Minggu, April 6, 2025
BerandaBerita TerbaruObjek Wisata Lepen Kencono Klaten Jawa Tengah

Objek Wisata Lepen Kencono Klaten Jawa Tengah

Lepen Kencono Klaten merupakan sebuah tempat wisata yang terletak di Desa Polanharjo, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. 

Tempat wisata yang satu ini selalu ramai dan penuh dengan pengunjung, baik di hari biasa ataupun hari libur. 

Bagaimana tidak, tempat ini memberikan sensasi keindahan yang berbeda.

Tepat sekali bagi Anda yang ingin melepas kejenuhan.

Informasi Seputar Objek Wisata Lepen Kencono Klaten Jawa Tengah

Jika Anda sedang berada di Kabupaten Klaten, maka wajib sekali untuk Anda mengunjungi Wisata Lepen Kencana. 

Tak sekedar memiliki pesona keindahan tiada dua, para pengunjung akan semakin nyaman karena penduduk lokal yang sangat ramah terhadap wisatawan. 

Dahulu, tempat ini hanya aliran sungai yang kotor dan penuh dengan sampah.

Warga yang menganggapnya tempat pembuangan turut memperparah kondisinya.

Keadaan berubah berkat kegigihan dari Bagong Margono, yang merasa prihatin terhadap keadaan Lepen Kencono. 

Dengan usahanya, ia menyulap aliran sungai ini menjadi objek wisata yang terkenal tak hanya oleh masyarakat sekitar namun hingga masyarakat luar kota. 

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo pun memberikan apresiasi terhadap keberhasilan Bagong menyulap Lepen Kencono. 

Ganjar Pranowo yang sedang berkunjung ke Lepen Kencono, kemudian mengunggah fotonya berlatar belakang pemandangan lepen kencono melalui Twitter resmi miliknya. 

Unggahannya lantas menjadi ramai dan membuat masyarakat berbondong-bondong mengunjungi Lepen Kencono. 

Dalam Bahasa Jawa, Lepen Kencono memiliki makna sebagai sungai emas. 

Belakangan tempat wisata di Kabupaten Klaten Jawa Tengah ini juga mendapatkan nama baru, Watergong. 

Water Gong atau kependekan dari Waterboom Simbah Bagong ini karena banyaknya anak-anak yang berkunjung, bermain dan berenang di Lepen Kencono. 

Sejarah Lepen Kencono

Masih terbilang sebagai objek wisata yang baru di Kabupaten Klaten, Lepen Kencono sudah banyak menarik perhatian masyarakat.

Dahulu aliran sungai dari sungai gejikan ini berfungsi memenuhi kebutuhan air bersih pabrik gula yang tak jauh dari aliran sungai. 

Selain itu, sungai ini juga berfungsi sebagai sumber pengairan bagi area sawah warga sekitar. 

Seiring berjalannya waktu, sungai ini menjadi tak terurus hingga menjadi tempat pembuangan sampah warga. 

Sedihnya, akibat aktivitas ini aliran sungai sempat mengecil karena tertutup sampah selama bertahun lamanya. 

Bagong Margono, Sosok di Balik Lepen Kencono

Ialah Bagong Margono, ia merupakan aktivis pecinta lingkungan yang merasa terketuk hatinya atas keadaan Lepen Kencono. 

Ia merasa prihatin karena banyaknya sampai yang memenuhi aliran sungai serta terhadap keacuhan warga setempat akan kondisi sungai.

Meskipun menghabiskan waktu selama bertahun-tahun Bagong Margono tak pernah mengenal menyerah. 

Perlahan ia dan warga sekitar saling bahu membahu membersihkan Lepen Kencono dengan berbagai peralatan sederhana. 

Bagong sadar betul, bahwa ia harus menyediakan fasilitas pembuangan sampah baru untuk mengubah kebiasaan warga. 

Maka ia berinisiatif untuk menyediakan gerobak sampah khusus di setiap permukiman desa setempat. 

Nyata, usahanya membuahkan hasil yang begitu manis, sungai sepanjang 100 meter berhasil melalui proses normalisasi.             

Kebersihan sungai Lepen Kencono perlahan menarik warga untuk berkunjung dan menjadikannya tempat pemandian.

Airnya yang jernih dan menyegarkan membuat banyak warga merasa nyaman dan betah untuk menghabiskan waktu liburan.

Nama Lepen Kencono kemudian semakin terkenal hingga berhasil menarik wisatawan dari luar kota seperti Yogyakarta. 

Semakin ramainya pengunjung rupanya tak membuat Bagong cepat merasa puas atas keberhasilannya menormalisasi sungai. 

Ia bersama warna berinisiatif untuk membangun wahana-wahana seperti ember tumpah hingga membangun kolam.

Kolam ini kemudian terbagi menjadi tiga bagian, untuk dewasa, anak-anak hingga balita. 

Sarana Pendukung Lepen Kencono

Bagong sadar betul, untuk menjadikan Lepen Kencono sebagai tempat wisata yang nyaman maka ia juga perlu membangun sarana pelengkap. 

Banyak fasilitas yang pelan-pelan ia lengkapi. Mulai dari wahana permainan, kola manak, hingga kolam yang berisi beragam ikan.

Berbagai ikan air tawar hias seperti nila dan koi seolah siap berenang riang bersama para pengunjung yang datang. 

Konsepnya mungkin tidak jauh berbeda dengan Objek Wisata Cibulan di Jawa Barat, bedanya ikan di Lepen Kencono bukanlah ikan dewa.

Selain wahana air, terdapat juga wahana bermain lain yang siap memanjakan para pengunjung yang datang bersama anak-anak. 

Mulai dari jembatan goyang, tubing hingga perosotan. Semua tersedia untuk menemani Anda dan keluarga berlibur. 

Wahana ini khusus untuk mengasah kemampuan motorik anak, sehingga Anda dapat mengajak anak Anda berlibur sekaligus melatih otot motoriknya. 

Tempat wisata ini juga sudah menyediakan wahana rafting dan outbound bagi para pengunjung dewasa.  

Setelah lelah bermain air, para pengunjung dapat menikmati sajian dengan bahan dasar ikan nila hasil panen langsung dari Lepen Kencono.         

Terdapat juga menu-menu lain yang dapat Anda coba. Anda dapat menyantap sajian nikmat bersama dengan alunan musik organ tunggal.                       

Harga Tiket Masuk Wisata Lepen Kencono

Awalnya, objek wisata ini sama sekali tidak mematok tiket masuk kepada para pengunjung yang datang. 

Adapun retribusi ini justru datang dari para pengunjung sendiri yang merasa tidak enak dan ingin menghargai jasa Bagong Wardono. 

Untuk itu, pihak pengelola kemudian membebankan tiket masuk sebesar Rp. 5.000 per orang. 

Hasil dari penjualan tiket ini akan kembali digunakan untuk keberlangsungan objek wisata, misalnya untuk menambahkan wahana. 

Selain itu, hasil dari penjualan tiket juga akan digunakan untuk biaya kebersihan objek wisata. 

Lepen Kencono beroperasi setiap hari sejak pukul 08.00 hingga pukul 16.00 WIB. 

Bagi Anda yang ingin merasakan suasana malam romantis, juga dapat datang dan menikmati live musik dari warga sekitar. (Deni/R4/HR-Online)  

Pasca Banjir, Bupati Sumedang Tinjau Aliran Sungai Cimande Pastikan Jembatan Pangsor Aman

Pasca Banjir, Bupati Sumedang Tinjau Aliran Sungai Cimande Pastikan Jembatan Pangsor Aman

harapanrakyat.com,- Di tengah hujan deras yang mengguyur wilayah Sumedang, Bupati Dony Ahmad Munir turun langsung ke lapangan memantau aliran Sungai Cimande, khususnya di bawah...
Arus Balik Lebaran, Jalur Alternatif Cadas Pangeran Sumedang Jadi Pilihan Pemotor

Arus Balik Lebaran, Jalur Alternatif Cadas Pangeran Sumedang Jadi Pilihan Pemotor

harapanrakyat.com,- Jalur Cadas Pangeran Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, jadi alternatif jalur bagi pemudik motor, yang kembali ke kota asal setelah pulang kampung dari sejumlah...
Kalahkan Korsel di Piala Asia U17, Ini Komentar Pelatih Timnas Indonesia

Kalahkan Korsel di Piala Asia U17, Ini Komentar Pelatih Timnas Indonesia

Timnas Indonesia menorehkan hasil memuaskan setelah kalahkan Korea Selatan (Korsel) di Piala Asia U17 2025. Pertandingan yang berlangsung di Prince Abdullah Al-Faisal Stadium, Jeddah,...
Sejarah Tebing Breksi Jogja, Berawal dari Tambang Biasa

Sejarah Tebing Breksi Jogja, Berawal dari Tambang Biasa

Tak banyak yang tahu bahwa sejarah Tebing Breksi Jogja menyimpan kisah menarik tentang transformasi luar biasa dari sebuah tambang menjadi destinasi wisata unggulan. Tak...
Rumah Semi Permanen di Cipaku Ciamis Ludes Terbakar Rata dengan Tanah

Rumah Semi Permanen di Cipaku Ciamis Ludes Terbakar Rata dengan Tanah

harapanrakyat.com,- Sebuah rumah semi permanen di Desa Selamanik, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat ludes terbakar. Peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Minggu (6/4/2025) sekitar...
Durian Hill Ciamis, Wisata Air yang Tawarkan Keindahan Pemandangan Gunung Sawal

Durian Hill Ciamis, Wisata Air yang Tawarkan Keindahan Pemandangan Gunung Sawal

Durian Hill Ciamis, objek wisata air dan kolam renang yang berada di kampung Sukamanah, Desa Sukawening, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, kini menjadi destinasi...