Planet kerdil Eris akan tampak dalam waktu dekat. Bumi akan berada di antara Eris si planet kerdil dan Matahari. Oleh karena itu, pengamatan planet ini akan lebih mudah karena penampakannya akan lebih jelas.
Memasuki bulan Oktober, akan ada sederet fenomena luar angkasa yang menanti. Salah satunya yang tergolong sangat langka adalah penampakan dari Eris.
Eris sendiri merupakan planet terkecil yang ada di Tata Surya. Planet ini bahkan jauh lebih kecil daripada Pluto.
Baca Juga: Penemuan Planet Kaya Karbon dan Banyak Berlian, Apakah Layak Huni?
Mengenal Planet Kerdil Eris
Ukuran planet di Tata Surya tentunya sangat beragam. Jika contoh planet raksasa di Tata Surya adalah Jupiter, maka planet kecilnya adalah Eris.
Ya, sejak para astronom menemukan keberadaan Eris sekitar tahun 2005 lalu, Pluto sudah kehilangan julukannya sebagai planet terkecil yang ada di sekitar Tata Surya.
Sebenarnya ukuran dari Eris pun sama seperti Pluto. Bahkan mereka sempat mempertimbangkan apakah Eris bisa menjadi planet ke-10 di Tata Surya atau tidak.
Namun, akhirnya para astronom memutuskan untuk memberikan Eris julukan planet kerdil dan menurunkan status Pluto pada tahun 2006.
Baca Juga: Dugaan Ada Planet Kesembilan, Fakta Tentang Tata Surya yang Misterius
Fenomena Planet Eris di Bulan Oktober
Selama ini para astronom melakukan penelitian planet Eris dengan menggunakan bantuan teleskop luar angkasa canggih. Jarak planet ini sebenarnya cukup jauh dari Bumi.
Akan tetapi, di bulan Oktober 2022 ini akan terjadi sebuah fenomena yang tidak biasa. Eris akan terlihat cukup dekat dari Bumi.
Sebagai planet kerdil, Eris akan mengelilingi Matahari setiap 559 tahun sekali. Pada saat itu terjadi, Bumi akan berada di antara Eris dan juga Matahari.
Sebagai informasi, Eris memiliki permukaan reflektif yang besar. Hal ini membuat planet Eris menjadi objek besar tercerah kedua di Tata Surya setelah bulan Saturnus, Enceladus.
Sehingga, planet ini akan nampak di Bumi. Fenomena planet Eris ini akan terjadi pada 18 Oktober 2022 mendatang.
Baca Juga: Penemuan Planet Kepler-1649c, Serupa dengan Bumi
Di Mana Letak Planet Eris?
Sama seperti kebanyakan planet kerdil yang sudah teridentifikasi, Eris terletak di Sabuk Kuiper. Sabuk Kuiper ini mengelilingi Tata Surya bagian luar.
Tetapi, planet Eris terletak lebih jauh dari Pluto. Sehingga, lintasan mereka untuk mengelilingi Matahari bahkan 3 kali lebih jauh.
Seperti yang disebutkan sebelumnya, planet ini membutuhkan waktu hingga 559 sampai 561 tahun untuk melakukan perjalanan mengelilingi Matahari. Meski Eris berotasi setiap 25 jam sekali, lama harinya sangat mirip seperti satu hari di Bumi.
Menariknya, meskipun memiliki ukuran yang kecil, tetapi planet Eris juga memiliki satu buah bulan. Bulan tersebut bernama Dysnomia. Ia ditemukan tidak lama setelah penemuan Eris.
Pada 18 Oktober mendatang adalah hari bersejarah karena Eris berada di jarak terdekatnya dengan Bumi dan juga Matahari. Permukaannya yang reflektif akan membuat planet kerdil Eris dapat terlihat dengan cukup jelas. Jangan sampai ketinggalan! (R10/HR-Online)