Investasi low risk high return menjadi strategi yang baik untuk dilakukan. High return menunjukkan keberhasilan dan low risk menjadi risiko investasi. Investasi rendah risiko dengan keuntungan tinggi.
Namun semua jenis investasi tergantung dari investor dan strategi yang digunakan. Lantas apa saja yang bisa dijadikan pilihan. Berikut ulasan selengkapnya.
Baca Juga: Strategi Investasi Berbasis ESG, Investor Wajib Memahaminya
Pentingnya Strategi Investasi Low Risk High Return
Dalam dunia investasi memilih jenis instrumen dan strategi yang Anda gunakan menjadi peran penting. Ada banyak metode pengambilan keputusan yang bisa investor lakukan. Mulai dari teknikal, fundamental, atau algoritma market maker.
Apapun pilihan metode yang Anda ambil dalam menjalankan investasi tentu strategi menjadi hal penting untuk membantu berjalan investasi menjadi berhasil dan menguntungkan.
Seperti tujuan investasi yaitu untuk mendapatkan keuntungan dan manfaatnya sesuai kebutuhan mendatang. Untuk itu, sebelum berinvestasi perlu dilakukan yang namanya strategi.
Meski banyak yang mengatakan high risk high return, namun anggapan low risk high return justru bisa terbukti. Hal ini bertujuan agar kegiatan investasi yang Anda inginkan dapat berhasil sesuai harapan.
Baca Juga: Pengertian Pembiayaan Investasi, Tujuan dan Jenisnya
Beberapa Jenis Investasi Aman dan Menguntungkan
Masih banyak investor yang beranggapan jika semakin tinggi risiko maka keuntungan tinggi pula atau dengan istilah high risk-high return. Padahal ada juga investasi yang memiliki risiko rendah dan keuntungan tinggi.
Investasi low risk high return bisa Anda lakukan jika tepat memilih strateginya dalam menjalankan investasi. Berikut ini ada pilihan investasi yang aman dengan risiko rendah, namun tinggi keuntungannya, antara lain:
- Logam mulia atau emas dengan nilai yang relatif stabil dan justru terus naik dari tahun ke tahun. Modal yang Anda butuhkan relatif terjangkau.
- Properti juga menjadi investasi low risk high return yang bisa dijadikan pilihan. Anda bisa memilih properti dalam bentuk rumah, toko, tanah, atau apartemen.
- Reksadana menawarkan keuntungan tinggi dan tetap likuid. Instrumen investasi aman dan menguntungkan dengan catatan tahu cara menempatkannya.
- Deposito mirip dengan tabungan berjangka, sehingga dapat menyimpan uang sesuai jangka waktu yang diinginkan.
- Obligasi juga instrumen yang aman apalagi pemerintah yang menerbitkannya dalam bentuk Obligasi Ritel Indonesia. Memiliki tingkat pengembalian investasi relatif tinggi daripada deposito.
Baca Juga: Investasi Sukuk Ritel ST009 Sudah Terbit, Imbal Hasilnya 6,15 Persen
Kenali Jenis Investasi Sebelum Memulai
Investasi dengan minim risiko memang strategi yang membantu keberhasilan. Namun seperti yang dikatakan sejak awal jika tidak semua jenis investasi cocok dan mampu menghasilkan keuntungan sesuai yang diharapkan.
Untuk itu, sebagai calon investor sebaiknya mengetahui dulu jenis instrumen yang tepat. Setelah itu, cari tahu risiko dan keuntungan yang kemungkinan Anda peroleh. Bahkan penentuan strategi investasi akan membantu menjalankan kegiatan tersebut.
Sebab, investasi ada yang tinggi risiko tinggi pula keuntungannya. Namun dengan menentukan strategi terbaik investasi akan berjalan dengan baik pula. Salah satunya dengan mengandalkan strategi investasi low risk high return. (R10/HR-Online)