Ratu semut rangrang termasuk anggota koloni. Namun, tugas ratu dalam koloni semut rangrang berbeda. Tanpa adanya ratu dalam koloni, maka hewan satu ini tidak dapat membudidayakan kroto mereka.
Semut adalah salah satu jenis hewan yang hidup secara berkoloni. Setiap anggota koloni dari semut memiliki tugas atau perannya masing-masing.
Rangrang, salah satu jenis semut juga hidup dengan berkoloni. Sama seperti koloni semut lainnya, koloni rangrang juga memiliki sosok ratu.
Baca Juga: Kenapa Kepiting Jalannya Miring? Ternyata Ini Alasan Utamanya!
Pentingnya Keberadaan Ratu Semut Rangrang
Beberapa hewan harus hidup secara berkelompok. Salah satu hewan tersebut adalah semut rangrang.
Semut yang memiliki ciri khas tubuh warna coklat dengan gigitan kuat yang satu ini hidup dengan membuat koloni. Anggota dari koloni semut tersebut bahkan bisa mencapai ribuan.
Setiap kelompok atau koloni semut akan memiliki ratunya sendiri. Ratu semut ini biasanya dapat ditemukan di beberapa sarang pada sebuah pohon.
Semut rangrang yang berperan menjadi ratu biasanya akan berada di posisi sarang paling atas. Sedangkan sarang lainnya akan berfungsi sebagai tempat pertahanan dan transit. semut pekerja.
Pada musim kemarau, setiap koloni dari koloni rangrang akan memiliki satu ekor ratu. Akan tetapi, pada musim penghujan ratu semut bisa bertambah lagi.
Baca juga: Hewan yang Hidup di Gurun dengan Kondisi Gersang dan Ekstrim!
Peran Ratu Koloni Rangrang
Umumnya ratu koloni rangrang memiliki ukuran yang lebih besar dari anggota lainnya. Hal ini akan membuat ratu semut sangat berbeda.
Ukurannya bisa mencapai 1,5 cim dengan warna tubuh kuning kehijauan dengan perut yang lebih besar. Perut tersebut berisi calon telur yang siap mereka keluarkan.
Peran ratu semut sendiri adalah untuk menghasilkan telur dan membudidayakan kroto. Ketika menjadi calon ratu, maka rangrang betina akan memiliki sayap.
Setelah musim kawin selesai, ratu semut rangrang akan melepaskan sayapya. Dari ratulah semua elemen koloni lahir, mulai dari calon ratu, semut jantan, semut penjaga, dan bahkan semut pekerja.
Ratu juga hanya membutuhkan waktu sekitar 6 bulan untuk mulai bertelur setelah ia menetas.
Baca Juga: Cara Kelelawar Terbang di Malam Hari yang Gelap, Sangat Unik!
Ciri-Ciri Ratu Koloni Rangrang
Sebelumnya sudah disebutkan bahwa ratu rangrang memiliki ukuran tubuh yang lebih besar. Ratu akan mulai bertelur di dalam sarang dalam suhu 23-27 derajat Celcius.
Sebelum menjadi ratu, rangrang betina biasanya hanya berukuran 15-16 mm dengan tubuh berwarna coklat saja. Calon ratu rangrang akan menggunakan turunan sarang ratu koloninya sebelum terbang keluar sarang dan menempati wilayah baru dengan melepaskan sayapnya.
Jika dalam sebuah koloni terdapat beberapa sarang lainnya, maka perpindahan serangga yang calon ratu muda lakukan tidak akan semut penghuni sarang terima, meski masih berada dalam satu koloni.
Para anggota koloni akan sangat menjaga ratu semut rangrang dari berbagai ancaman. Pada kondisi tertentu, ratu rangrang bisa lebih dari satu. (R10/HR-Online)