Berita Tasikmalaya, (harapanrakyat.com),- Mahasiswa Universitas Siliwangi (Unsil) Fakultas Pertanian melakukan demo ke Kantor Pemkot Tasikmalaya di Hari Tani Nasional Tahun 2022, Jumat (23/9/22).
Puluhan Masa aksi ini terus berorasi tepat di pintu masuk Kantor Walikota Tasikmalaya. Puluhan poster bertuliskan tuntutan pun dibentangkan oleh mereka.
Korlap aksi Ardhan Maulana mengatakan, kinerja Pemkot dan DPRD Kota Tasikmalaya menurutnya buruk. Pasalnya, mereka acuh permasalahan pertanian dan petani.
Pihaknya meminta agar berbagai masalah pertanian bisa teratasi dengan kebijakan pemerintah, salah satunya Raperda Lahan Pertanian dan Pangan Berkelanjutan (LP2B) di tahun 2022 ini.
“Kami mengecam kinerja Pemkot Tasikmalaya yang tidak serius dalam menyelesaikan permasalahan pertanian. Kita minta Raperda LP2B segera disahkan” ungkapnya Jumat (23/9/2022).
Baca juga: Air Sungai Cikunir di Tasikmalaya Tercemar Sejak 2012, Budidaya Ikan Terhenti
Selain itu, di Hari Tani Nasional ini massa aksi juga meminta pemerintah menjamin kemandirian pertanian berbasis komoditas lokal.
Salah satunya, kata Ardhan, pemerintah harus mampu mengurangi dan mengendalikan masuknya produk pertanian, peternakan, dan perikan dari luar Kota Tasikmalaya.
Sehingga, dengan begitu kemandirian, ketahanan, dan kedaulatan pangan di Kota Tasikmalaya pada tahun 2023 bisa tewujud.
Guna mempercepat produksi pertanian, pihaknya juga menuntut agar pemerintah memfasilitasi sarana dan prasarana penunjang produksi.
“Kami meminta juga agar antar lembaga daerah di Tasikmalaya ini dalam penyediaan data serta informasi harus sinkron dan juga terbuka kepada publik,” pungkasnya. (Apip/R6/HR-Online)