Berita Pangandaran (harapanrakyat.com),- Ratusan perajin bata yang berada di Desa Paledah, Kecamatan Padaherang, kini sedang sumringah. Pasalnya, saat ini pesanan bata sedang melimpah.
“Pasti senang, sebab untuk saat ini harga bata dan pesanan sedang mengalami kenaikan,” kata Totong, salah satu perajin bata asal Desa Paledah, Senin (5/9/2022).
Lebih lanjut Totong menambahkan, saat ini harga bata per seribu mencapai Rp 450 ribu. Namun menurutnya, harga tersebut untuk di tempat saja. Sedangkan jika sampai tempat tujuan maka harganya lain.
“Ya kita sesuaikan saja dengan jarak tempuh lokasi yang memesan,” terang Totong.
Baca Juga: Cegah DBD di Pangandaran, Tim Medis Puskesmas Padaherang Datangi Rumah Warga
Sebelumnya, sambung Totong, harga bata per seribu mencapai Rp 400 ribu. “Ada rasa sumringah karena pesanan naik dan harga juga ikut naik Rp 50 ribu,” ucap perajin bata asal Paledah ini.
Totong menjelaskan, bahwa salah satu faktor yang membuat harga bata naik saat ini adalah karena adanya kenaikan BBM. Sehingga otomatis transportasi pun mengalami kenaikan, terutama jarak tempuh pemesan.
“Naiknya harga bata menurut saya sih normatif. Karena mengingat yang lainnya pun seperti sembako juga ada kenaikan,” jelasnya.
Lanjutnya, faktor lain yang membuat ratusan perajin bata Desa Paledah, Kecamatan Padaherang, sumringah adalah karena faktor cuaca.
Ia menuturkan, jika kondisi cuaca sedang bagus atau tidak hujan, maka bata pun cepat kering. “Dan bisa dengan cepat untuk diproses dan dijual,” pungkasnya. (Ntang/R5/HR-Online/Editor-Adi)