Minggu, April 6, 2025
BerandaBerita TerbaruCara Astronot Mendapatkan Oksigen di Luar Angkasa, Ini Dia!

Cara Astronot Mendapatkan Oksigen di Luar Angkasa, Ini Dia!

Cara astronot mendapatkan oksigen jadi pertanyaan besar. Tentu ada cara tersendiri untuk astronot mendapatkan oksigen saat di luar angkasa. Mereka membuktikan bahwa hidup di luar angkasa sangat tidak mudah.

Hidup di luar angkasa dan Bumi sangatlah berbeda karena di sana tidak ada oksigen untuk bernapas. Bahkan gravitasi juga sangat kecil.

Oleh karena itu, astronot memiliki cara tersendiri untuk bisa mendapatkan oksigen agar bisa terus bernapas. Apa itu?

Baca Juga: Pangkalan Astronot di Bulan Menggunakan Material Urine

Ketahui Cara Astronot Mendapatkan Oksigen di Luar Angkasa!

Pernahkah Anda membayangkan rasanya hidup di luar angkasa? Hal itu sangat jauh berbeda dengan kehidupan di Bumi.

Mulai dari suasana hingga cara bertahan hidup di luar angkasa sangat berbeda dengan di Bumi. Seperti halnya cara bernapas.

Manusia dan makhluk hidup lainnya tidak akan bisa bernapas tanpa oksigen beberapa detik. Sedangkan konsentrasi oksigen yang rendah dapat membuat orang menjadi lelah dan pingsan.

Melalui Proses Elektrolisis

Selain kebutuhan pasokan oksigen dan juga penghilangan karbon dioksida, bahan kimia uap yang lainnya sangat berpotensi membahayakan apabila ternyata bersatu di udara dengan elemen lain.

Untuk mendapatkan oksigen dan menjaga tubuhnya, para astronot menggunakan elektrolisis air yang kemudian diikuti oleh oksigen yang mereka simpan.

Secara lebih spesifik, proses elektrolisis sebagai cara astronot mendapatkan oksigen ini merupakan bantuan dari listrik yang ada di panel surya Stasiun Luar Angkasa Internasional atau ISS.

Panel surya tersebut akan mengubah sinar Matahari untuk menjadi tenaga atau energi. Salah satu hasilnya adalah listrik yang bukan berasal dari Bumi langsung.

Proses elektrolisis akan menghasilkan dua atom hidrogen dan juga satu atom oksigen di setiap molekul air. Aliran uap air tersebut akan membuat atom-atom di dalamnya terpisah dan bergabung kembali sebagai gas hidrogen dan juga oksigen.

Baca Juga: Kehidupan Astronot di Stasiun Luar Angkasa, Bisa Main Bisbol Hingga Fakta Makanannya

Sebagai Penghasil Air Minum Juga

Selain oksigen, tentu saja astronot juga sangat membutuhkan air minum. Hal itu agar tubuhnya tetap fit dan tidak lemas karena dehidrasi kekurangan pasokan air.

Proses elektrolisis ini juga menghasilkan air minum untuk para astronot. Air akan terbuat dari atom oksigen dan juga hidrogen yang terikat secara bersamaan.

Sisa hidrogen yang tergabung dengan karbon dioksida hasastronotil hembusan dari astronot dan kosmonot, maka dapat menghasilkan metana dan air. Dengan demikian, akan semakin banyak air untuk mereka.

Pada akhirnya, air minum murni astronot juga dapat hadir dari limbah, keringat, dan bahkan air seni astronot.

Sebenarnya proses pemecahan air yang astronot lakukan ini terbilang sama dengan oksigen yang manusia hirup di Bumi. Namun, proses di luar angkasa bukanlah proses mekanis.

Baca Juga: Bahan Baju Astronot Tidak Biasa, Ini Fungsi dan Sejarah Penemuannya!

Di Bumi hanya akan mengandalkan tumbuhan, alga, cyanobacteria, hingga fitoplankton yang semua akan memecah molekul air sebagai bagian dari fotosintesis.

Sedangkan cara astronot mendapatkan oksigen di luar angkasa harus melalui beberapa proses menggunakan sistem kimia-mekanik, begitu juga dengan menghasilkan air. (R10/HR-Online)

Pasca Banjir, Bupati Sumedang Tinjau Aliran Sungai Cimande Pastikan Jembatan Pangsor Aman

Pasca Banjir, Bupati Sumedang Tinjau Aliran Sungai Cimande Pastikan Jembatan Pangsor Aman

harapanrakyat.com,- Di tengah hujan deras yang mengguyur wilayah Sumedang, Bupati Dony Ahmad Munir turun langsung ke lapangan memantau aliran Sungai Cimande, khususnya di bawah...
Arus Balik Lebaran, Jalur Alternatif Cadas Pangeran Sumedang Jadi Pilihan Pemotor

Arus Balik Lebaran, Jalur Alternatif Cadas Pangeran Sumedang Jadi Pilihan Pemotor

harapanrakyat.com,- Jalur Cadas Pangeran Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, jadi alternatif jalur bagi pemudik motor, yang kembali ke kota asal setelah pulang kampung dari sejumlah...
Kalahkan Korsel di Piala Asia U17, Ini Komentar Pelatih Timnas Indonesia

Kalahkan Korsel di Piala Asia U17, Ini Komentar Pelatih Timnas Indonesia

Timnas Indonesia menorehkan hasil memuaskan setelah kalahkan Korea Selatan (Korsel) di Piala Asia U17 2025. Pertandingan yang berlangsung di Prince Abdullah Al-Faisal Stadium, Jeddah,...
Sejarah Tebing Breksi Jogja, Berawal dari Tambang Biasa

Sejarah Tebing Breksi Jogja, Berawal dari Tambang Biasa

Tak banyak yang tahu bahwa sejarah Tebing Breksi Jogja menyimpan kisah menarik tentang transformasi luar biasa dari sebuah tambang menjadi destinasi wisata unggulan. Tak...
Rumah Semi Permanen di Cipaku Ciamis Ludes Terbakar Rata dengan Tanah

Rumah Semi Permanen di Cipaku Ciamis Ludes Terbakar Rata dengan Tanah

harapanrakyat.com,- Sebuah rumah semi permanen di Desa Selamanik, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat ludes terbakar. Peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Minggu (6/4/2025) sekitar...
Durian Hill Ciamis, Wisata Air yang Tawarkan Keindahan Pemandangan Gunung Sawal

Durian Hill Ciamis, Wisata Air yang Tawarkan Keindahan Pemandangan Gunung Sawal

Durian Hill Ciamis, objek wisata air dan kolam renang yang berada di kampung Sukamanah, Desa Sukawening, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, kini menjadi destinasi...