Tren kecantikan skinimalism semakin banyak digemari sejak kemunculannya di tahun 2021 lalu. Sesuai namanya, rutinitas satu ini hanya menggunakan produk perawatan kulit seminimal mungkin. Tujuannya adalah merangkul ketidaksempurnaan pada kulit kita sebagai kecantikan yang sejati.
Maraknya penggunaan filter di sosial media tentu membuat orang-orang lelah dengan standar kecantikan yang tidak realistis. Padahal penampakan tekstur, pori-pori, noda, dan perbedaan warna kulit adalah bagian dari diri kita.
Sudah saatnya menghentikan rangkaian skincare yang rumit, karena terlalu banyak produk hanya akan menambah masalah baru.
Baca Juga: Cantik Tanpa Makeup, Ini Rumus Skincare yang Paling Penting
Gerakan tren kecantikan skinimalism berawal dari mengurangi jumlah produk yang kita gunakan sehari-hari.
Dengan memilih produk-produk utama yang bekerja, maka kamu akan menampilkan kilau alami dari kulit sehat. Rutinitas yang dijalankan pun hanya melibatkan tiga produk yakni pembersih, pelembab, dan sunscreen.
Tren Kecantikan Skinimalism, Perawatan Seminimal Mungkin
Jika ingin menerapkan perawatan kulit seminimal mungkin, langkah-langkah di bawah ini bisa kamu terapkan sebagai bagian dari rutinitas.
Membersihkan Wajah
Memastikan kulit dalam kondisi yang bersih adalah langkah awal dalam skincare. Dalam menerapkan tren kecantikan skinimalism, pilih pembersih wajah dengan pH rendah.
Alasannya karena saat basah, kulit kita berada dalam pH rendah sehingga menggunakan pembersih formula lembut akan meminimalisir iritasi.
Beberapa produk pembersih cenderung mengakibatkan kulit kering setelah selesai mencuci wajah.
Tak jarang kita merasa kan ada sensasi ketarik-tarik atau wajah kaku akibat kelembaban alami yang terganggu. Akibatnya, kita pun terdorong untuk menggunakan pelembab lebih banyak.
Jika memilih sabun wajah pH rendah, kelembaban alami kulit tetap terjaga. Kita bisa mengangkat kotoran tanpa membuat kulit jadi kering. Oleh karena itu, tren skinimalism mengharuskan produk pembersih wajah dengan formula gentle pH balance.
Menggunakan Pelembab
Pelembab atau moisturizer berfungsi untuk menjaga kelembaban kulit agar tidak kering dan mengontrol produksi sebum.
Anggapan yang mengatakan bahwa kulit berminyak tidak butuh pelembab adalah keliru. Karena kulit yang mengalami dehidrasi akan terdorong memproduksi minyak lebih banyak.
Baca Juga: Cantik Tanpa Makeup, Ini Rumus Skincare yang Paling Penting
Tren kecantikan skinimalism mengajak kita untuk memilih pelembab yang menjaga skin barrier.
Apabila skin barrier terjaga, kulit akan tetap lembab dan terhindar dari berbagai masalah. Penggunaan pelembab yang tepat juga berperan penting dalam mencegah timbulnya kerutan.
Selain itu, beberapa merek menawarkan pelembab untuk menghilangkan jerawat dan mencerahkan kulit. Jika kamu sudah cocok dengan satu merek, tidak ada salahnya membeli kemasan besar untuk jangka panjang.
Langkah ini terhitung lebih hemat karena tidak perlu mengeluarkan uang lagi di bulan-bulan berikutnya.
Rajin Pakai Sunscreen
Sunscreen atau tabir surya adalah jenis perawatan kulit yang tidak boleh kita lewatkan. Mengingat iklim di Indonesia termasuk wilayah tropis, indeks UV dari sinar matahari lumayan tinggi. Apalagi penelitian menunjukkan bahwa sinar matahari juga bisa memicu kanker kulit.
Setelah memakai pelembab, gunakan sunscreen dengan perlindungan SPF 30 ke atas. Sinar matahari juga bisa menembus kaca dan jendela, sehingga kamu tetap perlu memakai sunscreen meski hanya di dalam rumah.
Sunscreen bisa menghindarkan kamu dari pengelupasan, kemerahan, gatal-gatal, hingga kulit terbakar akibat paparan sinar matahari.
Baca Juga: Skincare Multi Balm, Produk yang Lagi Trend di Drakor
Pertahankan Produk yang Bekerja
Tren kecantikan skinimalism tidak hanya berfokus dari mengurangi jumlah produk, tapi juga mempertahankan produk yang benar-benar bekerja.
Mengingat kebutuhan setiap orang berbeda-beda, tentu kamu tetap boleh menggunakan satu atau dua serum yang bekerja.
Selama produknya memberikan hasil nyata, tetaplah gunakan itu sebagai bagian dari rutinitas skincare.
Banyak orang tergoda membeli skincare viral karena terpengaruh sosial media. Perjalanan menemukan skincare yang tepat memang tidak mudah, namun butuh pertimbangan sebelum membeli produk baru.
Berkomitmen pakai skincare sampai habis adalah bagian dari meminimalkan perawatan kulit alih-alih menimbun barang.
Hemat Budget dan Waktu
Tujuan akhir dari penerapan tren kecantikan skinimalism adalah menghemat uang dan waktu. Dengan berfokus membeli produk-produk utama yang memenuhi kebutuhan, maka kamu pun akan terhindar dari pengeluaran yang tidak perlu. Sepuluh ribu yang tidak kita gunakan bisa menjadi satu juta apabila terakumulasi.
Oleh karena itu, skinimalism sangat erat kaitannya dengan konsep minimalis yang hanya mengandalkan sedikit barang dalam kehidupan.
Berkat langkah-langkahnya yang sederhana, kesadaran untuk merawat kulit semakin tinggi, termasuk kaum laki-laki yang memiliki pergerakan serba cepat. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)