Peluang saham waskita masih cukup sedikit. Hal ini karena saham Waskita masih berada di peluang zona merah. Sehingga pergerakan saham masih mencetak return negatif pada periode selam tahun 2022.
Namun kini PT Waskita Karya (Persero) Tbk telah mendapatkan beberapa suntikan dana untuk mengatasi kondisi ini. Lantas bagaimana prospek berkelanjutan dari saham tersebut? Mari simak ulasan selengkapnya.
Baca Juga: Saham Multibagger 2022, Rekomendasi Sektor Potensi Tinggi
Peluang Saham Waskita Menunjukkan Kinerja Positif
PT Waskita Karya (Persero) Tbk kini menunjukkan kinerja yang cukup positif setelah memperoleh suntikan dana. Saham WSKT menunjukkan peningkatan pendapatan pada semester pertamanya tahun ini.
Selain itu, modal kerjanya juga sudah menunjukkan peningkatan pasca restrukturisasi dan penerbitan saham baru dituntaskan.
Adanya kondisi terbaru saham WSKT membuat analis RHB Sekuritas Indonesia, Ryan Santoso untuk merekomendasikan pembelian saham tersebut.
Adapun target harga saham WSKT yaitu Rp 940 yang lebih tinggi daripada harga penutupan terakhir yang hanya Rp 545.
PT Waskita Karya (Persero) Tbk memiliki prospek peluang tumbuh yang cukup positif dengan adanya berita jika perusahaan akan mendapatkan suntikan dana sebesar Rp 4 triliun.
Selain adanya kucuran dana segar dan percepatan proyek RHB Sekuritas juga melanjutkan recycle 5 aset tahun ini. Recycle perkirakan akan mendatangkan dana kurang lebih 4-5 triliun bagi perseroan. Adanya hal ini membuat perusahaan berhasil mencetak laba bersih.
Baca Juga: Saham yang Terancam Delisting dari Pihak BEI, Wajib Waspada
Prospek Saham Waskita Tahun 2022
Setelah menuntaskan right issue tahun lalu kini peluang saham Waskita sudah menunjukan perbaikan. Hal ini juga adanya kontrak baru meski masih di bawah ekspektasi, namun tidak berimbas negatif terhadap pemulihan kinerja keuangan.
PT Waskita Karya (Persero) Tbk telah berhasil memenangkan proyek pembangunan Ibu Kota Negara Nusantara. Ada beberapa total kontrak yang telah perseroan pegang mencapai Rp 9,9 triliun hingga akhir Juli 2022.
Realisasi kontrak baru dengan nilai tersebut setara dengan 33% dari total target tahun ini. Hal ini membuktikan adanya peningkatan total kontrak menjadi Rp 46 triliun.
Perusahan ikut dalam partisipasi tender proyek senilai Rp 14-15 triliun dan tender proyek baru senilai Rp 2,2 triliun. Proyek tersebut adalah pembangunan tol Tempadung-Jembatan Pulau Balang.
Adanya pendapatan laba bersih dari saham WSKT dari pelunasan piutang dan suntikan dan yang terus bergulir dari pemerintah.
Baca Juga: Rekomendasi Saham Laggard, Pemberat Pergerakan IHSG
RHB Sekuritas Rekomendasikan Saham WSKT
Kemenangan tender beberapa proyek dari perusahan Waskita meningkatkan kinerja positif. Hal ini menjadi salah satu faktor mengapa pihak RHB Sekuritas merekomendasikan saham Waskita untuk dibeli.
Target tersebut merefleksikan perkiraan pendapatan yang naik. Kenaikan pendapatan dari Rp 12,12 triliun menjadi Rp 25,24 triliun.
Meski demikian untuk rugi bersih perseroan juga mengalami peningkatan dari angka Rp 1,51 triliun menjadi Rp 1,64 triliun tahun ini.
Dengan adanya perubahan ini menunjukkan jika perusahaan kembali meraih laba bersih yang cukup baik sebesar Rp 472 miliar.
Adanya suntikan dana dari pemerintah membantu peluang saham Waskita kembali diperhitungkan. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya keberhasilan kemenangan meraih tender pembangunan di beberapa sektor. (R10/HR-Online)