Sekring mobil meleleh bisa menjadi memicu terjadinya kebakaran. Oleh sebab itu, penting untuk Anda ketahui cara mencegahnya agar sekring mobil tetap terjaga. Anda juga perlu mengenali penyebab sekring meleleh.
Merangkum dari berbagai sumber, berikut ini tips otomotif mengenai sekring yang merupakan salah satu komponen mobil pada kendaraan Anda.
Penyebab Sekring Mobil Meleleh dan Cara Mencegahnya
Kualitas Sekring Mobil Kurang Bagus
Sekring terbuat dari bahan lempengan logam. Memiliki desain khusus berbentuk pipih dan terputus apabila arus listrik yang melintas melebihi kapasitasnya.
Pada bagian luar sekring berbalut plastik isolator dengan berbagai warna. Balutan plastik ini berfungsi untuk melindungi, sekaligus sebagai tanda ukuran sekring.
Baca Juga : Cara Baca Kode Sekring Mobil Bagian Kabin dan Ruang Mesin
Arus listrik yang tengah bekerja pada komponen ini akan menghasilkan panas. Jika kualitas sekring kurang baik biasanya bermasalah dengan ukuran standar lempeng logam pemutus arus listrik.
Apabila hal itu terjadi, maka plastik isolator pada bagian luar sekring tidak kuat menahan panas dan menyebabkan sekring mobil Anda meleleh.
Untuk menghindari masalah tersebut, penting kiranya menggunakan sekring berkualitas baik pada mobil Anda.
Pemasangan Sekring Tidak Pas
Memasang sekring yang tidak pas juga bisa menjadi salah satu penyebab sekring mobil meleleh. Dudukan sekring sengaja dibuat sedemikian rupa agar mampu menopang sekring dan membuat keberadaannya aman.
Namun, saat memasang sekring pada terminal atau dudukannya harus betul-betul presisi. Jangan sampai longgar.
Baca Juga : Cara Mengatasi Mobil Mogok Karena Banjir dengan Cepat
Karena kalau pemasangan sekring tidak pas dapat menimbulkan arus listrik menjadi tidak stabil, sehingga akan memunculkan bunga api. Hal ini yang menyebabkan sekring panas hingga meleleh. Bahkan bisa sampai terbakar.
Ukuran Sekring Tidak Sesuai
Ukuran sekring yang tidak sesuai juga bisa menjadi penyebab sekring mobil meleleh. Penggunaan sekring yang ukurannya tidak sesuai biasanya karena tidak ada cadangan.
Atau pemilik mobilnya terburu-buru dan tidak sengaja mengganti sekring dengan ukuran yang tidak sesuai. Misalnya, yang putus adalah sekring 5A, tapi malah menggantinya dengan sekring 10A.
Perlu Anda ketahui bahwa putusnya sekring mobil menandakan adanya masalah pada sistem kelistrikannya. Terlebih kondisi arus listrik semakin tinggi sehingga akan menghasilkan suhu yang semakin panas.
Ketika arus listrik melewati sekring melebihi dari ketentuan, sekring tidak akan putus lantaran sudah diganti oleh ukuran yang lebih besar.
Suhu yang meningkat membuat rumah sekring pada mobil meleleh dan akan memicu terjadinya kebakaran. Oleh karena itu, segera ganti sekring mobil Anda dengan ukuran yang sesuai.
Baca Juga : Sistem Pengisian Aki Mobil, Kenali Cara Kerja dan Fungsinya Ini!
Penambahan Beban pada Sekring
Bertambahnya beban bisa menjadi pemicu sekring mobil meleleh. Ini biasanya akibat memodifikasi sistem kelistrikan. Beban yang bertambah pada sekring bisa menjadi penyebab sekring meleleh.
Biasanya ini sering pemilik mobil lakukan karena menambah perangkat baru yang membutuhkan arus listrik, atau butuh modifikasi kelistrikan.
Pasalnya, jalur sekringnya tidak dibuat terpisah serta menumpang ke sekring asli bawaan mobil. Jadi ketika menambahkan beban pada rangkaian listrik, sebaiknya kabel sekring ganti dengan ukuran yang lebih besar. Tentunya sesuai kebutuhan.
Untuk menghindari sekring mobil meleleh, pastikan dulu sistem perkabelannya. Pembuatan sistem ini oleh teknisi profesional. Bahannya pun berkualitas supaya tidak gampang memicu terjadinya hubungan arus pendek listrik.
Merombak sistem kelistrikan pada mobil erat kaitannya dengan factor safety. Risiko garansi pun tidak dapat diklaim kalau ada masalah.
Bertambahnya beban pada sekring bisa menjadi salah satu penyebab sekring mobil meleleh yang beresiko terjadinya kebakaran. (R3/HR-Online/Editor-Eva)