Mengapa Uranus berwarna biru menjadi pertanyaan umum. Tentu saja alasan mengapa Uranus bisa berwarna biru dapat dijelaskan secara ilmiah. Sebelum itu, perlu Anda ketahui bahwa Uranus adalah salah satu dari planet es raksasa.
Uranus dan Neptunus adalah dua planet Tata Surya tetangga Bumi. Hanya saja jarak mereka dengan Bumi sangatlah jauh.
Itu karena kedua planet tersebut berada di ujung Tata Surya. Mereka jauh dari Matahari sehingga suhunya sangat dingin.
Baca Juga: Jupiter Melindungi Bumi dari Kehancuran? Simak di Sini!
Ternyata Ini Alasan Mengapa Uranus Berwarna Biru!
Setiap planet pastinya memiliki karakteristik atau ciri khas mereka sendiri. Karakteristik tersebutlah yang membedakan antara planet satu dengan yang lainnya.
Seperti planet raksasa es Tata Surya, Uranus. Planet ini terkenal karena suhunya yang sangat dingin dan penuh dengan es.
Selain itu, ciri khas atau karakteristik dari planet ini adalah berwarna biru jika terlihat dari luar. Warna biru ini juga ada pada Neptunus.
Hal itu mengindikasikan bahwa ada dua komposisi yang sama di dalam dua planet tersebut.
Baca Juga: Asal Mula Cincin Planet Saturnus Muncul Akhirnya Terungkap!
Kandungan Metana dan Hidrogen Sulfida
Planet Uranus memiliki warna biru muda yang lebih pucat daripada Neptunus. Para peneliti akhirnya mencoba menemukan alasan mengapa Uranus berwarna biru ini.
Ternyata, warna biru pada planet Uranus adalah karena kandungan hidrogen sulfida dan juga metana di dalam atmosfer planet ini.
Planet Uranus bahkan memiliki metana yang lebih tebal dua kali lipat daripada metana di atmosfer Neptunus. Kemudian metana tersebut akan bercampur dengan partikel hidrogen sulfida yang membeku.
Penyatuan antara metana dan hidrogen sulfida ini pada akhirnya menjadikan es yang tipis pada permukaan Uranus. Sehingga, terciptalah warna biru muda dari planet ini.
Baca Juga: Warna Asli Planet Mars Bukanlah Merah? Ini Penjelasannya!
Uranus Memiliki Asap Kabut yang Tebal
Penelitian terhadap planet es raksasa ini sudah berlangsung sejak lama. Tenutnya penelitian hanya menggunakan pesawat luar angkasa tanpa awak atau melalui teleskop.
Hasil penelitian selama ini menunjukkan bahwa Uranus adalah planet yang aneh. Planet ini memiliki sedikit atau bahkan tidak ada panas internal untuk melengkapi sinar Matahari.
Hal inilah yang membuatnya menjadi planet dengan atmosfer paling dingin di Tata Surya, bahkan melampaui Neptunus.
Sementra itu, sering terjadi badai di Uranus. Untuk studi baru, para astronom menggunakan beberapa observatorium untuk mencakup panjang gelombang ultraviolet , inframerah-dekat, dan tampak.
Dari penelitian tersebut, terlihat bahwa Uranus juga memiliki lapisan kabut yang sangat tebal. Ini karena atmosfer planetnya bergerak dengan lebih lambat.
Para ilmuwan akhirnya menduga bahwa lapisan tengah inilah yang menghasilkan bintik-bintik gelap di planet Uranus dan juga Neptunus.
Jadi, sebenarnya alasan mengapa Uranus berwarna biru adalah karena terjadi pembiasan cahaya di atmosfer mereka. Warna biru ini juga ada di planet Neptunus yang juga merupakan raksasa es. (R10/HR-Online)