harapanrakyat.com,- Pemkot Banjar, Jabar, rencananya akan segera perbaiki Jembatan Parungsari. Seiring dengan kondisinya terdapat lubang pada bagian tengah jembatan tersebut.
Awalnya rencana perbaikan akan mulai pada bulan Agustus 2022. Namun pengerjaannya mundur karena ada beberapa kendala. Rencananya Pemkot Banjar akan melakukan perbaikan secara total dan pelebaran Jembatan Parungsari tersebut. Tujuannya untuk meningkatkan kapasitas jembatan.
Rencana perbaikan Jembatan Parungsari itu mendapat respons dari masyarakat. Pada saat sosialisasi pelaksanaan proyek Jembatan Parungsari, pada Sabtu (10/12/2022), masyarakat meminta agar ada akses jembatan alternatif selama proses pengerjaan.
“Ya, dari warga ada pengajuan untuk itu (jembatan alternatif) tapi belum ada kesepakatan,” kata Entis Sutisna, salah seorang warga Banjar.
Sehingga kata Entis, pengerjaan Jembatan Parungsari rencananya menunggu jembatan baru Terminal Banjar, selesai. Sehingga semua kendaraan bisa menggunakan jembatan baru.
“Untuk Jembatan Parungsari baru bisa dibongkar setelah yang di Terminal selesai diperbaiki. Jadi target pertamanya perbaikan Jembar dulu, jadi ada alternatif,” paparnya.
Sementara itu, Kontruction Manajer PT Bukaka Teknik Utama Budiyatno menuturkan, sudah merencanakan alternatif itu. Namun melihat di daerah tersebut tidak memungkinkan.
Baca Juga: Proses Desain, Jembatan Baru Kota Banjar Akan Diperbaiki Minggu Depan
“Yang pertama bagian kiri dan kanan sudah penuh dengan pertokoan nggak mungkin kita gusur. Kedua nanti kita perlebar jadi kapasitasnya meningkat,” katanya.
Ia menjelaskan, saat ini Jembatan Parungsari memiliki lebar sekitar 9 meter. Rencana dalam perbaikan nanti jembatan akan menjadi 13 meter.
Budiyatno berharap masyarakat dapat memahami dan mengerti kondisi tersebut. Namun pihaknya juga akan membantu meminimalisir dampak dari penutupan Jembatan Parungsari yang diperbaiki.
“Tidak ada kompensasi, karena memang dampak yang terjadi itu konsekuensi dari pengerjaan. Jadi mohon kepada masyarakat agar bisa mengerti kondisi. Kita bukan menggusur tapi ini dari masyarakat untuk masyarakat,” pungkasnya. (Sandi/R9/HR-Online/Editor-Dadang)