Minggu, April 6, 2025
BerandaBerita TerbaruCincin Debu Raksasa Tertangkap JWST, Jumlahnya Sampai 17!

Cincin Debu Raksasa Tertangkap JWST, Jumlahnya Sampai 17!

Cincin debu raksasa tertangkap oleh kamera JWST. Setidaknya ada 17 cincin debu konsentris yang muncul dari bintang raksasa. Ini menjadi penampakan benda luar angkasa yang sangat menakjubkan.

JWST sendiri merupakan Teleskop Luar Angkasa James Webb. Teleskop Luar Angkasa James Webb merupakan teleskop luar angkasa tercanggih buatan manusia saat ini.

Ia sudah berulang kali menangkap penampakan memukau di luar angkasa. Terbarunya adalah cincin debu konsentris ini.

Baca Juga: Ledakan Bintang Micronova Baru Saja Teridentifikasi di Katai Putih

JWST Tangkap Penampakan Cincin Debu Raksasa

Kamera milik Teleskop Luar Angkasa James Webb atau JWST kembali menangkap objek yang sangat memukau. Kali ini teleskop tersebut berhasil mengabadikan cincin debu konsentris.

Menariknya, mereka tidak hanya menangkap satu cincin debu saja. Melainkan ada total 17 cincin debu di luar angkasa.

Cincin debu ini tampak menyerupai sidik jari kosmik dalam pengamatan Teleskop Luar Angkasa James Webb. Ini menjadi satu dari banyaknya hasil jepretan James Webb yang luar biasa.

Bagaimana Cincin Debu Konsentris Raksasa Ini Tercipta?

Tentu saja setelah mendapat gambar menakjubkan ini, para peneliti melakukan penelitian lanjutan mengenai keberadaan 17 cincin debu konsentris di luar angkasa ini.

Ternyata, formasi cincin debut ini tercipta karena terjadinya interaksi antara dua bintang raksasa. Kedua bintang itu juga memang sudah terkenal sebagai biner Wolf-Rayet 140 (WR140).

Bintang biner raksasa tersebut berjarak sekitar lebih dari 5.000 tahun cahaya dari Bumi. Cincin debu raksasa ini akan terbentuk setiap delapan tahun sekali. Ketika bintang-bintang melintas dekat satu sama lain di dalam orbit yang memanjang.

Selama pendekatan tersebut, angin Matahari akan berhembus hingga 1.864 mil per detik dari bintang-bintang yang bertabrakan. Sehingga, gas yang mengalir dari kedua bintang tersebut akhirnya terkompresi menjadi debu berbentuk cincin.

Baca Juga: Ledakan Bintang di Mataram, Fenomena Langka Spektakuler

Ukurannya Lebih Besar dari Tata Surya

Siapa sangka, 17 cincin debu di antara dua bintang biner ini memiliki ukuran yang sangat besar, bahkan hingga melebihi Tata Surya. Cincin debu ini diproduksi selama 130 tahun.

Biner WR140 yang terdiri dari dua bintang Wolf-Rayet dan bintang supergiant berwarna biru yang jauh lebih besar, termasuk salah satu kelas bintang paling masif di alam semesta.

Bintang Wolf-Rayet sendiri lahir dengan massa 25 kali lebih besar dari Matahari. Wolf-Rayet merupakan bintang yang sudah mendekati akhir siklus kehidupan bintang.

Kemudian bintang Wolf-Rayet ini menghasilkan angin kencang yang mendorong sejumlah besar gas ke luar angkasa. Bintang dalam ini sepertinya telah kehilangan massa aslinya karena proses tersebut terjadi.

Saat karbon dan elemen berat Wolf-Rayet hembuskan ke luar angkasa, maka mereka akan dikompresi pada batang yang mana angin kedua bintang tersebut bertemu.

Baca Juga: Cluster Terbuka NGC 330, Hamburan Bintang di Awan Magellan Kecil

Rekan Webb di Pusat Teknologi Astronomi Inggris dan rekan penulis studi Dr Olivia Jones menyebut bahwa ini bukan hanya gambaran spektakuler.

Melainkan fenomena cincin debu raksasa ini mengungkapkan bukti baru mengenai debu kosmik dan bagaimana mereka dapat bertahan hidup di lingkungan luar angkasa yang keras. (R10/HR-Online)

Pasca Banjir, Bupati Sumedang Tinjau Aliran Sungai Cimande Pastikan Jembatan Pangsor Aman

Pasca Banjir, Bupati Sumedang Tinjau Aliran Sungai Cimande Pastikan Jembatan Pangsor Aman

harapanrakyat.com,- Di tengah hujan deras yang mengguyur wilayah Sumedang, Bupati Dony Ahmad Munir turun langsung ke lapangan memantau aliran Sungai Cimande, khususnya di bawah...
Arus Balik Lebaran, Jalur Alternatif Cadas Pangeran Sumedang Jadi Pilihan Pemotor

Arus Balik Lebaran, Jalur Alternatif Cadas Pangeran Sumedang Jadi Pilihan Pemotor

harapanrakyat.com,- Jalur Cadas Pangeran Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, jadi alternatif jalur bagi pemudik motor, yang kembali ke kota asal setelah pulang kampung dari sejumlah...
Kalahkan Korsel di Piala Asia U17, Ini Komentar Pelatih Timnas Indonesia

Kalahkan Korsel di Piala Asia U17, Ini Komentar Pelatih Timnas Indonesia

Timnas Indonesia menorehkan hasil memuaskan setelah kalahkan Korea Selatan (Korsel) di Piala Asia U17 2025. Pertandingan yang berlangsung di Prince Abdullah Al-Faisal Stadium, Jeddah,...
Sejarah Tebing Breksi Jogja, Berawal dari Tambang Biasa

Sejarah Tebing Breksi Jogja, Berawal dari Tambang Biasa

Tak banyak yang tahu bahwa sejarah Tebing Breksi Jogja menyimpan kisah menarik tentang transformasi luar biasa dari sebuah tambang menjadi destinasi wisata unggulan. Tak...
Rumah Semi Permanen di Cipaku Ciamis Ludes Terbakar Rata dengan Tanah

Rumah Semi Permanen di Cipaku Ciamis Ludes Terbakar Rata dengan Tanah

harapanrakyat.com,- Sebuah rumah semi permanen di Desa Selamanik, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat ludes terbakar. Peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Minggu (6/4/2025) sekitar...
Durian Hill Ciamis, Wisata Air yang Tawarkan Keindahan Pemandangan Gunung Sawal

Durian Hill Ciamis, Wisata Air yang Tawarkan Keindahan Pemandangan Gunung Sawal

Durian Hill Ciamis, objek wisata air dan kolam renang yang berada di kampung Sukamanah, Desa Sukawening, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, kini menjadi destinasi...