harapanrakyat.com,- Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) meminta masyarakat waspada terhadap propaganda terorisme menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Kepala BNPT Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar, M.H. mengatakan, masyarakat perlu waspada terhadap propaganda ISIS dan Al-Qeda. Kedua jaringan tersebut sama-sama menyerukan aksi menjelang Nataru.
“Hal ini disebarluaskan lewat media cetak dan media sosial mereka,” ujar Boy saat menghadiri HUT The Habibie Center di Hotel Le Meridien, Rabu (7/12/2022).
Baca Juga: Pasca Insiden Ledakan Bom di Bandung, Gubernur Jabar Imbau Warga Tetap Tenang
Selanjutnya, kata Boy, masyarakat juga perlu waspada terhadap propaganda terorisme melalui aktivitas pendanaan.
Menurut Boy, pendanaan terorisme biasanya memanfaatkan bantuan atau donasi kemanusian. Momen inilah yang jadi alat propaganda untuk menarik simpati. Hal tersebut juga untuk menunjukkan eksistensinya mereka di masyarakat.
“Momen ini dimanfaatkan kelompok teror dengan menyebar video terkait bantuan. Bantun ini digunakan untuk alat propaganda untuk menarik simpatisan dan menunjukkan eksistensinya,” katanya.
Salah satu langkah mencegah radikalisme dan terorisme, BNPT melakukan kerja sama dengan seluruh unsur lapisan masyarakat. Termasuk dengan The Habibie Center.
Ketua The Habibie Center Dr.-Ing. Ilham Akbar Habibie, M.B.A. menegaskan kesiapan The Habibie Center dalam membantu BNPT menuntaskan permasalahan radikalisme dan terorisme di tanah air.
Keseriusan The Habibie Center tercermin juga dalam MoU yang sudah ditandatangani bersama BNPT.
“InsyaAllah, ini bisa kita gunakan untuk meneliti sehingga The Habibie Center bisa membantu BNPT untuk bisa sukses dengan tugas beratnya,” katanya. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)