Pesawat ruang angkasa Suzy merupakan milik ArianeGroup. Suzy akan menjadi pesawat ruang angkasa yang membawa astronot ke luar angkasa. Perusahaan peluncuran roket tersebut tengah merencanakan misi luar biasa.
ArianeGroup sendiri merupakan perusahaan peluncuran roket raksasa yang berasal dari Eropa. Mereka mengumumkan misi menantang terbarunya, yaitu menerbangkan manusia ke bulan.
Memang sejauh ini masih belum ada manusia lain yang berhasil mendarat ke bulan. ArianeGroup akan menggunakan armada luar angkasa mereka, yaitu Suzy.
Baca Juga: Pesawat Luar Angkasa Capstone Hilang Kontak, Ini Penjelasan NASA!
Misi Bulan Pesawat Ruang Angkasa Suzy
Misi ke bulan sudah menjadi fokus para ilmuwan luar angkasa sejak dulu. Namun, melakukan misi ini tidaklah mudah dan juga memiliki beresiko tinggi.
Sejauh ini baru satu kali manusia yang berhasil mendarat ke bulan. Selanjutnya pengamatan bulan menggunakan robot atau pesawat ruang angkasa tanpa awak.
Baru-baru ini, perusahaan penerbangan roket ruang angkasa Eropa bernama ArianeGroup membeberkan mengenai rencana mereka untuk membawa astronot ke luar angkasa bersama kapal Suzy.
Mereka mengumumkan bahwa tahap baru dalam misi berawak dan tidak berawak roket Ariansepace kali ini akan mendarat di sebuah daratan mengorbit atau genap bulan.
Tahap tersebut adalah Suzy atau Innovative Exploration Intelligent Upper Stage. ArianeGroup akan memasang roket Ariane 64. Roket ini juga dapat digunakan di tahun-tahun mendatang.
Baca Juga: Perjalanan Pesawat Luar Angkasa Galileo
Berkapasitas 5 Orang Astronot
Keyakinan ArianeGroup dalam meluncurkan misi berawak ke bulan ini memang patut diacungi jempol. Mereka percaya diri bahwa armada luar angkasa Suzy mampu membuat misi berjalan dengan lancar.
ArianeGroup mengatakan bahwa pesawat ruang angkasa Suzy sangatlah fleksibel. Artinya nanti Suzy dapat mereka gunakan kembali di masa depan.
Misi berawak dari Suzy dapat menampung sebanyak 5 orang astronot dengan sistem aborsi yang membuatnya dapat beroperasi kapan saja selama menjalani misi.
Kapasitas tersebut masih dapat ArianeGroup sesuaikan dengan misi penting mereka. Besar kemungkinan Suzy akan terus meningkat di setiap misinya.
Baca Juga: Pesawat Kargo Cygnus Tiba di Stasiun Luar Angkasa Internasional
Dapat Digunakan Kembali
Satu hal yang membuat Suzy menjadi sangat spesial adalah pesawat ini tidak hanya berguna untuk satu misi saja.
Nyatanya Suzy dapat lepas landas ke luar angkasa dalam menjalani misinya membawa kru atau muatan ke orbit bulan. Setelah misi selesai, maka Suzy dapat ArianeGorup gunakan lagi untuk misi berikutnya.
Perusahaan mengindikasikan bahwa Suzy akan menggunakan beberapa peluncur, salah satunya adalah roket Ariane 6 yang kemungkinan terbang pada tahun 2023.
Sebagai tambahan, Suzy memiliki panjang 60 kaki atau sekitar 12 meter. Sedangkan peluncurnya, Ariane 6 memiliki panjang sekitar 15 kaki.
Wujud dari Suzy sendiri telah terungkap pada kongres Astronautika Internasional di Paris. Kongres ini masih berlangsung hingga 22 September 2022.
Selain misi berawak ke bulan, pesawat ruang angkasa Suzy juga akan berguna untuk misi tanpa awak ArianeGroup lainnya di masa yang akan datang. (R10/HR-Online)