Gerak parabola pada bidang miring adalah salah satu materi dalam ilmu Fisika. Gerak parabola memang tak hanya bisa terlihat pada bidang datar saja, melainkan juga bidang miring. Untuk mengetahui bagaimana materi dalam ilmu Fisika ini, maka Anda bisa simak pembahasan berikut.
Baca Juga: Pengertian Gerak Parabola: Karakteristik, Rumus, dan Juga Contohnya!
Mengenal Gerak Parabola pada Bidang Miring
Gerak parabola merupakan suatu gerak yang bisa membentuk sudut tertentu pada bidang horizontal. Dalam gerak parabola terdapat gaya berat atau percepatan gravitasi.
Sementara untuk gaya gesek diabaikan. Pada dasarnya, gerak parabola ini adalah perpaduan dari GLB dan GLBB.
Sesuai dengan namanya, gerak parabola ini berupa gerak dengan lintasan berbentuk parabola.
Mengenai gerak parabola pada bidang miring, berkaitan dengan besaran jarak, waktu maksimum, dan tinggi. Mengenai gerakannya, tentu bisa kita tinjau dari sepanjang bidang miring yang dilewati.
Perlu untuk Anda ketahui bahwa gerak parabola di bidang miring sebenarnya memiliki analisis sama dengan gerak parabola di bidang datar.
Dalam menganalisisnya, Anda perlu menggambar vektor kinematika. Hal ini akan memudahkan kita dalam memahami bagaimana diagram gerak parabolanya.
Dari diagram tersebut, Anda bisa mengetahui perbedaannya dengan gerak parabola di bidang datar. Adapun perbedaannya yaitu dalam gerakan parabola di bidang miring, maka diagram kartesian mengikuti bidang bendanya. Dengan begitu, gerak sumbu x tidak GLB, akan tetapi GLBB dipercepat.
Selain itu, gerak sumbu x dipengaruhi oleh percepatan. Saat benda bergerak menurun, maka akan mengalami percepatan.
Berbeda halnya apabila benda kita paksa bergerak naik mengikuti bidang miring, maka bisa mengalami perlambatan. Dengan alasan tersebut, tentu Anda bisa lebih mudah dalam membedakan gerak parabola di bidang miring dengan bidang datar.
Jenis Gerak Parabola
Selain pembahasan pada bidang miring, ada banyak jenis gerak parabola yang menarik untuk Anda ketahui. Lantas apa saja jenisnya?
Sudut Teta pada Garis Horizontal
Salah satu jenisnya ialah gerakan benda yang berbentuk parabola saat mendapatkan kecepatan awal. Gerakan ini berasal dari ketinggian tertentu dengan besaran sudut teta pada garis horizontal.
Baca Juga: Gerak Melingkar Beraturan Jadi Pembahasan Penting, Simak Ulasannya!
Arah Sejajar Horizontal
Selain sudut teta pada garis horizontal, jenis gerak parabola lainnya juga berupa arah sejajar horizontal. Gerakan benda ini juga berbentuk parabola dan mendapatkan kecepatan awal dengan ketinggian tertentu.
Contoh Gerak Parabola
Setelah mengetahui bagaimana jenis gerak parabola, ada baiknya untuk mengetahui seperti apa contohnya. Untuk contoh gerak parabola dengan sudut teta pada garis horizontal meliputi tendangan bola dari pemain sepak bola, gerakan bola basket ke ring, gerakan bola voli, sampai dengan gerakan peluru.
Kemudian untuk contoh gerak parabola dengan arah sejajar horizontal seperti halnya gerakan bom yang jatuh dari pesawat. Contoh lainnya yaitu benda yang sengaja kita lempar ke bawah melalui ketinggian tertentu.
Karakteristik Gerak Parabola
Penting untuk Anda pahami bahwa ada beberapa hal yang mampu mempengaruhi benda sehingga dapat menimbulkan gerak parabola, baik itu pada bidang miring maupun datar. Untuk memahaminya, Anda bisa cek beberapa karakteristik yang ada pada gerak parabola.
Adapun salah satu karakteristiknya yaitu sama dengan gerak jatuh bebas. Dalam hal ini, benda yang berkaitan dengan gerak parabola dipengaruhi oleh gravitasi karena mengarah ke bawah.
Karakteristik selanjutnya gerak parabola bisa muncul karena ada gaya. Sebagaimana yang kita tahu bahwa gaya merupakan penyebab benda bisa bergerak.
Saat benda kita lempar, maka fokus pada geraknya yang bebas di udara dengan pengaruh gravitasi.
Tak hanya itu saja, ada juga karakteristik lain dari gerak parabola yaitu terdapat hambatan. Hambatan ini membuat benda memiliki kecepatan awal ketika kita lempar, tembakkan, maupun tendang. Gerakan yang timbul nantinya tergantung dari gravitasi maupun hambatannya.
Baca Juga: Gerak Jatuh Bebas: Inilah Definisi, Ciri-Ciri, dan Juga Rumus Hitungnya!
Bisa kita tarik kesimpulan bahwa gerak parabola bercirikan memiliki lintasan benda seperti parabola, mempunyai kecepatan awal, geraknya di udara, dan memiliki dua dimensi yaitu sumbu x dan y. Benda yang bergerak dengan dua dimensi ini memiliki besaran vektor.
Untuk lebih mengenal bagaimana gerak parabola pada bidang miring, Anda perlu menyimak review di atas secara detail dan pastikan tak ada satu poin pun yang terlewat. Harapannya, pembahasan ini bisa menambah wawasan Anda dalam kajian ilmu Fisika. (R10/HR-Online)