harapanrakyat.com,- Masyarakat di Desa Raharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Jawa Barat, dibuat resah dengan kemunculan dua ekor monyet.
Hewan liar tersebut diduga berasal dari hutan yang berada tak jauh dari pemukiman warga.
Kepala Desa Raharja, Yayat Ruhiyat mengatakan, awalnya dua ekor monyet itu terlihat di sebuah hutan. Kemudian satu ekor monyet masuk ke pemukiman warga.
“Yang terlihat itu ada 2 ekor. Yang masuk ke pemukiman cuma 1, karena ada anak-anak main di dekat sawah jadi mungkin ngikutin,” kata Yayat Ruhiyat kepada wartawan, Rabu (7/12/2022).
Baca Juga: Kawanan Monyet dari Gunung Sindangrasa Ciamis Serbu Tanaman Palawija Milik Petani
Ia menjelaskan, karena dianggap dapat membahayakan masyarakat terutama anak-anak, warga bersama yang lainnya berusaha untuk menangkap hewan tersebut.
“Tadi coba ditangkap tapi susah, warga ada yang saran suruh ditembak saja tapi saya bilang kasihan,” jelasnya.
Damkar Kota Banjar Tangkap Monyet Liar
Kemudian, lanjut Yayat, dirinya berinisiatif meminta bantuan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Banjar, untuk menangkap monyet itu.
“Akhirnya saya tadi meminta bantuan ke Damkar buat menangkap hewan itu. Karena khawatir membahayakan warga terutama anak-anak karena kondisinya seperti kelaparan. Akhirnya yang tertangkap hanya satu ekor,” terangnya.
Menurutnya, belum pernah ada monyet yang masuk ke perkampungan. Hanya saja ia menduga hewan tersebut antara liar atau ada pemiliknya.
“Kalau di sini nggak ada yang punya, tapi nggak tahu kalau kiriman dari luar kan bisa saja. Saya juga nggak tahu itu liar atau ada yang punya, karena kalau liar pasti agresif tapi tadi mah nggak,” paparnya.
Sementara itu, Kepala UPTD Damkar Kota Banjar Aam Amijaya mengatakan, setelah berhasil ditangkap hewan tersebut akan kembali dilepasliarkan di alam yang jauh dari pemukiman warga.
“Nanti akan kita rilis ke tempat yang jauh dari pemukiman,” katanya.
Lanjut Aam, selain menangani kebakaran pihaknya juga menerima pelayanan non kebakaran, seperti melakukan evakuasi ular, mengatasi cincin macet, dan yang lainnya.
“Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan kami bisa menghubungi via telpon atau WhatsApp ke nomor 081292189579, pelayanan kami gratis,” pungkasnya. (Sandi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)