Sabtu, April 5, 2025
BerandaBerita TasikmalayaAksi Solidaritas Mahasiswa Unsil Tasikmalaya, Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan

Aksi Solidaritas Mahasiswa Unsil Tasikmalaya, Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan

Berita Tasikmalaya (harapanrakyat.com),- Aksi solidaritas Mahasiswa Unsil Tasikmalaya, Jawa Barat untuk Aremania yang meninggal di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, digelar Kamis (06/10/2022) malam.

Dalam aksi tersebut, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya, menggelar doa bersama di halaman kampus Unsil, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya.

Puluhan mahasiswa tersebut juga menyalakan lilin sambil membacakan puisi khusus untuk para korban tragedi Kanjuruhan, dan menyanyikan mars Aremania. Kamis (6/10/2022) malam.

Mereka pun meminta kepada aparat dan negara untuk mengusut tuntas tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan orang Aremania.

Karena menurut para mahasiswa tersebut, diduga hal itu merupakan pelanggaran HAM (Hak Asasi Manusia) yang sangat Berat.

Baca Juga : Pelanggaran Dirut PT LIB di Tragedi Kanjuruhan Terungkap, Apa Perannya?

Aksi Solidaritas Mahasiswa Unsil Tasikmalaya Bentuk Protes terhadap Aparat

“Aksi solidaritas mahasiswa Unsil ini sebagai bentuk protes kita terhadap aparat yang melakukan tindakan-tindakan represif terhadap suporter Arema dengan mengeluarkan gas air mata. Padahal itu bertentangan dengan aturan FIFA yang berlaku,” kata Fauzan Hilmy Wahyudi, Ketua BEM Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unsil usai aksi.

Menurut Fauzan, aparat dan negara harus secepatnya mengusut tuntas. Sebab ini bukan hanya kasus sepak bola biasa, melainkan kasus HAM yang sangat berat. Karena ini menyangkut nyawa manusia.

“Ini merupakan kejadian luar biasa. Bahkan menjadi kejadian nomor dua di dunia dalam dunia persepakbolaan. Dengan ini kami menyatakan bahwa harus usut tuntas hingga ke akar akarnya. Siapa yang menyuruh mengeluarkan gas air mata, karena ini simbol kekacauan pada kejadian tersebut,” ujarnya.

Padahal, lanjut Fauzan, aparat keamanan tidak perlu mengeluarkan gas air mata. Karena dalam menghukum suporter itu gampang. Bisa denda club dan mendegradasi. Bahkan bisa melarang suporter untuk turun ke lapangan.

“Tetapi dalam kasus ini adalah tindakan aparat yang mengeluarkan gas air mata. Negara harus mengusutnya, siapa yang bertanggung jawab dalam kejadian tersebut,” ungkapnya.

Fauzan menilai bahwa tragedi Stadion Kanjuruhan merupakan rangkaian sejarah kelam bangsa Indonesia. Hal ini masuk ke dalam kejahatan HAM yang sangat luar biasa.

“Bahkan ini bisa disebut Genosida yang disengaja. Karena lewat penembakan gas air mata,” pungkasnya. (Apip/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Sejarah Tumenggung Kopek, Jejak yang Penuh Misteri

Sejarah Tumenggung Kopek, Jejak yang Penuh Misteri

Tidak semua tokoh besar mendapat tempat dalam buku sejarah Indonesia. Beberapa nama tetap hidup melalui cerita lisan yang diwariskan turun-temurun. Sejarah Tumenggung Kopek adalah...
Nissan Micra EV 2025, Transformasi Ikonik ke Era Listrik

Nissan Micra EV 2025, Transformasi Ikonik ke Era Listrik

Nissan baru saja memperkenalkan generasi terbaru dari Nissan Micra EV 2025. Mobil Nissan terbaru tersebut kini bertransformasi menjadi kendaraan listrik sepenuhnya. Nissan Micra atau...
Pemandian Air Panas

Menikmati Wisata Pemandian Air Panas Cileungsing Sumedang Saat Libur Lebaran

harapanrakyat.com,- Obyek wisata Pemandian Air Panas Cileungsing di Cilangkap, Kecamatan Buahdua, Sumedang, Jawa Barat, kembali menarik ribuan wisatawan pada libur Lebaran 2025. Destinasi wisata ini...
Obyek Wisata Sepi Pengunjung

Obyek Wisata Sepi Pengunjung Saat Libur Lebaran, Wali Kota Banjar: Perlu Ada Perubahan

harapanrakyat.com,- Wali Kota Banjar, Jawa Barat, Sudarsono, menanggapi perihal sejumlah obyek wisata sepi pengunjung pada momen libur Lebaran 2025. Sudarsono mengatakan, Pemerintah Kota Banjar ke...
Ulefone Armor 30 Pro Rilis dengan Inovasi dan Fitur Canggih

Ulefone Armor 30 Pro Rilis dengan Inovasi dan Fitur Canggih

Ulefone baru saja merilis Armor 30 Pro, sebuah smartphone tangguh yang menggabungkan daya tahan luar biasa dengan teknologi terkini. Dirancang khusus untuk pengguna yang...
Pergerakan Tanah di Neglasari

Pergerakan Tanah di Neglasari Ciamis, Sejumlah Rumah dan Jalan Desa Alami Kerusakan

harapanrakyat.com,- Akibat adanya pergerakan tanah di Neglasari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, beberapa rumah warga mengalami kerusakan. Selain itu, ruas jalan desa juga mengalami...