Berita Tasikmalaya (harapanrakyat.com),- Belasan perahu nelayan Pantai Selatan Tasikmalaya (Pantai Pamayangsari), Jawa Barat, rusak terkena gelombang pasang, sejak Selasa (30/8/2022).
Beberapa kapal nelayan yang berada di Dermaga Pamayangsari, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya mengalami kerusakan ringan.
Sementara untuk memastikan kondisi terkini pasca gelombang pasang, Kapolres Tasikmalaya, AKBP Suhardi Heri beserta jajarannya turun langsung ke Pantai Selatan Tasikmalaya.
“Kami bersama anggota Polres Tasikmalaya lakukan pengecekan ke Pantai Selatan Tasikmalaya ini. Dan alhamdulillah gelombang pasang sudah kembali normal,” ucapnya Kamis (1/9/2022).
“Selain itu juga, kami memastikan adanya penurunan ketinggian gelombang. Kami juga membantu nelayan yang terkena dampak gelombang pasang,” tambahnya.
Pantauan HR Online, saat ini aktivitas nelayan Pantai Selatan Tasikmalaya atau Pantai Pamayangsari sudah mulai normal.
Meski begitu, petugas kepolisian menyampaikan agar para nelayan tidak melaut dulu. Hal tersebut untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan.
“Aktivitas nelayan mulai normal kembali. Tetapi kami mengimbau kepada nelayan dan warga yang ada di pesisir pantai, untuk lebih berhati-hati,” pungkasnya.
Baca Juga: Meski Gelombang Pasang Normal, Nelayan Pantai Tasikmalaya Pilih Libur Melaut
Sementara itu, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Dedi Mulyadi mengatakan, bahwa saat ini, Kamis (1/9/2022), tinggi gelombang mencapai 1-2 meter. Sebelumnya saat gelombang pasang, mencapai 3-4 meter.
Namun meski gelombang pasang sudah normal, untuk mengantisipasi kemungkinan hal buruk terjadi, para nelayan memilih untuk tidak melaut terlebih dulu. Hal tersebut sampai kondisi gelombang benar-benar pulih dan aman.
“Kemungkinan para nelayan tidak melaut dulu sampai satu atau dua hari,” terangnya.
“Kini nelayan sedang memperbaiki perahu yang rusak ringan karena terkena gelombang pasang. Karena kemarin saat gelombang pasang, perahu saling beradu,” pungkasnya. (Apip/R5/HR-Online/Editor-Adi)