harapanrakyat.com,- Jelang masuk tahun politik, Pemerintah Daerah Garut, Jawa Barat, meminta jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjaga netralitas.
Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, melalui siaran pers Diskominfo Garut, yang diterima harapanrakyat.com, Jumat (9/12/2022).
Diketahui, tahun politik di Garut yang berlangsung 2023 yang tinggal menghitung hari. Garut akan menyiapkan Pilkada, karena masa jabatan Bupati Rudy Gunawan dan Wakil Bupati Helmi Budiman, diujung masa bakti periode keduanya.
Usai menerima kunjungan tim Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), Nurdin Yana meminta seluruh ASN menjaga netralitas dalam tahun politik di Pemilu 2024.
Nurdin mengatakan, bahwa itu semua sebagai persiapan menjelang dan menghadapi tahun politik 2024, yaitu pemilihan dan Pemilu.
“Sehingga nantinya ASN bersikap netral. Seperti apa yang harus ASN hindari dan lakukan,” ucapnya.
Baca Juga: ASN Kabupaten Tasikmalaya Bantah Tuduhan Selingkuh dan Palsukan Identitas
Selain itu, Nurdin Yana juga menyampaikan statistik pelaporan pengaduan masyarakat yang berkaitan dengan netralitas ASN di tahun 2020 sampai 2021.
“Kami tadi juga sampaikan beberapa poin apa yang perlu instansi pemerintah tindak lanjuti, untuk melaksanakan keputusan bersama,” ungkapnya.
Nurdin berharap, jelang tahun politik, para ASN di lingkungan Pemkab Garut bisa melaksanakan netralitas yang ada tertuang dalam Keputusan Bersama.
Oleh karena itu, pihaknya berharap ada koordinasi terus dalam menjaga ASN agar terhindar dari kemungkinan pelanggaran netralitas.
“Jadi kita berharap kedepannya terus terjalin kerja sama. Agar semua ASN tidak ada lagi yang melanggar netralitas,” harapnya.
Selain itu, ia juga berharap jelang tahun politik ini, para ASN di Kabupaten Garut memiliki pemikiran ataupun mindset sesuai dengan regulasi yang ada. Sehingga tetap dapat menjaga netralitas saat pemilu berlangsung.
“Jadi nantinya para ASN perilakunya tetap netral, seperti yang kami dan KASN minta,” pungkasnya. (Pikpik/R5/HR-Online/Editor-Adi)