Peluang usaha thrifting cukup menggiurkan. Pastikan Anda tahu cara memulai usahanya agar peluang thrifting terbukti bagus. Semua peluang usaha tentu membutuhkan strategi yang tepat untuk memulainya.
Cara ini dilakukan agar Anda dapat menjalankan usaha sebaik mungkin. Namun sebelum memulai usahanya, ada baiknya Anda mengenal apa itu usaha thrifting.
Baca Juga: Peluang Usaha Hiasan Dinding Menjanjikan Berdasarkan Kreativitas
Mengenal Peluang Usaha Thrifting
Saat pandemi usaha thrifting terus menggeliat karena perekonomian yang belum juga stabil. Banyak masyarakat yang memiliki perekonomian rendah bahkan kehilangan pekerjaan.
Karena alasan ini usaha barang bekas atau thrifting justru peminatnya dari kaum muda milenial. Apalagi untuk produk fashion atau pakaian bekas.
Bisnis thrifting adalah proses jual barang bekas pakai. Mulai dari pakaian, sepatu, aksesoris, hingga barang-barang antik lainnya.
Meski barang bekas, namun harus Anda sortir terlebih dulu. Sehingga ketika menemukan kualitas yang kurang baik tentu tidak akan Anda jual kembali.
Selama pandemi hingga saat ini bisnis barang pakai memang justru naik. Sehingga membuat peluang usahanya masuk kriteria cukup menjanjikan. Bahkan kaum muda milenial menjadi salah satu konsumen yang gemar dengan barang bekas pakai.
Meski bukan baru, namun kualitas dan mereknya ternama. Menariknya lagi dengan harganya yang miring membuat siapa saja bisa membelinya.
Jika ingin menjalankan usaha thrifting sebaiknya Anda memperhatikan beberapa hal sebelumnya. Cara ini membantu mempersiapkan usaha agar tetap berjalan dengan baik dan lancar.
Baca Juga: Peluang Usaha Titip Jual Modal Kecil Keuntungan Menjanjikan
Mengetahui Modal yang Harus Disiapkan
Mengetahui jika peluang usaha thrifting cukup bagus, tidak ada salahnya jika Anda mencoba mengikuti bisnis yang satu ini. Sama seperti jenis usaha pada umumnya thrifting juga membutuhkan modal.
Namun Anda tidak perlu takut, sebab kini usaha yang satu ini hanya membutuhkan modal kecil. Meski dengan modal sedikit, namun Anda bisa meraup keuntungan cukup besar.
Sebenarnya untuk barang sisa pakai tidak memiliki patokan harga. Sehingga bagi Anda yang ingin mencoba thrifting shop atau jual pakaian bekas, maka membelinya yaitu dengan cara kodi atau per karung.
Harganya berkisar Rp 1 jutaan. Sehingga dapat Anda perkirakan jika satu karung tentu terdapat banyak sekali pakaian acak. Namun sayangnya tidak semua barang layak untuk dijual kembali.
Ada yang mengalami kerusakan sehingga tidak akan laku jika Anda jual. Untuk itu, siapkan modal dan pilih jenis pakaian secara tepat agar menghasilkan keuntungan.
Meski modal kecil, namun jika Anda bisa menentukan pemilihan barang secara tepat bisa memperoleh keuntungan besar.
Menentukan Harga Jual
Setelah mengetahui modal untuk menjalankan usaha thrifting pastikan bisa menentukan harga jual per satuannya. Pastikan tahu harga yang harus dibayar dalam pembelian pakaian per karungnya.
Setelah itu, hitung per karung terdapat beberapa item yang bisa Anda jual kembali. Pada umumnya harga baju per item tidak lebih dari Rp 100 ribu.
Jika dalam satu karung terdapat 50 item baju yang bisa terjual tentu Anda akan memperoleh omset hingga Rp 2,5 juta.
Sehingga untung bersih yang bisa Anda dapatkan dari pembelian satu karung yaitu Rp 1 juta. Dengan adanya perhitungan seperti ini menandakan jika peluang usaha thrifting begitu menggiurkan.
Baca Juga: Bisnis Open Trip, Semakin Sukses dengan Tips yang Tepat
Cara Memulai Bisnis Thrifting
Mengingat peluang usaha thrifting cukup bagus, tidak ada salahnya jika Anda mencoba ikut memulai usahanya. Namun sebelum memulai usaha tersebut pastikan memiliki modal dan strategi yang cukup.
Berikut ini ada beberapa faktor penting yang perlu diketahui sebelum menjalankan usaha thrifting.
- Menentukan produk usaha menjadi salah satu hal penting yang perlu Anda jadikan patokan. Menentukan produk harus dimulai dengan mengetahui konsumen yang akan Anda jadikan target.
- Harga juga menjadi hal penting ketika menjalankan usaha thrifting. Berikan harga yang sewajarnya saja, sebab pakaian bekas biasanya memiliki harga cenderung lebih murah.
- Lokasi berjualan harus strategis agar dapat dilihat oleh masyarakat luas. Jika ada modal yang dimiliki tidak ada salahnya menyewa ruko atau berjualan via online.
- Lakukan promosi dengan baik dan cermat. Menjadi seorang pengusaha thrifting memang harus cerdas dalam melakukan promosi, bisa melakukan promosi melalui media sosial. Buat promo dan diskon untuk dapat menarik konsumen lebih banyak.
Jika dilihat dari permintaan dan minat masyarakat yang tinggi akan pakaian bekas membuat peluang usaha thrifting cukup menjanjikan. Namun pastikan siapkan modal dan ketahui cara memulai usaha tersebut. (R10/HR-Online)