menjadi tentara dan menjabat Panglima Besar Jenderal Sudirman. (Erik/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Pria Disabilitas Asal Grobogan

Pria Disabilitas Asal Grobogan Jadi Korban Curas di Sumedang, Polisi Buru Pelaku

harapanrakyat.com,- Seorang pria disabilitas asal Grobogan, Jawa Tengah, menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) di Jalan Raya Sumedang-Subang. Tepatnya di Dusun Sela Awi, Desa...
Contraflow dan One Way

Jadwal Contraflow dan One Way Arus Balik Lebaran 2025

harapanrakyat.com,- Korlantas Polri menerapkan sistem contraflow dan one way guna mengantisipasi kepadatan kendaraan tujuan Jakarta pada arus balik Lebaran 2025. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit...
Layanan libur lebaran

Permudah Urus Dokumen Kependudukan, Disdukcapil Ciamis Buka Layanan saat Libur Lebaran, Catat Waktunya!

harapanrakyat.com,- Permudah masyarakat urus dokumen, Disdukcapil Ciamis menggelar pelayanan khusus di luar jam kerja. Acara ini berlangsung Kamis (3/4/2025) malam. Pelayanan di luar jam kerja...
Wisata Tanjung Duriat

Momen Libur Lebaran 2025, Wisata Tanjung Duriat di Sumedang Diserbu Pengunjung

harapanrakyat.com,- Mengisi momen libur panjang lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah, ribuan wisatawan memadati wisata Tanjung Duriat yang berada di Pesisir Waduk Jatigede. Tempat ini...
Rainbow Slide Nalisa Cipanten di Majalengka

Menjajal Rainbow Slide Nalisa Cipanten yang Lagi Viral di Majalengka, Favorit Wisatawan saat Libur Lebaran

harapanrakyat.com,- Rainbow Slide di objek wisata Nalisa Cipanten, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat sedang viral dan menjadi buruan wisatawan. Luar biasanya, wahana Rainbow...
Kapan ASN Harus Masuk Kantor Usai Lebaran 2025? Ini Jawaban Wamendagri

Kapan ASN Harus Masuk Kantor Usai Lebaran 2025? Ini Jawaban Wamendagri

harapabrakyat.com,- Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) harus sudah masuk kantor pada Selasa tanggal 8 April 2025 seusai libur lebaran. Oleh karena itu, ASN tidak...