Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Tanggul Leuwikeris jebol dampaknya dirasakan oleh masyarakat Kota Banjar, Jawa Barat. Karena, luapan Sungai Citanduy yang masuk ke rumah warga pada Senin (12/09/2022), kuat dugaan akibat dari jebolnya tanggul Bendungan Leuwikeris.
Menanggapi peristiwa tersebut, DPRD Kota Banjar pun angkat bicara. Ketua Komisi 3 DPRD Kota Banjar, Cecep Dani Sufyan mengatakan, pihaknya ikut merasa prihatin terhadap 58 KK (Kepala Keluarga) yang terdampak luapan air Sungai Citanduy.
“Pertama tentu kita ikut prihatin terhadap masyarakat terdampak. Ada 58 KK menurut laporan. Tentu dalam hal ini kami juga menyikapi hal tersebut,” katanya, Selasa (13/09/2022).
Menurut Cecep Dani, Pemerintah Kota Banjar harus menyikapi serius dampak dari peristiwa yang telah terjadi itu.
“Jangan sampai kemudian terjadi hal yang tidak diinginkan. Mumpung belum selesai, ini harus diuji. Kejadian kemarin justru menjadi sinyal kepada kita untuk waspada dan memberikan peluang untuk evaluasi,” ujarnya.
Baca Juga : Perda RIPPDA Kota Banjar Belum Sentuh Retribusi Pariwisata
Oleh karena itu, pihaknya mendorong instansi terkait segera melakukan koordinasi dengan kepala daerah dan pihak BBWS Citanduy untuk membahas hal tersebut.
“Karenanya kami mendorong melalui PUPR agar segera berkoordinasi dengan BBWS Citanduy bersama Walikota Banjar. Agar kita nanti duduk bersama untuk menyikapi ini, jangan sampai kemudian keresahan masyarakat ini berbuntut panjang,” jelasnya.
Selain itu, kepala daerah juga harus menyampaikan bahwa, perlu adanya evaluasi secara maksimal atas peristiwa yang telah terjadi kemarin. Jangan sampai dampaknya lebih besar ketimbang manfaatnya bagi Kota Banjar.
Pihaknya berharap dengan pernyataan sikap tersebut, BBWS Citanduy dan pihak-pihak terkait dapat memberikan penjelasan.
“Harapannya dengan penyikapan ini pihak-pihak terkait dapat memberikan penjelasan bagaimana pembangunan Leuwikeris ini ke depan. Supaya masyarakat Banjar tidak resah. Tidak khawatir lagi dengan hadirnya Leuwikeris ini. Serta tidak dibayang-bayangi dengan banjir yang tidak terduga,” tandas Cecep. (Sandi/R3/HR-Online/Editor-Eva)