Fungsi jaringan epitel sangatlah beragam. Jaringan epitel pada tubuh manusia tidak hanya memiliki satu fungsi saja. Nyatanya dalam anatomi tubuh, jaringan ini memegang peranan yang cukup penting.
Bahkan tidak hanya satu, jaringan ini memiliki beberapa kegunaan. Itu karena jaringan ini berbeda dengan organ dalam tubuh lainnya.
Baca Juga: Sistem Saraf Otonom, Cara Kerja, Fungsi, dan Jenisnya!
Jaringan epitel tidak hanya berada di satu tempat saja. Melainkan ada di beberapa bagian pada tubuh manusia dengan fungsi yang berbeda-beda sesuai dengan letak mereka.
Fungsi Jaringan Epitel Manusia dan Jenisnya
Tubuh manusia terbentuk atas sistem yang sangat luar biasa. Salah satu organ tubuh manusia yang paling besar dan sangat penting adalah kulit.
Keberadaan kulit adalah untuk melapisi semua organ yang ada di dalam tubuh. Kulit membantu manusia merasakan berbagai rasa atau sensasi di sekitar.
Kemudian, kulit juga mengeluarkan keringat agar dapat mengatur suhu tubuh dan juga mengeluarkan racun di dalamnya.
Sedangkan kulit memiliki sebuah lapisan yang bernama jaringan epitel. Ini merupakan lapisan tipis yang melapisi kulit dengan fungsi yang beragam.
Pengertian Jaringan Epitel
Sebelum membahas fungsi jaringan epitel, lebih baik Anda mengetahui definisi atau pengertian terlebih dahulu dari jaringan ini.
Jaringan epitel atau epithelium adalah salah satu jenis dari dasar jaringan selain jaringan otot, jaringan saraf, dan juga jaringan ikat.
Jaringan epitel ini tidak memiliki saraf atau pembuluh darah dan jaringan ikat yang mendukung dalam menyikat atau menyokong jaringan lainnya.
Adanya jaringan ikat yang mendukung jaringan epitel terkenal dengan sebutan membran basal.
Baca Juga: Fungsi Sel Schwann dan Cara Menjaga Kesehatan Sistem Saraf
Peran jaringan epitel ini bukan hanya untuk melapisi organ tubuh manusia. Melainkan juga beberapa fungsi lainnya.
Fungsi dari Jaringan Epitel
Setelah memahami pengertiannya, maka kini Anda bisa mengetahui apa saja fungsi jaringan epitel pada tubuh manusia ini. Berikut beberapa fungsinya:
1. Berperan dalam Proses Pencernaan
Tidak hanya sebagai pelapis organ dalam, ternyata jaringan epitel berperan dalam proses pencernaan.
Jaringan ini berperan untuk menyerap nutrisi dari asupan makanan yang masuk. Kemudian epitel juga dapat memproduksi hormon dan enzim.
Produksi enzim tersebut akan berperan sebagai pemilihan dalam menyerap nutrisi makanan yang masuk ke dalam tubuh.
2. Memproduksi Senyawa Kimia
Selain memproduksi enzim dalam sistem pencernaan, jaringan epitel juga berperan untuk membentuk senyawa kimia lainnya di dalam tubuh manusia.
Untuk melakukan tugas ini, maka jaringan epitel harus ada di dalam kelenjar tubuh.
3. Membantu Reproduksi Wanita
Bahkan, ternyata jaringan epitel juga berperan dalam sistem reproduksi wanita dan juga membantu menjaga kebersihan organ intim.
Jaringan epitel membantu mengeluarkan sel telur dari ovarium menuju ke rahim atau uterus. Epitel pada organ reproduksi ini berupa silia yang juga mampu membersihkan organ intim berupa sel gamet atau sel reproduksi yang tidak terpakai.
4. Mengeluarkan Racun
Fungsi jaringan epitel selanjutnya adalah untuk membuang racun atau kotoran. Epitel pada bronkiolus membantu mengeluarkan rambut halus yang sangat kecil dan juga mengeluarkan dahak.
5. Fungsi Sensorik
Jaringan epitel pada organ seperti hidung, telinga, kulit, dan lidah membantu dalam menerima sensasi dari luar. Keberadaan epitel ini membantu panca indra dalam merasakan sensasi di area sekitarnya.
6. Sebagai Pelindung Tubuh
Tidak kalah penting, jaringan epitel juga berperan sebagai pelindung tubuh. Jaringan epitel yang melapisi kulit dapat melindungi saat tubuh dalam dehidrasi atau kerusakan.
Baca Juga: Fungsi Sistem Muskular untuk Tubuh Beserta Jenisnya
Sebagai pelindung tubuh, epitel memiliki ciri khas tebal dan terdiri atas lapisan-lapisan sel. Kemudian juga mengandung keratin yang tahan lama dan kuat.
Jenis Jaringan Epitel
Selain memiliki fungsi yang beragam, jaringan epitel juga terdiri dari beberapa jenis. Terdapat total 6 jenis jaringan epitel di dalam tubuh manusia, yaitu sebagai berikut:
- Epitel Skuamosa Selapis
- Jaringan Epitel Kuboid Selapis
- Epitel Kolumnar Selapis
- Jaringan Epitel Skuamosa Berlapis
- Epitel Kuboid Berlapis
- Jaringan Epitel Kolumnar Berlapis
Setiap jenis jaringan epitel tentunya juga memiliki fungsi yang berbeda. Tidak hanya itu, bentuk dari jaringan tersebut juga bisa berbeda karena disesuaikan dengan fungsinya tersebut.
Nah, kini Anda sudah mengetahui apa pengertian dan fungsi jaringan epitel, bahkan sampai dengan jenis-jenisnya. Satu hal yang pasti, jaringan epitel sangat penting fungsinya dalam tubuh manusia. (R10/HR-Online)