Diameter knalpot racing tentunya memiliki perbedaan dengan ukuran knalpot standar yang biasanya ada pada sepeda motor. Perbedaan diameter knalpot standar dan racing juga bisa Anda lihat dengan jelas. Sebab, kedua jenis knalpot motor tersebut memang berbeda dan penggunaannya pun juga berbeda.
Knalpot merupakan salah satu bagian sepeda motor yang memiliki peran cukup penting. Komponen motor yang satu ini berfungsi sebagai saluran pembuangan sisa pembakaran dalam mesin sepeda motor. Selain itu, knalpot memiliki beberapa fungsi lain yang berkaitan dengan mesin motor itu sendiri.
Baca Juga: Sound Booster Motor, Ini Cara Memasangnya Sendiri di Rumah
Diameter Knalpot Racing, Berbeda dengan Ukuran Standar
Terdapat dua jenis knalpot yang biasa ada pada sepeda motor, yaitu knalpot racing dan standar. Keduanya memiliki perbedaan yang cukup jelas, apalagi jika Anda lihat dari segi suaranya. Knalpot racing memiliki suara yang bising dan sering mengganggu orang lain.
Namun, meskipun begitu banyak orang yang tetap memilihnya, sebab menganggapnya lebih keren.
Kemudian knalpot standar suaranya lebih kecil dan tidak terlalu mengganggu pendengaran. Banyak juga orang yang memilih menggunakan knalpot ini sebab lebih nyaman dan aman.
Knalpot racing memiliki diameter leher lebih kecil daripada ukuran knalpot standar. Sebab, knalpot standar memiliki 2 hingga 3 lapisan untuk konsumen protek. Lapisan tersebut berfungsi sebagai peredam panas yang bisa muncul.
Baca Juga: Pelindung Panas Knalpot Motor, Ketahui Manfaatnya!
Perbedaan Knalpot Racing dan Standar
Perbedaan knalpot racing dan standar bisa kita lihat dari struktur dasarnya. Struktur dasar tersebut meliputi ada atau tidaknya tabung yang menghubungkan antara mesin dan bagian header. Knalpot standar menggunakan tabung untuk mengalirkan gas sisa pembakaran.
Sedangkan versi racing tidak menggunakan tabung, namun menggunakan header berbahan galvanis. Hal tersebut yang membuat mengapa suaranya bisa terdengar menjadi lebih nyaring.
Knalpot racing juga tidak menggunakan glasswool yang berfungsi membuat suara knalpot lebih halus.
Pada knalpot standar, ukurannya sesuai kebutuhan motor sehingga bisa berfungsi dengan baik dan nyaman.
Ukuran tersebut pun untuk mempertimbangkan kenyamanan pengguna dan performa motor. Misalnya untuk meminimalisir gas sisa pembakaran serta suara yang knalpot hasilkan.
Diameter knalpot racing juga akan berpengaruh pada suara dan juga performa motornya. Diameter header hingga pipa galvanis yang ada dalam knalpot pun sudah diatur sedemikian rupa.
Tujuannya yaitu agar knalpot bisa menghasilkan suara yang, enak namun tidak mengurangi performanya.
Motor dengan knalpot jenis racing memiliki performa yang lebih baik daripada jenis standar. Performa motor terutama bagian atas akan terasa lebih baik sebab tenaga yang terdongkrak.
Sedangkan motor dengan knalpot standar performa mesinnya menjadi kurang maksimal. Sebab gas buang banyak tersaring, sehingga menimbulkan tekanan balik pada mesin dalam knalpot.
Sedangkan knalpot racing tidak memiliki penyaring gas sisa pembakaran karena langsung terbuang. Oleh sebab itu, performa motor dengan knalpot racing menjadi terasa lebih baik lagi.
Kelebihan Menggunakan Knalpot Racing
Menggunakan knalpot racing juga memiliki kelebihan tersendiri yang menguntungkan. Misalnya yaitu knalpot racing mampu mendongkrak tenaga dari putaran atas hingga bawah. Kemudian juga berfungsi sebagai speaker dari deru mesin 2 silinder.
Suara knalpot racing juga lebih keras sehingga memberikan kesan yang lebih keren. Selain itu, suaranya yang keras juga bisa menarik lebih banyak perhatian orang-orang. Namun tentu suaranya juga bisa mengganggu masyarakat maupun pengguna sepeda motor lain.
Baca Juga: Cara Membuat Knalpot Ngebas Halus, Anti Berisik!
Kekurangan Menggunakan Knalpot Racing
Meskipun memiliki beberapa kelebihan, namun menggunakan diameter knalpot racing juga memiliki kekurangan.
Kekurangan tersebut tentunya juga harus Anda perhatikan, sebab bisa memberikan dampak buruk. Seperti yang telah disebutkan, suara knalpot racing bisa mengganggu pengendara lainnya.
Kemudian knalpot racing juga tidak aman jika bertemu polisi, sebab bisa tertangkap. Sehingga saat menggunakan knalpot racing Anda harus selalu waspada dan berhati-hati.
Sebab jika sampai Anda tertangkap polisi, tentu Anda bisa mendapat beberapa masalah. Misalnya Anda harus mengganti knalpot racing dengan knalpot standar. Selain itu, Anda pun juga bisa mendapatkan berbagai masalah lain yang bisa merugikan Anda.
Nah, itulah beberapa kelebihan dan kekurangan menggunakan diameter knalpot racing. Dengan kelebihan dan kekurangan tersebut, tentu Anda harus memikirkan dengan benar ketika akan memasangnya. (R10/HR-Online)