Kenapa air zamzam tidak pernah kering? Memang menjadi pertanyaan yang besar kenapa tidak pernah kering air zamzam tersebut. Istilah air zamzam memang tidak asing lagi dalam kehidupan, apalagi dalam ajaran Islam.
Membahas mengenai air zamzam memang menjadi salah satu pembahasan yang sangat menarik. Benar, letaknya berada di kota Mekkah. Biasanya air zamzam itu juga menjadi oleh-oleh ketika pulang haji ataupun umrah.
Munculnya air zamzam yang ada sampai saat ini juga tidak luput dari kisah kehidupan para nabi dan rasul. Seorang muslim yang sudah selesai melakukan sholat dua rakaat dan thawaf juga sunnah hukumnya meminum air tersebut.
Bahkan sunnahnya diminum sebanyak mungkin. Kira-kira sudah berapa tahun air zamzam itu ada di tengah-tengah kehidupan umat muslim?
Jika kita menghitung berapa lamanya, mungkin sudah bertahun-tahun. Tepatnya adalah ketika zaman Nabi? Kira-kira nabi siapa?
Meski sudah ada sejak puluhan bahkan ratusan tahun, tapi tidak sedikit umat muslim yang belum mengetahui sejak zaman nabi siapa air istimewa tersebut ada. Apakah Anda juga tidak mengetahuinya? Padahal sudah seharusnya hal tersebut menjadi pengetahuan umum untuk kita.
Baca juga: Sejarah Hajar Aswad dalam Islam, Semula Berwarna Putih dan Bersinar
Kenapa Air Zamzam Tidak Pernah Kering? Ini Alasannya
Perlu Anda ketahui bahwa sumur zamazam itu mempunyai banyak rahasia yang sangat luar biasa. Salah satunya adalah dapat menyembuhkan penyakit.
Mengenai hal ini Nabi Muhammad SAW telah bersabda yang terdapat dalam hadits Ibnu Abbas yang artinya adalah, “Sebaik-baik air yang berada di bumi adalah zamzam. Adalah air yang menjadi makanan mengenyangkan serta penawar untuk banyak penyakit.”
Mengenai pernyataan jika zamzam dapat menyembuhkan penyakit tentunya bukanlah suatu hal yang salah. Bahkan sudah banyak yang membuktikan akan khasiatnya.
Apalagi sudah ada hadits tersebut yang dapat menjadi dalil untuk Anda yang masih ragu. Jadi, menjadi sebuah kerugian apabila Anda pergi haji ataupun umrah tapi tidak membawa air berkhasiat tersebut ke tanah air.
Memang tampilan dari air zamzam itu sama seperti halnya air mineral pada umumnya. Akan tetapi, tak hanya berfungsi untuk menghilangkan dahaga.
Sebelum membahas mengenai apa yang menjadi alasan sumur zamzam tidak pernah kering. Penting sekali untuk mengetahui seperti apa dan bagaimana sejarah munculnya air zamzam tersebut. Sehingga nantinya informasi yang akan kita dapatkan juga sangat lengkap dan relevan.
Baca juga: Ibu Nabi Ismail yang Sabar Terhadap Ketetapan Allah
Sejarah Sumur Zamzam
Ketahuilah bahwa munculnya sumur zamzam sekitar 4000 tahun yang lalu, termasuk dalam kisah nabi Ismail As. Ismail merupakan putra dari Nabi Ibrahim dan Siti hajar.
Air tersebut muncul setelah nabi Ismail menghentakkan kakinya saat masih bayi. Pada saat itu juga Ismail sedang kehausan. Namun ibunya tidak menemukan sumber air.
Padahal Siti Hajar sudah berlari sebanyak tujuh kali dari bukit shafa ke marwa. Akan tetapi, usahanya tersebut tidak dapat membuahkan hasil untuk anaknya mendapatkan minum.
Karena Hajar tidak menyerah melalui putranya yang menghentakkan kaki, ternyata muncul sumber air. Mengetahui akan hal tersebut membuat Hajar segera mengambil air dan menampungnya, serta memberi anaknya minum.
Pertanyaan mengenai kenapa air zamzam tidak pernah kering juga tidak bisa luput dari bagaimana sejarahnya. Di mana sejarah munculnya sumur berkhasiat tersebut juga merupakan kehendak Allah melalui Nabi Ismail.
Di samping itu, zamzam tak hanya bisa menyembuhkan penyakit saja. tetapi doa bisa terkabul dengan melalui keberkahan air tersebut.
Sebagaimana bunyi hadits riwayat Ibnu Majah yang artinya adalah, “Zamzam itu akan sesuai dengan keinginan dari siapapun yang meminumnya.”
Maknanya adalah doa apapun yang ia ucapkan akan Allah kabulkan saat ia meminum air tersebut. Lebih tepatnya adalah doa nya mustajab.
Hal ini juga dilakukan Ibnu Abbas. Pada saat itu ia membaca doa:
Baca juga: Sejarah Pembangunan Kabah yang Mengalami Banyak Renovasi
Alasannya
Nah, untuk Anda yang belum mengetahui kenapa air zamzam tidak pernah kering terdapat beberapa alasan yang mendasarinya. Sebelumnya, ketahuilah bahwa dalam sumur zamzam tersebut juga terdapat pompa air.
Pemompaan tersebut akan disalurkan ke bak penampung yang berada disekitar. Biasanya, jika jumlah jamaah haji dan umrah itu meningkat maka meningkat pula kebutuhan air zamzam tersebut.
Walaupun sudah dipompa namun tak membuat sumber air tersebut mati. Sebab, sumur zamzam terhubung dengan air tanah terbarukan.
Artinya adalah, air tersebut merupakan air yang dapat diperbarui. Sumbernya adalah dari hujan kota Mekkah.
Mekkah sendiri merupakan daerah pegunungan serta lembah yang menampung air sumur tersebut. Karena memang letak sumur zam-zam itu berada di dataran rendah.
Dalam sumur zamzam juga terdapat kumpulan bebatuan, sehingga total kedalaman sumur nabi Ismail tersebut adalah 35 meter. Terbentuknya sumber sumur tersebut karena terdapat 14 meter endapan sungai yang terbentuk air hujan.
Kemudian jatuh ke ke dataran rendah dan berubah menjadi sedimen. Proses tersebut nyatanya juga membutuhkan waktu jutaan tahun.
Nah, jawaban simpel mengenai kenapa air zamzam tidak pernah kering adalah terhubung dengan tanah terbarukan. (Muhafid/R6/HR-Online)