Jumat, April 4, 2025
BerandaBerita JabarAngka Penerima PKH 2022 di Garut Berkurang, Korkab Ungkap Penyebabnya

Angka Penerima PKH 2022 di Garut Berkurang, Korkab Ungkap Penyebabnya

harapanrakyat.com,- Jumlah penerima PKH di Garut tahun 2022 turun cukup signifikan dari tahun 2021. Penurunan tersebut akibat Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang tidak valid.

Berdasarkan data dari Koordinator Kabupaten (Korkab) PKH Garut, penurunan jumlah bantuan tersebut sebesar Rp Rp 21.086.600.000 

Korkab PKH Garut Aceng Khotib mengungkapkan, berdasarkan catatan SP2D tahap 4 ada 145.930 KPM. Sementara jumlah total uang terealisasi Rp 112.644.000.000.

Sementara untuk tahun 2022, pihaknya menerima laporan bahwa pada rekapitulasi tahap 4 ada 126.505 KPM, dengan jumlah uang terealisasi Rp 91.557.400.000. 

“Angka itu merupakan jumlah total penerima dari rekap SP2D tahap 1- tahap 4,” jelasnya, Selasa (20/12/22). 

Aceng mengatakan, penyebab turunya penerima bantuan akibat DTKS yang tidak sesuai, seperti data kependudukan tidak padan seperti ktp dan kartu keluarga

Bahkan, kata Aceng, ada pula faktor di nomor induk yang tidak sesuai.

Baca juga: Situ Ranca Hideung Cihurip, Surga yang Tersembunyi di Garut

“Jadi, turunnya penerima bukan karena faktor masyarakat miskin yang turun, akan tetapi karena tapi data kependudukan penyebabnya,” tambah dia.

Aceng menambahkan, proses pengajuan kelayakan KPM PKH berasal dari ajuan Desa. Sehingga desa sangat berperan mengajukan layak atau tidaknya.

Sedangkan alur proses pengajuannya, kata Aceng, perlu adanya beberapa proses. seperti mengajukan ke Dinsos, kemudian data tersebut akan koleksi dan kemudian Bupati mengajukan SK ke Kemensos sesuai data dari desa.

Adapun jumlah bansos bagi penerima PKH, perhitungannya mulai dari sekolah anak. 

“Misal di keluarga penerima ada anak SD akan menerima Rp 225 ribu. Ada anak SMP akan menerima bantuan  Rp 375 ribu, dan jika ada anak SMA akan menerima bantuan Rp 500 ribu,” tutup Aceng. (Pikpik/R6/HR-Online)

Tim SAR Temukan Wisatawan Asal Garut Terseret Arus di Pantai Pangandaran

Tim SAR Temukan Wisatawan Asal Garut Terseret Arus di Pantai Pangandaran, Ini Kondisinya

harapanrakyat.com,- Tim SAR akhirnya menemukan wisatawan asal Kabupaten Garut yang hilang terseret arus Pantai Pangandaran, Jawa Barat, Jumat (4/4/2025). Setelah dilakukan pencarian dalam kurun...
Nadin Amizah Tuai Hujatan Pasca Akui Menyesal Ikut Ajang Pencarian Bakat

Nadin Amizah Tuai Hujatan Pasca Akui Menyesal Ikut Ajang Pencarian Bakat

Nadin Amizah tuai hujatan pedas dari warganet. Ini merupakan buntut panjang pasca pengakuan Nadin yang menegaskan jika ia menyesal pernah ikut ajang pencarian bakat...
Penampakan Kepadatan Arus Balik Lebaran di Jalur Selatan Garut Hari Ini

Penampakan Kepadatan Arus Balik Lebaran di Jalur Selatan Garut Hari Ini

harapanrakyat.com,- Kepadatan arus balik lebaran di jalur selatan Garut, Jawa Barat, kembali terlihat pada Jumat (4/4/2025) pagi ini. Arus balik kendaraan dari arah Tasikmalaya,...
Aktor Senior Ray Sahetapy Meninggal Dunia Diusia 68 Tahun

Aktor Senior Ray Sahetapy Meninggal Dunia Diusia 68 Tahun

Dunia hiburan tanah air kembali berduka, aktor senior Ray Sahetapy meninggal dunia pada usia 68 tahun. Artis Indonesia legendaris ini, menghembuskan nafas terakhirnya pada...
Pria Disabilitas Asal Grobogan

Pria Disabilitas Asal Grobogan Jadi Korban Curas di Sumedang, Polisi Buru Pelaku

harapanrakyat.com,- Seorang pria disabilitas asal Grobogan, Jawa Tengah, menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) di Jalan Raya Sumedang-Subang. Tepatnya di Dusun Sela Awi, Desa...
Contraflow dan One Way

Jadwal Contraflow dan One Way Arus Balik Lebaran 2025

harapanrakyat.com,- Korlantas Polri menerapkan sistem contraflow dan one way guna mengantisipasi kepadatan kendaraan tujuan Jakarta pada arus balik Lebaran 2025. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit...