Berita Ciamis (harapanrakyat.com),- Aksi tolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) muncul di berbagai daerah tak terkecuali di Ciamis, Jawa Barat. Salah satunya dari Gerakan Rakyat Peduli Rakyat (GRPR) yang menyampaikan aspirasinya di Gedung DPRD Ciamis, Kamis (15/9/2202).
Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya yang menemui ratusan massa tersebut, berjanji siap mengawal aspirasi GRPR ke Jakarta, terkait penolakan kenaikan harga BBM.
“Saya Herdiat Sunarya, Bupati Ciamis. Apa yang saudara-saudara rasakan, kami juga ikut merasakan,” kata Herdiat di tengah-tengah massa aksi.
“Sebagai bentuk empati, saya akan mengawal surat ini sampai ke Jakarta,” tegasnya.
Sementara sebagai bentuk kesiapan mengawal aspirasi dari aksi massa tersebut, ia bersama Wakil Bupati Ciamis siap dan bersedia menandatangani surat tolak kenaikan BBM.
Pasalnya, menurut Herdiat, bisa berdiri dan menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Ciamis ini berkat karena masyarakat semua.
“Oleh karena itu, saya salah sekali kalau tidak mendukung keinginan masyarakat Kabupaten Ciamis. Maka dari itu, saya akan tandatangani ini (surat). Ini sebagai bentuk keprihatinan masyarakat Kabupaten Ciamis,” ucapnya.
Baca Juga: Tolak Kenaikan BBM Bersubsidi, Ratusan Massa Demo DPRD Ciamis
Akan tetapi, Herdiat meminta setelah menandatangani surat penolakan harga BBM, para massa aksi agar dapat pulang dengan tertib ke kediamannya masing-masing.
GRPR sendiri merupakan gabungan dari ratusan santri dan juga masyarakat serta mahasiswa dan OSIS.
Dalam aksinya tersebut, GRPR dengan tegas menolak kenaikan BBM. Selain itu, meminta kepada sejumlah anggota DPRD dari berbagai fraksi, untuk menyampaikan aspirasinya ke pemerintah pusat.
Wawan Malik Marwan, Korlap Aksi mengatakan, kenaikan harga BBM sangatlah menyengsarakan rakyat.
Karena menurutnya, dampak dari kenaikan harga BBM tersebut sangatlah banyak. Mulai dari naiknya harga kebutuhan bahan pokok dan lain-lain.
“Maka dari itu, kami ingin agar harga BBM bisa diturunkan kembali,” ucapnya. (Ferry/R5/HR-Online/Editor-Adi)