Selasa, April 1, 2025
BerandaBerita NasionalKasus Polio Tipe 2 di Indonesia, Kemenkes Umumkan Status KLB

Kasus Polio Tipe 2 di Indonesia, Kemenkes Umumkan Status KLB

Kasus polio tipe 2 menjadi kejadian luar biasa (KLB) di Indonesia. Hal itu setelah Kemenkes mengumumkan adanya laporan polio dari Provinsi Aceh. Apalagi Indonesia merupakan negara ke-16 yang melaporkan adanya temuan polio. 

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI Maxi Rein Rondonuwu menyatakan KLB setelah adanya temuan kasus tersebut di Pidie, Aceh.

Baca juga: Cara Penularan Virus Marburg Cukup Mudah, Berisiko Kematian!

Dalam konferensi pers secara daring, Maxi menyebut jika setiap ada pengumuman temuan polio, maka pemerintah menetapkan status KLB. 

“Selain Indonesia, negara lain yang juga melaporkan temuan polio tipe dua antara lain Yaman, Kongo, Nigeria, Central African Republic, Somalia, Ghana, Niger, Chad, Amerika Serikat, Algeria, Mozambik, Eritrea, Togo, dan Ukraina,” katanya, Sabtu (19/11/22).

Indonesia Pernah Bebas Kasus Polio

Maxi mengatakan, Indonesia pernah mendapat sertifikat bebas polio pada 2014 lalu.

Berdasarkan laman resmi Kemenkes, virus polio adalah virus yang termasuk dalam golongan Human Enterovirus yang bereplikasi di usus dan dikeluarkan melalui tinja.

Penyakit ini dapat menyebabkan kelumpuhan akibat infeksi virus dan merusak neuron motorik di tanduk anterior sumsum tulang belakang.

Polio dapat menyerang pada usia berapa pun, tetapi polio umumnya menyerang anak-anak di bawah usia lima tahun.

Masyarakat patut waspada, karena 90% orang yang terinfeksi tidak memiliki gejala, atau gejala yang sangat ringan dan biasanya banyak yang tidak menganalinya. 

Pada kondisi lain, gejala awal polio yaitu demam, kelelahan, sakit kepala, muntah, kekakuan di leher dan nyeri di tungkai.

Penyakit polio menyebar melalui kontak orang ke orang (melalui droplet). Ketika ada orang yang terinfeksi virus polio liar, virus masuk ke dalam tubuh melalui mulut dan berkembang biak di usus. 

Perkembangan penyakit ini sangat pesat terutama pada lingkungan dengan sanitasi buruk.

Salah satu pencegahannya adalah dengan melakukan imunisasi polio lengkap pada anak-anak.

Selain itu, pencegahan kasus polio tersebut dengan mengantisipasi pencemaran lingkungan (fecal-oral), dan pengendalian infeksi dengan menerapkan buang air besar di jamban dan mengalirkannya ke septic tank. (Revi/R6/HR-Online)

Rekomendasi wisata sumedang

5 Rekomendasi Wisata Sumedang yang Cocok untuk Berlibur Bersama Keluarga

Rekomendasi wisata Sumedang, Jawa Barat pada momen libur lebaran idul fitri tak boleh terlewatkan. Apalagi Kabupaten Sumedang memiliki banyak objek wisata yang cukup menarik...
Remisi khusus warga binaan

321 Warga Binaan Lapas Banjar Dapat Remisi Khusus Idul Fitri, 5 Langsung Bebas

harapanrakyat.com,- Sebanyak 321 warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Kota Banjar, Jawa Barat, mendapat remisi khusus pada momen perayaan hari raya...
Tingkatkan Persaudaraan

Bupati Sumedang Ingatkan Masyarakat Momentum Idul Fitri Tingkatkan Persaudaraan untuk Bangun Daerah

harapanrakyat.com,- Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momen hari raya idul fitri ini untuk meningkatkan persaudaraan. Selain itu, pihaknya juga mengingatkan...
Tradisi Menerbangkan Balon Raksasa

Tradisi Menerbangkan Balon Raksasa Berbahan Kertas Jadi Daya Tarik Sendiri Warga Garut

harapanrakyat.com,- Tradisi unik menerbangkan balon raksasa terbuat dari kertas di setiap hari raya Idul Fitri, masih menjadi daya tarik warga Garut, Jawa Barat. Ratusan...
Parkir Ganda

Minimalisir Parkir Ganda dan Pungli di Pantai Pangandaran, Begini Langkah Pemerintah

harapanrakyat.com,- Untuk meminimalisir parkir ganda di kawasan objek wisata Pantai Pangandaran, PT. Garuda General Service yang menjadi vendor pengelolaan parkir terus melakukan pembenahan. Bahkan,...
Ular Bertaring Tiga, Mutasi Langka yang Makin Berbahaya

Ular Bertaring Tiga, Mutasi Langka yang Makin Berbahaya

Ular selalu punya cara mengejutkan dunia. Kali ini, ada seekor ular yang bikin heboh karena memiliki tiga taring berbisa. Mutasi ular bertaring tiga ini...