Penemuan fosil burung terbesar di dunia menakjubkan. Fosil burung terbesar di dunia ini mengungkap fakta baru. Adapun fosil yang berhasil para ilmuwan temukan adalah sepasang kaki.
Apa yang sebenarnya terjadi di zaman purba merupakan sebuah misteri besar. Hingga saat ini tidak ada yang mengetahui spesies apa yang sebenarnya hidup di zaman dulu.
Namun satu per satu mulai terungkap dengan penemuan fosil yang luar biasa. Seperti yang baru saja terjadi ini. Ilmuwan menemukan sepasang fosil kaki dari burung terbesar di dunia.
Baca Juga: Penemuan Fosil Dinosaurus Berlapis Baja di Selatan Argentina
Penemuan Fosil Burung Terbesar di Dunia di Australia
Anda pastinya terbiasa melihat burung saat ini yang memang memiliki bentuk dan ukuran tubuh norma. Namun, apa jadinya jika ada burung dengan ukuran raksasa?
Tim peneliti baru saja menemukan sepasang fosil kaki yang menandakan burung terbesar yang pernah teridentifikasi di bagian tengah pedalaman Australia.
Dengan penemuan fosil terbaru, maka para peneliti dapat mengungkap fakta mengejutkan yang hewan yang hidup di masa lampau ini.
Hewan yang memiliki ukuran tubuh tidak biasa ini masuk ke dalam Dromornis Stirtoni atau Thunderbird Stirton. Para peneliti percaya bahwa hewan ini masih memiliki hubungan dekat dengan unggas seperti bebek dan juga ayam.
Baca Juga: Penemuan Fosil Rhamphorhynchoid, Dimakan Ikan Aspidorhynchus
Memiliki Ciri-Ciri Aneh
Hal yang membingungkan dari fosil ini adalah memiliki cici-ciri aneh. Secara penampilan, hewan besar ini tampak tidak biasa.
Pada bagian kepalanya, hewan besar ini memiliki paruh besar yang menjorok keluar. Tengkoraknya juga berukuran cukup kecil pada tubuh yang mencapai tinggi 3 meter atau sekitar 10 kaki.
Menurut perkiraan, berat hewan ini dapat mencapai setengah ton ketika sudah mencapai waktu dewasanya.
Karena bentuk badannya yang cukup besar, burung jenis Dromornis Stirtoni ini tidak dapat terbang seperti yang lainnya. Tidak heran jika penemuan ini menjadi titik terang untuk para peneliti mengetahui bagaimana hewan tersebut hidup di masa lalu.
Melihat dari bentuk penemuan fosil burung terbesar di dunia ini, Adam Yates sebagai ahli paleontologi dan kurator ilmu Bumi di Museum dan galeri seni Northern Territory, yakin bahwa Dromornis Stirtoni satu ini terkubur secara utuh.
Baca Juga: Penemuan Fosil Cephalopoda, Diperkirakan Berusia 522 Juta Tahun
Hidup Sekitar 25 Juta Tahun Lalu
Setelah melakukan penelitian, catatan fosil menunjukan burung Dromornis Stirtoni ini hidup sekitar 25 juta tahun yang lalu.
Jika melihat dari penemuan sebelumnya, para peneliti yakin burung terbesar di dunia ini merupakan penjelajah tinggi pada ekosistem kering.
Kemudian secara garis besar, sebenarnya hewan ini memiliki penampakan yang mirip unta.
Meski hidup di iklim kering, tetapi pada saat akhir zaman Miosen Australia terjadi kekeringan yang justru membuat hewan bertubuh besar ini tidak mampu bertahan dan akhirnya punah.
Sayangnya penemuan fosil burung terbesar di dunia kali ini baru berupa sepasang kaki. Peneliti masih kesulitan mencari sisa tubuh lainnya, kemungkinan berada di lokasi yang sama. (R10/HR-Online)