Sejarah buah tin dalam Islam tentunya sangat menarik untuk diketahui, apalagi memiliki banyak sekali manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh. Dalam Al Quran kitab umat Islam, memang mengandung kisah sejarah tentang buah tin. Buah tin yang namanya tersebut dalam Al Quran diketahui sebagai buah tanpa biji.
Buah tin memiliki nama ilmiah Ficus Carica yang memiliki bentuk bulat seperti bawang. Kulitnya berwarna ungu kehitaman dan dagingnya berwarna merah segar ketika matang.
Konon katanya, semakin hitam warna kulitnya ketika matang, maka semakin manis pula rasanya.
Buah tin bukan termasuk buah yang musiman sehingga bisa berbuah di sepanjang tahun. Pohonnya bisa tumbuh mencapai 7 hingga 10 meter dengan kayu berwarna putih halus. Sedangkan daunnya memiliki bentuk yang unik dengan 3 atau 5 lobus serta harum.
Baca Juga: Sejarah Hukum Islam di Nusantara, Ada Aturan Pidana?
Ketahui Sejarah Buah Tin dalam Islam
Pohon tin juga bisa tumbuh dengan subur dan berbuah di wilayah Indonesia. Bahkan beberapa orang mungkin juga telah membudidayakannya maupun memilikinya di rumah.
Mungkin Anda juga pernah melihat pohon tin yang tertanam di pekarangan rumah seorang warga.
Dulu penanaman pohon tin di lokasi yang tinggi, cerah, kering, dan subur. Pohon tin bisa bertahan dalam kondisi kekeringan dan iklim yang panas sekalipun. Cuaca panas dan kering menjadi habitat yang sangat cocok untuk pohon tersebut.
Meskipun begitu, sama seperti pohon lainnya, pohon tin juga memerlukan air untuk bertahan hidup. Semakin dekat pohon dengan sumber air, maka akan semakin subur pula pertumbuhannya. Karena itu pohon juga bisa tumbuh di tanah lembab dan dekat dengan sungai atau sumber air lain.
Sejarah buah tin dalam Islam merupakan pohon kebanggaan yang berasal dari tanah Arab. Manusia mengenal pohon tin sebagai pohon yang tertua dalam sejarah kemanusiaan.
Orang-orang Tunisia, Mesir Kuno, dan Yunani mengenal buah tin sebagai makanan sekaligus obat.
Awalnya pohon tin berasal dari Jazirah Arab ujung selatan, baru kemudian mulai menyebar ke Asia kecil. Misalnya ke Anatolia, Turki, Afganistan, Eropa, Suriah, hingga sampai ke India. Karena itu, pohon tin bisa kita temukan pada beberapa daerah di dunia.
Pohon tin bisa tumbuh dengan sangat rindang sehingga bisa mendinginkan lingkungan sekitarnya. Ia pun bisa menciptakan habitat yang segar bagi hewan yang berlindung di bawahnya. Karenanya pohon tin bisa menjadi tanaman hias perdu dalam halaman rumah.
Sejarah buah tin dalam Islam, namanya pernah disebutkan dalam Al Quran surat At-Tin ayat 1. Bunyinya yaitu “Wat-tīni waz-zaitụn” yang berarti “Demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun”. Ayat tersebut sebagai sumpah Allah mengenai hal-hal yang luar biasa.
Sumpah tersebut menjadi bukti bahwa buah tin memang penting dan memiliki banyak manfaat. Beberapa manfaat tersebut misalnya yaitu seperti:
Baca Juga: Kenapa Air Zamzam Tidak Pernah Kering, Ini Alasan & Khasiatnya
Melawan Kanker
Buah tin memiliki kandungan fitokimia benzaldehida yang memiliki kemampuan melawan kanker. Tin merupakan sumber senyawa bioaktif misalnya saja seperti fenolat, asam lemak, dan juga coumarin. Berbagai senyawa tersebut memiliki potensi untuk mengobati kanker kulit non-melanoma.
Selain itu, senyawa coumarin juga berguna untuk mengobati kulit dan kanker prostat. Manfaat buah tin ini tentunya sangat berguna untuk membantu menjaga tubuh dari kanker. Mengingat kanker merupakan penyakit yang cukup berbahaya bagi tubuh.
Menghentikan Wasir dan Encok
Sejarah buah tin dalam Islam juga bisa membantu menyembuhkan penyakit wasir dan juga encok. Hal tersebut tertuang dalam dalil yang dituturkan oleh Ibnu Qayyim dalam Zadul Ma’ad.
Wasir dan encok tentu sudah tidak asing di Indonesia, sebab banyak orang yang mengalaminya.
Melancarkan Pencernaan
Buah tin memiliki serat tinggi sehingga sangat bagus untuk pencernaan dan mengatur berat badan. Kemudian kandungan serat yang tinggi mampu menyerap air dan menjauhkan diri dari sembelit.
Enzim dalam tin yaitu ficin bisa mengubah memetabolisme protein menjadi asam amino yang mampu menurunkan berat badan.
Baca Juga: Kisah Rabiah bin Kaab, Tolak Menikah Demi Melayani Rasulullah
Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Kandungan kalium dalam buah tin bisa membantu mengontrol tekanan darah dalam tubuh. Karena itu, buah ini bisa turut membantu menurunkan tekanan darah tinggi atau hipertensi. Sehingga banyak orang yang memilih untuk mengonsumsi buah satu ini.
Demikianlah pembahasan sejarah buah tin dalam Islam beserta manfaatnya. Setelah mengetahuinya tentu sangat menarik untuk mencoba menanam pohonnya sendiri di rumah. (R10/HR-Online)